5 Tips Aman Menggunakan Peta Digital Agar Tidak Nyasar

5 Tips Aman Menggunakan Peta Digital Agar Tidak Nyasar

Banyak perangkat yang membantu pengemudi tersedia. Semua bertujuan untuk memudahkan pengguna ketika melakukan perjalanan. Salah satunya yang kini cukup banyak digunakan adalah navigasi. Yap, sejalan dengan era digital para pabrikan mulai menyediakan perangkat navigasi bagi produknya. Fitur ini dengan mudah bisa mengarahkan pengemudi ke mana pun ia mau. Bagi pemilik mobil yang belum punya fitur ini, tetap bisa memanfaatkan aplikasi digital pada ponsel, berupa peta digital yang juga memberikan navigasi.

Namun, terdengar cerita adanya pengguna jalan yang memanfaatkan aplikasi peta digital untuk memudahkan perjalanan namun malah kesasar. Seperti menemui jalan buntu atau jalan yang dilewati tidak sesuai karena mobil dibawa masuk ke jalan sempit. Akibatnya, Anda malah menemui masalah yang mengganggu bahkan bisa menyebabkan kemacetan atau kecelakaan. Oleh karenanya, ada beberapa langkah yang harus dijalankan ketika menggunakan peta digital.

1. Atur Peta Sesuai Kebutuhan

Pastikan Anda sudah mengatur seting peta digital sesuai kebutuhan. Cara paling mudah adalah memastikan moda transportasi yang dipakai adalah mobil sehingga tidak diarahkan melalui jalan sempit yang hanya pas untuk sepeda motor atau pejalan kaki. Pelajari pula menu dan fitur lainnya seperti pilihan menggunakan jalan tol.

2. Pelajari Rute yang Dipilih

Ini merupakan langkah paling penting yang wajib dijalankan. Sehabis memasukkan alamat yang dituju, jangan langsung meluncur menuju lokasi. Baca terlebih dahulu rute yang ditunjukkan oleh peta digital untuk mengetahui akan diarahkan lewat mana untuk memberikan gambaran rute yang ditunjukkan guna mencegah tersesat. Biasanya ada beberapa pilihan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Lihat juga apakah rutenya melalui jalan besar atau kecil, termasuk apakah jalannya berliku tanpa henti? Jika ya, hampir pasti Anda diarahkan melalui rute perbukitan. Jangan sampai bingung, perhatikan kondisi kemacetan jalan yang ditandai oleh warna lajur yang diberikan. Pelajari rute alternatif berwarna abu-abu, siapa tahu justru rutenya lebih familiar, nyaman, dan cepat.

Baca juga: Manfaatkan Akhir Pekan Coba Periksa 5 Poin di Mobil Anda Ini

Tips Navigasi

3. Ikuti Peta dan Tetap Waspada

Usahakan untuk fokus melihat ke arah jalan dan tidak terlalu sering melempar pandangan ke layar ponsel karena berbahaya. Anda bisa lebih fokus ke perintah suara yang keluar beriringan dengan arah yang dituju dari aplikasi peta digital sehingga konsentrasi mengemudi tidak terganggu. Jangan berbuat seenaknya seperti melawan arah atau memaksa keluar di pintu tol yang sudah kelewatan.

4. Lihat Patokan atau Legenda

Pada umumnya, peta digital menyediakan legenda-legenda yang memudahkan ketika membaca peta dan bisa dijadikan sebagai patokan arah jalan. Selain itu, perhatikan juga rambu penunjuk arah yang tersedia. Jangan percaya 100 persen pada peta digital, sebaiknya pelajari rambu yang ada mengingat akurasi aplikasi peta digital di Indonesia masih harus ditingkatkan.

5. Bertanya pada Warga Sekitar

Tidak perlu ragu untuk bertanya pada warga sekitar bila rute yang Anda tempuh dirasa menyesatkan atau membuat bingung. Seperti, jika jalan diarahkan menuju pematang sawah atau masuk ke jalan sempit. Waspadai juga kalau diarahkan menuju wilayah hutan atau perbukitan yang jarang dilalui oleh mobil. Apalagi jika waktu sudah menjelang malam, bertanya pada warga setempat merupakan langkah paling bijak.

Di luar itu tentu saja Anda harus memastikan mobil Anda dalam kondisi prima. Anda pasti tidak ingin mobil bermasalah di daerah yang tidak dikenal. Seperti mesin mogok atau lampu mati padahal sedang berkendara di malam hari. Oleh sebab itu, pastikan seluruh komponen mobil selalu dalam kondisi prima dengan melakukan servis berkala di bengkel resmi. (Raju)

Baca juga: Tips Mencegah Mabuk Perjalanan, Perhatikan 8 Hal Ini

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil