Manfaatkan Akhir Pekan Coba Periksa 5 Poin di Mobil Anda Ini

Manfaatkan Akhir Pekan Coba Periksa 5 Poin di Mobil Anda Ini

Setelah libur lebaran dan penggunaan sehari-hari, sebagian dari Anda mungkin belum punya waktu untuk melakukan perawatan mobil. Nah, mumpung akhir pekan tak ada salahnya Anda meluangkan waktu. Sudah saatnya Anda melakukan pemeriksaan dan perawatan kendaraan agar kondisinya tetap optimal dan nyaman untuk digunakan aktivitas sehari-hari.

"Pemeriksaan kondisi kendaraan perlu dilakukan karena mobilitas di saat lebaran biasanya cukup tinggi dengan melewati berbagai kondisi jalan sehingga kondisinya harus di cek kembali. Anda bisa melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan secara mandiri dengan mudah dan bahkan di waktu-waktu senggang kala di rumah," kata PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi, dalam keterangannya.

Ada 5 poin yang harus diperiksa pemilik kendaraan usai libur lebaran. Berikut panduannya:

1. Sistem Kelistrikan

Pemilik kendaraan bisa memeriksa sistem kelistrikan dengan dimulai dari memeriksa kondisi aki yang berada di dalam mesin, di aki biasanya terdapat indikator yang menunjukan kondisi kerjanya. Apabila indikator tampak berwarna merah maka aki harus segera diganti karena sudah soak, berwarna putih maka aki harus segera di-charge, dan warna biru menunjukkan aki masih prima. Setelah itu, pemilik mobil bisa melakukan pemeriksaan dengan mengaktifkan sejumlah komponen lainnya, seperti lampu sein, lampu hazard, lampu utama, wiper, dan head unit. Apabila semua komponen bekerja dengan baik, maka kemungkinan besar sistem kelistrikan kendaraan dalam kondisi baik dan optimal.

2. Oli Mesin

Oli mesin memegang peranan penting untuk menunjang kinerja mesin, apalagi setelah digunakan untuk perjalanan yang lama. Cara paling mudah pertama yang harus dilakukan untuk memeriksa oli mesin, dengan mengecek odometer. Apabila sudah memasuki waktu untuk pergantian oli mesin, maka segera menggantinya dengan oli baru.

Selanjutnya, dengan cara mengecek kondisi oli mesin melalui dipstick. Melalui dipstick ini maka pemilik kendaraan bisa mengecek kualitas dan volume oli dari luar mesin. Bila volume oli di bawah batas minimal maka bisa ditambahkan oli yang sejenis, dan apabila sudah hitam pekat maka sebaiknya diganti saja.

tips

3. Radiator

Radiator bekerja untuk mendinginkan panas di mesin selama bekerja keras menjalankan mobil. Kondisinya perlu diperhatikan karena apabila abai diperiksa kondisinya, bisa-bisa kendaraan mengalami overheat engine. Cara mudah untuk mengecek radiator adalah melalui cairan radiator masih sesuai dengan standar atau tidak. Apabila sudah berkurang maka bisa ditambahkan, dan pastikan di bagian bawah mobil tidak ada kebocoran cairan radiator.

4. Kondisi Ban

Ban merupakan komponen yang paling bekerja keras selama perjalanan karena menopang bobot kendaraan dan kontak secara langsung dengan jalanan. Pemilik kendaraan perlu memeriksa kondisi ban, baik dari segi tekanan angin dan ketebalannya. Bisa dilihat ban kurang angin, maka bisa menambah tekanan angin yang sudah direkomendasikan oleh pabrikan. Pemilik mobil bisa melihat rekomendasi tekanan dan ukuran ban dari pabrikan di pilar pintu pengemudi. Sedangkan apabila sudah tipis atau permukaannya sudah tidak rata, maka disarankan untuk segera diganti dengan ban baru.

Baca juga: 4 Filter Penting yang Wajib Diperiksa Secara Rutin

tips

5. Kebersihan Interior dan Eksterior

Pemilik mobil membersihkan kendaraan di interior dan eksterior untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang. Dimulai dari mengeluarkan sampah, barang yang tidak digunakan, serta membersihkan kotoran yang ada di interior. Setelah itu dilanjut dengan mencuci eksterior dengan menggunakan sampo khusus yang diperuntukan bagi body mobil.

Pastikan mobil kering sempurna agar tidak timbul water spot atau jamur di bodi atau kaca mobil, termasuk kolong mobil mengingat saat ini mulai masuk musim hujan dan kotoran menempel di kolong mobil untuk menghindari timbulnya karat. Periksa bagian yang bisa menyimpan air, seperti panel pintu, wiper, tutup tangki, celah gril dan foglamp, serta pertemuan antara pintu dan rangka mobil.

Periksa mobil dari risiko terkena noda atau jelaga akibat polusi udara, aspal, dan serangga. Gunakan cairan khusus pembersih serangga dan noda, jangan dicungkil karena bisa membuat bodi mobil baret. Untuk kaca, bisa memanfaatkan glass cleaner agar tidak menyebabkan kabut. Cairan ini juga melapisi kaca sehingga air hujan bisa langsung turun seperti air di daun talas.

Keluarkan seluruh karpet mobil dan bersihkan dengan siraman air bersih dan sabun pembersih. Gunakan vacum cleaner untuk membersihkan kotoran di dalam kabin seperti kolong jok dan dasbor, rongga penyimpanan, dan celah di jok yang punya potensi menyimpan kotoran seperti remahan makanan, termasuk area bagasi. Hindarkan menyemprot ruang mesin dengan air bertekanan, terutama bagian yang terkait dengan kelistrikan dan cukup gunakan lap basah untuk mengangkat kotoran.

Jika masih ada waktu, poles bodi mobil dapat mengangkat kotoran yang menempel di bodi mobil dan membuat permukaannya resik dan berkilau kembali. Selain itu, di tahap akhir pemolesan biasanya dilakukan waxing guna memberikan perlindungan pada permukaan cat dengan bahan pelindung untuk menahan paparan sinar matahari.

Semua pengecekan ini bisa dilakukan di rumah secara mandiri sembari mengisi waktu luang. Namun bila tidak paham dengan kondisi-kondisi komponen tersebut dan menemukan sejumlah permasalahan saat pemeriksaan, pemilik kendaraan sebaiknya segera datang ke bengkel resmi untuk ditangani lebih lanjut secara profesional. Bengkel resmi siap melakukan perawatan dan perbaikan kendaraan melalui mekanik-mekanik yang handal dan sudah tersertifikasi, menggunakan suku cadang original yang terjamin kualitasnya, serta ditunjang peralatan yang modern dan canggih untuk memastikan kondisi kendaraan kembali optimal. (Raju)

Baca juga: Tips Mendongkrak Mobil dengan Aman dan Pasti

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil