Andalkan Model Global, Penjualan Sepeda Motor Suzuki Indonesia Naik pada 2025
Penjualan wholesales sepeda motor Suzuki tembus 16 ribu unit sepanjang tahun lalu
Suzuki Indomobil Sales (SIS) tetap eksis di pasar kendaraan roda dua Tanah Air. Dalam berjualan di sini, mereka mengandalkan barisan produk berstatus global. Akhirnya sukses menutup kalender 2025 dengan rapor pemasaran yang baik. Sepanjang tahun lalu PT SIS mengamankan angka wholesales nasional di atas 16.000 unit. Artinya terjadi kenaikan dibanding torehan 2024 yakni sebesar 14.307 unit.
KEY TAKEAWAYS
Berapa penjualan motor Suzuki Indonesia pada 2025?
Suzuki mencatat wholesales nasional di atas 16.000 unit sepanjang 2025, meningkat dibanding 2024.Model apa yang menopang penjualan Suzuki?
Model global seperti V-Strom 250SX, Burgman 125EX, dan Access 125 menjadi kontributor utama.Menurut Suzuki Indomobil Sales, torehan angka ini menjadi validasi bahwa lini produk seperti V-Strom 250SX, Burgman 125EX, hingga Access 125 memiliki segmen loyal yang terus bertumbuh. Teuku Agha, 2W sales & marketing department head PT SIS, menekankan adanya pergeseran perilaku konsumen. "Tahun lalu menjadi periode menggembirakan. Kami melihat pelanggan kini lebih mengutamakan kualitas dan identitas. Strategi menghadirkan produk berkarakter kuat terbukti tepat sasaran," ungkap dia.
Momentum Satria Pro dan Satria F150
Tidak berhenti di model impor (CBU), Suzuki langsung memperkuat lini produksi domestik. Gebrakan paling segar muncul pada November 2025 lewat perilisan Satria Pro dan penyegaran Satria F150. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka belum pensiun dalam menggarap motor performa tinggi yang menjadi DNA mereka. Satria Series kini bergabung bersama Nex II, Address, dan GSX Series sebagai produksi lokal yang masih punya peran besar untuk menggarap segmen tertentu.
Ambisi Ekspor dan Standar Global
Fokus Suzuki saat ini bukan lagi sekadar memenuhi kebutuhan diler di dalam negeri. Ada misi besar untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi (hub) guna memenuhi global standard. "Melalui berbagai lini model berbasis produksi dalam negeri. Suzuki turut memberikan kontribusi nyata bagi industri sepeda motor nasional. Produk yang dihasilkan tidak hanya akan terserap untuk pasar domestik. Namun juga diterima oleh pasar global," pungkas Teuku Agha.
Dengan peningkatan kualitas produksi di pabrik dalam negeri. Motor-motor hasil rakitan lokal ini diproyeksikan bakal lebih masif menyasar pasar internasional. Diharapkan makin bersaing dengan standar kualitas yang diminta oleh konsumen di luar negeri. Dan kembalinya Suzuki dalam menyempurnakan Satria menunjukkan bahwa mereka ingin mengamankan ceruk pasar motor underbone performa tinggi. embari terus memperkuat citra brand lewat skutik global seperti Burgman. Keberhasilan menembus angka 16.000 unit di tengah persaingan ketat menunjukkan bahwa strategi kualitas mulai membuahkan hasil. (ALX/TOM)
Baca juga:
Yamaha Rayakan 70 Tahun dengan Livery Ikonik, MX King 150 hingga XSR 155 Hadir dalam Edisi Spesial
AISI Ungkap Opsen Pajak Jadi Tantangan Pasar Sepeda Motor periode 2026
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Motor Pilihan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Motor Terbaru di Oto
Artikel Motor dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature