COVID-19 Kepung Italia, Produksi MV Agusta dan Piaggio Jalan Terus

COVID-19 Kepung Italia, Produksi MV Agusta dan Piaggio Jalan Terus

MV Agusta dan Piaggio menerapkan kebijakan berbeda dalam menghadapi virus corona di Italia. Sementara yang lain memilih berhenti, keduanya justru tetap melanjutkan proses produksi di fasilitas masing-masing. Meski mengklaim telah menjalankan prosedur keselamatan, risiko pekerjanya terpapar COVID-19 tetap ada.

Bahkan beberapa waktu lalu diberitakan, ada satu pegawai Piaggio Group terjangkit corona. Penanggulangan yakni karantina terhadap orang yang melakukan kontak dengannya pun sudah dilakukan. Lalu, dilanjutkan dengan penutupan pabrik selama 3 hari saja. Setelah itu, produsen Vespa kembali mempekerjakan para karyawan.

motor produksi Piaggio

Tak dijelaskan bagaimana standarisasi yang diterapkan. Sudah pasti Piaggio harusnya menyediakan alat pendeteksi suhu tubuh sebagai metode  selektif untuk karyawan yang boleh bekerja, serta menyediakan cairan pembersih tangan di kawasan pabrik mereka. Sama halnya MV Agusta. Seperti diketahui, brand yang bermarkas di Varese ini tak sekalipun menutup fasilitas produksi.

Pemerintah Italia sudah menetapkan status lockdown, kegiatan produsen motor satu ini malah tetap berjalan. Kendati begitu, MV Agusta tetap mengikuti persyaratan dari pemerintah setempat. Sebagai contoh, mengurangi jumlah pekerja demi mencegah sebaran COVID-19. Karyawan MV Agusta yang bekerja juga diwajibkan menggunakan masker dan sarung tangan. Termasuk menyediakan cairan desinfektan hingga hand sanitizer. Serta mengurangi jam kerja, khusus aktivitas perakitan.

"Keputusan ini kami buat dengan tanggung jawab besar. kami percaya dan memilih tidak menyerah dengan situasi kritis ini. Sehingga masyarakat dapat pulih, meski dalam kondisi darurat. Karyawan kami tidak bisa mengesampingkan produktivitasnya. Begitu juga dengan semua industri terkait di mana pekerja dan keluarga bergantung pada uang dari para pekerja kami," ucap Timur Sardarov, CEO MV Agusta dari kutipan Great Biker.

"Perusahaan telah mengambil langkah-langkah pencegahan dan mengendalikan semua informasi sesuai dengan situasi sekarang," sahutnya lagi. Tentu hal ini berbeda dengan apa yang dilakukan produsen lain. Ducati misalnya. Pabrikan asal Bologna, baru saja menambah masa penutupan pabrik hingga 25 Maret 2020.

Walau demikian, Ducati memastikan keamanan terhadap suku cadang bagi konsumen maupun dilernya. Proses pengiriman komponen diklaim tetap berjalan. Meski ada saja kemungkinan tersendat, lantaran beberapa negara juga sudah menerapkan status serupa (lockdown).

Semoga langkah Piaggio Group dan MV Agusta ini tepat. Toh, hingga sekarang belum belum ada kasus corona baru lagi di Italia. (Ano/Van)

Sumber: Great Biker, Ride Apart

Baca Juga: Wuling Alihkan Pabriknya untuk Produksi Masker

GIIAS 2021

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Motor Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Motor