7 Komponen Mobil yang Bisa Anda Periksa Sendiri Saat PPKM Darurat

7 Komponen Mobil yang Bisa Anda Periksa Sendiri Saat PPKM Darurat

Akibat penyebaran pandemi Covid-19 yang terus menjulang, pemerintah akhirnya melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali pada 3 – 20 Juli 2021. Warga diminta mengurangi mobilitas dan beberapa ada yang bekerja dari rumah (Work From Home) untuk mencegah penularan virus Covid-19 lebih banyak lagi.

Di sela waktu kerja WFH, Anda bisa manfaatkan untuk melakukan pengecekan mobil secara mandiri. Tentunya hal ini sebagai upaya menjaga kondisinya agar tetap prima ketika digunakan kembali. Hal terakhir yang Anda inginkan saat ini adalah kendaraan yang mogok akibat tak diperhatikan. Berikut beberapa bagian dari mobil yang bisa periksa sendiri saat PPKM Darurat.

1. Ban Mobil

Ini bagian yang paling penting untuk Anda periksa. Maklum di masa PPKM, mobil lebih banyak terparkir. Sementara fungsi penting ban adalah menahan seluruh bobot kendaraan. Jika ban diam terlalu lama, maka beban hanya tertumpu pada satu bagian saja. Tekanan ban yang rendah dan cuaca yang sangat dingin dapat berkontribusi kondisi ban. Pastikan kondisi ban seperti telapak ban belum aus dan tekanan angin terjaga sesuai rekomendasi pabrik. Periksa pula dinding ban dari risiko benjol dan permukaan pelek mobil jangan sampai ada yang retak atau pecah. Lakukan langkah yang sama pada ban cadangan. Jangan segan untuk mengganti ban mobil jika ditemukan masalah.

Jika Anda akan menggunakan kendaraan, disarankan untuk memeriksa tekanan ban Anda dan memompa sesuai dengan spesifikasi pabrik. Anda dapat menemukan rekomendasi pabrikan untuk tekanan ban baik di pintu pengemudi atau di manual mobil Anda.

2. Rem Mobil

Jika rem lama tidak digunakan, akan menimbulkan karat pada permukaan rotor. Akibatnya, kotoran dapat menyebabkan bantalan rem menempel pada rotor. Mungkin tidak akan jadi masalah jika dibiarkan selama beberapa minggu. Tapi jika mobil Anda akan diparkir selama sebulan atau lebih, disarankan untuk tidak mengaktifkan rem parkir. Selain itu usahakan agar mobil diparkir di permukaan yang rata.

Perhatikan apakah ada kebocoran antara tabung penyimpan minyak rem menuju rem mobil. Apalagi bila ternyata minyak rem berkurang cukup banyak yang menandakan ada masalah pada sistem pengereman. Saat memanaskan mesin, maju-mundurkan mobil dan lakukan pengereman untuk merasakan kinerjanya. Jika terasa kurang pakem artinya ada masalah, biasanya di bagian kampas rem yang mulai aus. Segera ganti karena terkait keselamatan tidak bisa diremehkan.

Baca juga: Tips Menjaga Reflektor Headlamp Mobil Anda Agar Tetap Kinclong

Tips merawat mobil

3. Lampu dan Aki Mobil

Periksa kondisi lampu mobil seperti lampu utama, lampu kabut, lampu rem dan juga lampu sein. Langkah ini dapat dilakukan sembari memanaskan mesin mobil. Selain itu, Pastikan juga aki dalam kondisi prima. Aki merupakan salah satu sumber utama kelistrikan mobil yang harus dijaga, pun ada risiko masalah seperti korsleting listrik kalau sampai tidak dirawat.

Seiring waktu, baterai mobil Anda dapat habis dan membuat Anda perlu menghidupkan mobil Anda. Anda bisa melakukan jumper dari kendaraan lain. Tapi jika mobil Anda akan parkir untuk waktu yang lama, Anda dapat melepas baterai. Ide lain adalah panaskan mesin tiap bebeapa hari untuk mengisi ulang aki, Anda bisa menambah air aki tipe basah yang kurang serta membersihkan terminal aki yang kotor.

4. Oli Mesin

Periksa kondisi oli mesin dengan mengecek takarannya melalui dipstick dan melihat odometer untuk memantau waktu terakhir ganti oli mesin. Oli mesin adalah komponen yang sangat dibutuhkan sebagai pelumas dan pelindung dari gesekan pada komponen mesin. Rekomendasi penggantian oli mesin adalah setiap 6 bulan atau 10.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu. Sebenarnya selain oli mesin, ada oli transmisi yang harus diperhatikan kondisinya. Namun karena posisi transmisi ada di kolong mobil, Anda cukup memastikan tidak ada kebocoran di rumah transmisi dan memeriksa kapan terakhir menggantinya.

5. Filter Mobil

Selain oli, jangan lupa memeriksa kondisi saringan atau filter mobil, seperti filter oli, filter udara, dan filter bensin. Peran filter tidak bisa dianggap sepele karena berfungsi sebagai penyaring kotoran yang berusaha masuk ke dalam mesin. Jika diabaikan maka akan timbul masalah, seperti kotoran lolos sehingga mengganggu sirkulasi fluida dan merusak kinerja mesin. Yang tidak kalah penting adalah filter AC di kabin mobil karena jika dibiarkan akan membuat aliran udara AC mampat dan gagal mendinginkan kabin.

Baca juga: Langkah Awal Mengatasi Mesin Mobil yang Overheat, Lakukan 6 Hal Ini

Tips merawat mobil

6. Cairan Mobil

Selain oli mesin, ada cairan lain yang tidak kalah penting yakni air radiator, minyak rem, dan washer atau pembersih kaca depan mobil. Air radiator berfungsi sebagai pendingin agar temperatur mesin stabil. Pastikan tangki air radiator tidak kurang dari batas maksimal dan segera tambahkan jika berkurang. Minyak rem sangat penting untuk menjaga keselamatan berkendara karenanya pastikan volumenya tidak berkurang. Sedangkan air washer membantu wiper untuk membersihkan kaca depan supaya visibilitas pengemudi tetap terjaga.

7. Wiper

Bila kondisi karet wiper sudah mengeras, bisa merusak kaca depan yang akibatnya mengganggu visibilitas, bahkan timbul baret yang merusak kaca mobil. Bila ada, cek pula kondisi wiper belakang yang kerap terlupakan.

Oh ya, jangan lupa, tempat cuci mobil kemungkinan besar ditutup. Jika kendaraan Anda diparkir di luar, kemungkinan besar akan menumpuk debu, kotoran burung, dan kontaminan lain seperti getah pohon. Seiring waktu, paparan elemen tersebut dapat merusak cat kendaraan Anda. Jika bisa, disarankan untuk parkir di garasi, kawasan lindung atau menggunakan penutup mobil yang tahan cuaca. Jika kotoran atau kontaminan lokal lainnya mengenai cat Anda, Anda dapat menggunakan pembersih noda dan kain lembut jika mencuci tangan kendaraan Anda.

Selain itu, disarankan untuk menyalakan kendaraan Anda setidaknya sekali seminggu jika tidak akan dikendarai untuk jangka waktu yang lama. Disarankan juga untuk mengendarainya dalam jarak dekat, seminggu sekali. Itu cukup waktu untuk memanaskan ban Anda, melindungi dari titik kempes, mengembalikan daya baterai Anda, menghilangkan karat permukaan pada cakram rem Anda, menjaga cairan di mobil Anda tetap bergerak dan semuanya dilumasi dengan benar. (Raju)

Baca juga: Cek dan Rekondisi Suspensi Kendaraan Agar Nyaman Berkendara, Periksa 5 Bagian Ini

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil