Mengendarai Toyota Avanza Baru Lebih Nyaman, Ini Rahasianya!

Gambar
Review Pengguna

Jangan kira Toyota Avanza baru hanya berubah wajah dan bertambah fitur. Harus dirasakan dulu untuk mengetahui pembenahan yang lain. Setidaknya, saya merasakan kenyamanan yang membaik, saat menjajalnya menyusuri Cirebon menuju Yogyakarta. Unit tes yang tersedia, Veloz 1.5 transmisi manual. Lintas tol dan jalur luar kota, cukup membuktikan pembenahan yang telah dilakukan.

"Ada tiga bagian mengalami perubahan yang harus dirasakan. Pertama bagian EPS (Electronic Power Steering), suspensi dan peredaman," ujar Didi Ahadi, Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM).

Pembenahan Avanza 2019 yang tak kasat mata, baru bisa dirasakan saat mencobanya dalam jarak panjang. Saat berada di tol, setir lebih berat pada kecepatan tinggi, sehingga membantu kestabilan. Ini menjawab keluhan konsumen yang merasa setir Avanza terlalu ringan sehingga kurang mantap. Caranya dengan mensetting ulang motor, sensor kecepatan dan me-remap ECU. Alhasil bobot setir ringan ketika sedang parkir, tapi bertambah berat seiring meningkatnya kecepatan.

Sektor suspensi turut mendapat peningkatan dan efeknya cukup terasa. Peredaman semakin baik dengan gejala memantul berkurang, begitu pula ayunan pada bodi. "Per berubah, spring rate dan pitch-nya disetting ulang dan diameternya lebih kecil sedikit. Shock absorber baru dan bushing-bushing diganti yang keras. Sebenarnya mengejar pantulan lebih keras, tapi hasilnya semakin empuk," jelas Didi.

Spesifikasi shock absorber diklaim lebih solid dari sebelumnya. Yang pasti, menjadi komponen baru di New Avanza ini. Menurut Didi, pemilik Avanza lama, bisa saja mengganti kaki-kaki model baru. Tapi harus seluruh komponen, termasuk bushing strut bar, swing arm dan lateral rod, jika ingin merasakan kenyamanan yang berbeda.

Satu faktor tak kalah penting, peredaman kabin. Insulasi berbahan aspal ditambahkan di area panel dasbor atau firewall, lorong transmisi dan di bawah dek belakang. Kebisingan kabin dikatakan berkurang 1 sampai 2 db. Tadinya di model lama sebesar 49 db, sekarang menjadi 47 db. Dari yang saya rasakan, memang lebih kedap. Terutama suara dari kolong dan sedikit menghalangi dengung gardan belakang.

Mesin dan transmisi Avanza baru tidak berubah. Veloz 1.5 memakai mesin 2NR-VE 4-silinder 1,5-liter bertenaga 104 PS dan torsi 136 Nm. Pilihan transmisinya ada manual 5-speed atau otomatis 4-speed konvensional. Namun mesin mendapat tuning ECU dan penambahan sensor oksigen untuk memenuhi regulasi Euro 4. Setelah dirasakan, tidak ada pengaruhnya pada performa mesin. Ulasan lebih lengkap soal impresi berkendara Toyota Veloz sepanjang pengetesan, ada di rubrik Road Test. (Odi/Van)

Baca Juga: Opsi Mobil Bekas Seharga Nissan Livina VL

Jelajahi Toyota Avanza

Toyota Avanza Rp 200,2 - Rp 230,35 Juta Cicilan : Rp 4,57 Juta

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store