BMW R Nine T Racer

Model Apr, 2017 ini sudah tidak ada

Di Indonesia, BMW tidak lagi menjual R Nine T Racer. Motor ini juga sudah tidak lagi diproduksi.

Temukan harga, spesifikasi, warna, gambar dan review redaksi R Nine T Racer 2023 di sini

Baru BMW R Nine T Racer 2023

R Nine T Racer : Dari Para Ahli

Dapatkan wawasan yang lebih baik dan bantuan untuk membeli atau tidak
Hal-hal yang kita sukai di R Nine T Racer
  • Desainnya menarik
  • Punya traction control dan rem ABS
  • Banyak pilihan tambahan (opsional)
Hal-hal yang tidak kami sukai di R Nine T Racer
  • Posisi berkendara
  • Hanya satu kursi
  • Bobotnya 220 kg

Informasi Terkini R Nine T Racer

BMW R Nine T Racer memiliki desain terinspirasi dari motor balap BMW era 1970-an yang terlihat klasik. BMW R Nine T Racer juga menganut konsep café racer dan menggunakan fairing dengan gaya half-shell. Motor ini juga dibekali tangki bahan bakar dan bentuk sadel dengan ciri khas siluet motor balap lawas. BMW R Nine T Racer memiliki panjang 2.105 mm, lebar 920 mm, dan tinggi 1.105 mm. Meski memiliki proposisi berkendara yang sedikit turun ke depan karena posisi handlebar dibuat lebih rendah. Meski demikian, sadel yang dibuat lebih rendah 795 mm dari sebelum 805 mm, serta footrest tinggi membuat pengendara tetap nyaman dan tidak mudah merasa pegal. Untuk urusan mesin tidak ada yang berbeda dengan versi R Nine T lainnya. Mengusung mesin flat twin atau Boxer engine berkapasitas 1.200 cc, berpendingin udara, versi Racer ini memiliki tenaga sebesar 110 hp dan torsi 160 Nm yang akan terasa sejak putaran rendah. Di bagian belakang terlihat sistem exhaust 2-in-1, sekaligus menunjukkan jika teknologi tidak perlu disembunyikan dalam desain klasik. Tak ketinggalan BMW juga menyematkan sistem ABS dan ASC pada model ini sebagai fitur standar. BMW R Nine T Racer yang terinspirasi dari tampilan motor klasik hanya memiliki satu jok untuk ridernya saja, alias single seater. Jika Anda ingin membonceng seseorang, pillion atau buntut tawon di bagian belakang sadel bisa dengan cepat diganti menjadi sadel tambahan.

Varian BMW R Nine T Racer

Ada 1 varian yang tersedia dari R Nine T Racer: Standard.

Mesin BMW R Nine T Racer

R Nine T Racer ditenagai oleh Pendingin udara 1170 cc 2 Cylinder engine yang menghasilkan Tenaga 110 hp pada 7750 rpm and Torsi 116 Nm pada 6000 rpm. R Nine T Racer memilik ketinggian kursi 804 mm. Ukuran ban depan adalah (front-tyre-size} sedangkan belakang 180/55 ZR17.

Fitur BMW R Nine T Racer

Daftar fitur keselamatan R Nine T Racer mencakup ABS, Pass Switch, Engine Check Warning, Optional Side Reflectors, Sport,Street Riding Modes, Engine Immobilizer, Anti-Theft Alarm and Optional Central Locking.

Fitur pendukung sasis, suspensi & rem meliputi 120 mm Suspension Travel(Rear), Swing Arm Rear Suspension, Telescopic Front Suspension, 125 mm Suspension Travel(Front), Steel Body Frame Material, Tubular Trellis Body Frame Type, Single Seat Type, Disc Rear Brake and Dual Disc Front Brake.

Fitur di konsol meliputi Digital Odometer, Analog Fuel Gauge, Analog Speedometer, Side Stand Indicator and Tachometer.

Baca Selengkapnya Sembunyikan

Video BMW R Nine T Racer

Lihat video terbaru BMW R Nine T Racer untuk mengetahui bagaiamana mesin, desain, konsumsi BBM, performa & lainnya.

  • 2017 BMW R nineT Walk Around and First Impressions
    2017 BMW R nineT Walk Around and First Impressions
    27 Apr, 2017 .
  • In The Spotlight - The new BMW R nineT Racer
    In The Spotlight - The new BMW R nineT Racer
    27 Apr, 2017 .
Video R Nine T Racer

Review BMW R Nine T Racer

Motor modern dengan bentuk klasik semakin banyak. Ada Ducati Scrambler, Kawasaki W 900 dan 900 racer, Moto Guzzi W7, Triumph Bonneville dan seterusnya. Lantas ada BMW R NineT Racer. Kalau disuruh memilih, motor ini ada di level paling atas dari daftar moge retro cafe racer.

BMW R NineT (baca: ar nainti) Racer, perpaduan yang berhasil antara bentuk retro dan teknologi motor kekinian, menghasilkan motor cafe racer jempolan. Apa yang ada di motor ini enak dilihat. Segalanya terlihat pas, meski rasa berkendaranya belum tentu mendapat pujian. Coba perhatikan desain fairing lampu yang berpadu apik dengan lampu bulat dan dan tangki berdesain modern. Single seat dengan buritan membulat khas motor balap era Saksono atau Benny Hidayat (tahun 1970an). Kalau kata anak gaul, “Retronya dapet banget.”

Berbekal rangka tubular berbahan baja, BMW memasangkan mesin boxer dua silinder dengan kapasitas 1.170 cc, berpendingin udara dan oli. Tanpa radiator. Untuk membantu pengendaraan ada rem dengan ABS dan traction control meski bukan bawaan standar.

Baca Selengkapnya Sembunyikan

Fitur BMW R Nine T Racer

Fiturnya, jujur saja, terbilang minimalis. Jangan harap ada charger handphone. Bahkan untuk menguatkan kesan retro, instrumen pun berbentuk bulat analog yang terpisah antara speedometer dan tachometer.

Satu-satunya yang terlihat canggih, ya traction control. Itupun sifatnya opsional. Aslinya, fitur bantu berkendara hanya ada ABS untuk membantu pengereman. Rem depan sudah dibekali cakram ganda berukuran 320 mm di depan plus empat piston untuk menggerakkan sepatu rem. Cakram tunggal 265 mm untuk rem belakang.

Desain R Nine T Racer

Bahasan desain memang subjektif, tapi kami harus bilang fairing lampu itulah hal yang paling oke di motor ini. Bukan berarti yang lainnya biasa saja, tapi itulah yang bikin tertarik pertama kali. Hebatnya lagi, desainnya seperti menyatu dari depan hingga ke belakang tangki.

Rangka dan mesin dibiarkan terbuka. Yang suka desain seperti ini, lebih dimanjakan matanya dengan bentuk mesin boxer yang unik. Karena silindernya bergerak ke samping, maka kepala silnder mesin menonjol di kiri dan kanan.

Posisi berkendara yang menunduk, jadi risiko kalau memang suka motor cafe racer. Tangkinya yang panjang dan stang rendah cepat membuat lelah, terutama di pergelangan tangan. Belum lagi pijakan kaki yang mundur dan tinggi. Itulah yang membuat Anda terlihat keren, tanpa ada yang tahu bagaimana 'penderitaan' Anda.

Soal jok tunggal, menurut BMW, motor ini memang hanya dibuat untuk pengendaranya menikmati sendiri petualangannya. Meski tidak menutup kemungkinan, memasangkan jok untuk boncengan, karena BMW menyediakannya sebagai fitur tambahan. Kalau merasa tempat duduk terlalu tinggi, ada juga pilihan jok yang lebih rendah. Jika aslinya 805 mm, bisa turun jadi 795 mm,

Hal bersifat opsi lainnya, pelindung tangki berbahan alumunium, cover kepala silinder berwarna gelap, pelek jari-jari (ini sangat direkomendasikan) serta beberapa part dengan material carbon fiber untuk menambah kesan gahar.

R NineT punya panjang 2,1 meter, dengan wheelbase hampir 1,5 meter (1.491 mm). Untuk berkelit di kemacetan kota mungkin susah, tapi memang R NineT lebih senang kalau bertemu jalanan luar kota yang berliku.

Pengendalian & Pengendaraan BMW R Nine T Racer

BMW memasangkan suspensi teleskopik berdiameter 43 mm di depan. Sayangnya, belum bisa diatur kekerasannya. Sedangan di belakang swing arm berbahan alumunium ditopang monoshock, yang tingginya bisa disesuaikan secara manual.

Daya cengkram ke aspal didukung ban dengan lebar 180 di belakang dan 120 untuk depan. Pelek yang digunakan 17 inci.

Mesin & Konsumsi BBM R Nine T Racer

Seperti dikatakan, mesin R NineT dua silinder yang bergerak menyamping (boxer). Kapasitas 1.170 cc mampu menghasilkan 111,5 ps dengan torsi puncak 116 Nm pada 6.000 rpm. Yang jadi catatan, pendinginannya tidak mengandalkan radiator, tapi udara dan oli. Ini ciri khas mesin boxer BMW asli sebetulnya. Coba lihat R25, R27. Cepat panas mungkin, tapi jangan lupa, mesin seperti ini punya kemampuan untuk melepas dan menjaga panas mesin tetap optimal.

Rasio kompresinya 12,0:1. Karena cukup tinggi, sangat direkomendasikan untuk menggunakan BBM dengan RON 95-98. Ini sekelas Shell V-Power atau Pertamax Turbo.

Untuk menyalurkan daya, terpasang transmisi 6-speed yang pengoperasian koplingnya menggunakan sistem hidrolis. Jadi jangan harap melihat kabel kopling di sini. Selain itu, jika motor biasa mengandalkan rantai untuk menterjemahkan daya jadi kecepatan, BMW seperti biasa mengandalkan as kopel.

Pertanyaan Terbaru

has asked on 26 Mei, 2018

Q. Apa saja warna yang tersedia untuk BMW R Nine T Racer?

R
Rudi haryono13 Jan, 2023
Street black dan street silver black
Lihat 29 Jawaban Jawaban
author
has asked on 26 Mei, 2018

Q. Apa kelebihan dan kekurangan BMW R Nine T Racer?

P
p.un22 Agu, 2022
jok agak tinggi, tapi bisa disiasati dgn mengganti roda ke ring 17, aslinya 19-18 radius putar panjang, terutama tuk putar balik kekanan butuh haluan melebar
Lihat 106 Jawaban Jawaban
author
has asked on 26 Mei, 2018

Q. Apa saja fitur keselamatan yang ada pada BMW R Nine T Racer?

E
Emil Panggabean31 Jul, 2022
Rem double system, alarm suara lampu sein, pelindung angin untuk pengendara
Lihat 14 Jawaban Jawaban
author
has asked on 26 Mei, 2018

Q. Varian BMW R Nine T Racer mana yang paling tinggi?

A
ANRI09 Des, 2022
Stylish dan prestige
Lihat 72 Jawaban Jawaban
author
has asked on 26 Mei, 2018

Q. Apa alternatif selain BMW R Nine T Racer di rentang harga yang sama?

T
TMI acc26 Jan, 2023
DTRACKER, jangan pernah ambil CRF selain sudah pasaran juga banyak pengeluaran, mending karbu karna lebih gampang disetting ketika ganti kenalpot , beda dengan injeksi yang harus ganti ecu/remap. Kalau dibilang masalah irit, Dtracker dengan CRF sama sama irit. Karna saya sudah coba dengan punya teman, tapi tetap WR paling joss
Lihat 34 Jawaban Jawaban
author
Pertanyaan R Nine T Racer

Opsi Lainnya di Motor Sport

  • Populer
  • Yang Akan Datang
  • Terbaru
Motor Sport Populer
Motor Sport Yang Akan Datang
Motor Sport Terbaru

BMW R Nine T Racer Motor lainnya

Motor BMW R Nine T Racer

Motor BMW Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang
Motor BMW
Motor BMW Yang Akan Datang

Dealer BMW Terdekat

  • Maxindo Moto Cilandak
    +62XXXXXXXXXX
    Jl. TB. Simatupang no.100Cilandak Barat, Jakarta Selatan, 12430
    Kontak Dealer
Dealer BMW Di Jakarta Selatan

Modifikasi Motor

Modifikasi Motor