Skutik berdesain sport yg menyenangkan dikendarai dan cukup lengkap specs nya
Sy membeli sepedamotor Aerox tipe S ini akhir November 2017 lalu. Setelah membaca dengan cermat buku panduan pemilik dan buku service, serta mempelajari semua fungsinya seperti membuka tutup bensin dan bagasi, posisi tombol2, dsb, dan mengisi bensin dengan Pertamax Turbo RON 98 mulai pelan pelan mengendarainya. 70 km pertama hanya berputar2 sekitar kompleks perumahan dan ke indomaret/alfamaret. Kecepatan sy batasi 60 km dan rpm tidak lebih lebih dari 5000 rpm. Setelah mendapat plat nomor dan stnk pada tgl 8 desember 2017, Setelah berdiskusi dgn bengkel Yamaha Putra Cikarang,mengenai jadwal service pertama kali, sy mulai berjalan keluar komplek perumahan dan masuk ke jalan jalan umum serta mulai meningkatkan kecepatan biasa kecepatan dan mempelajari karakteristik pengendalian serta pengeremannya. Kesan pengendaraan adalah sebagai berikut : 1. Pengendalian sangat mantap, baik di jalan lurus maupun saat menikung. Tidak ada kesan mengambang dan melayang atau terasa kurang seimbang antara roda depan dan belakang. Sangat berbeda dengan scooter/skutik konvensional yang memiliki dek rata 2. Kecepatan cukup mudah dinaikkan karena powernya mencapai lebih dari 14 dk karena desain kepala silinder 4 valve dengam isi volume silinder 155cc dengan kata lain : skutik ini terasa bertenaga 3. Konsumsi pemakaian bensin : relatif terasa irit dibandingkan tenaga yg dihasilkan. Saat ini sy bisa mencapai 39 km per liter dengan bbm Pertamax Turbo. Sy msh membatasi rpm maksimum 6000 rpm sebagaimana dianjurkan buku manual, karena jarak tempuuh baru sekitar 250 km 4. Minggu lalu melakukan service gratis pertama, dimana service plus ganti oli Yamalube Supermatic masih didapat secara gratis. Ditambah dengan diskusi dengan mekanik tentang apa kelainan yg dirasakan, aksesoris yg tersedia, dan jika memakai knalpot racing, apakah perlu di setel ulang COnya 5. Karakteristik suspensi : terasa bagus untuk kestabilan, tetapi terasa keras untuk suspensi brlakang jika dikendarai sendirian. Jika dikendarai sambil berboncengan, suspensi belakang terasa lebih nyaman 6. Pengereman : Rem depan dilengkapi ABS, terasa sangat pakem. Rem belakang tipe teromol, masih terasa kurang palem, mungkin karena belum selesai perioda "bedding-in" 7. Lampu : lampubitama menggunakan bohlam LED, sangat terang cahayanya menembus kegelapan malam dengan penyebaran dan lebar cahaya yg pas. Untuk sen dan lampu rem juga menggunakan bohlam LED, tidak ada masalah sama sekali 8. Instrument : panel instrumen berukuran 5,8 inci, ada indikator kecepatan, konsumsi BBM sesaat dan rata2, RPM (ini pertama di kelas skutik), tripmeter dan odometer. Juga lampu2 peringatan ABS, suhu mesin, automatic stop, serta petunjuk arah lampu sen kiri atau kanan. Sayangnya, cayaya instrument di siang hari terasa kutang pas, kalau malam memang sangat jelas 9. Bagasi : ukuran besar bisa menaruh satu helm full face dengan posisi dibalik. Yang jelas sangat cukup untuk menaruh jas hujan, sarung tangan, dokumen2 dsb. Bagasi dibuka dari tombol di depan disebelah posisi kunci utama, bersama2 penutup bensin 10. Kunci2 standard : hanya dilengkapi sebuah obeng minus untuk membuka cover aki dan kabel2nya. Mungkin itk motor ini karena sdh full elektronik, tidak lagi diperlukan kunci2 standar yang banyak....busi dan oli bisa ganti di bengkel resmi, ban berukuran besar bisa di planrt ban maupun bengkel resmi 11. Laci kecil : terletak di sebelah kiri bawah kemudi. Bisa untuk menaruh hp dan ada colokan lighter untuk charger hp. Juga bisa untuk menaruh barang2 kecil lain Penutup : sy belum sempat menggunakan motor ini untuk perjalanan jauh dan banyak tanjakan seperti ke Puncak. Tetapi kelihatannya tidak akan menyulitkan, bahkan sangat mungkin mengasikkan Kesimpulan : dengan harga OTR 27,3 juta (versi S), memang terasa tidak murah untuk sebuah skuter 150 cc. Tetapi kelebihannya banyak, dan ini skuter yang sangat enak dikendarai dibanding skutik berdesain konvensional ber cc sama dari merek lain Area yang bisa bisa di modifikasi adalah menggunakan sokbreker bertabung dari Aerox versi R, serta rem cakram "waving disk", juga dari Aerox tipe R. Kedua komponen ini harhanya relatif terjangkau, pasti kompatible dengan Aerox versi S, tanpa perlu memodifikasi dudukan dan mounting standard nya Jika ingin merasakan kenyamanan pengendalian Aerox dengan harga lebih rendah, bisa dipilih versi standard dan versi R sebahai alternatif
Review Pengguna Yamaha Aerox 155VVA Lainnya
Tulis Review- Semua
- Fitur (14)
- Specs (70)
- Performa (55)
- Dimensi (23)
- Mesin (19)
- Suspensi (7)
- Transmisi (1)
- +3
- Terbaru
- Sangat Membantu
- Kritis
- Positif
Berita Otomotif Dan Review
- Berita Aerox 155VVA
- Artikel Feature Aerox 155VVA
Video Yamaha Aerox 155VVA
Lihat video terbaru Yamaha Aerox 155VVA untuk mengetahui bagaiamana mesin, desain, konsumsi BBM, performa & lainnya.
Motor Unggulan Yamaha
Modifikasi Motor
Penelitian Lebih Lanjut tentang Aerox 155VVA
- Yamaha Aerox 155VVA
- Harga Yamaha Aerox 155VVA
- Gambar Yamaha Aerox 155VVA
- Berita Yamaha Aerox 155VVA
- Warna Yamaha Aerox 155VVA
- Review Yamaha Aerox 155VVA
- Video Yamaha Aerox 155VVA
- Dealer Yamaha di jakarta-selatan