• Wishlist

DFSK Siapkan Produk Baru, Perkuat Segmen Komersial?

DFSK Siapkan Produk Baru, Perkuat Segmen Komersial?

DFSK dikabarkan bakal meluncurkan produk baru. Namun, sampai saat ini pabrikan asal Cina itu masih menutup rapat informasinya. Walau begitu, sebelum meluncur, foto-foto yang diduga produk anyarnya sudah tersebar di sosial media. Berwujud minibus bak Daihatsu Luxio dan GranMax. Apakah bakal jadi mobil penumpang atau mobil niaga?


Unggahan salah satu akun yang diduga sales DFSK, yakni @feri_dfsk menampilkan tampak depan dan belakang mini van. Jika melihat spyshot, ia diprediksi menyasar segmen komersial atau fleet. Wujud belakangnya menunjukkan kaca tetap dan pintu geser. Kalau merunut produk Dongfeng di luar sana, wujud foto bocoran menyerupai model C37 yang dipasarkan di Cina.


Dogfeng C37 diduga segera beredar di Indonesia


Namun, foto tampang menunjukkan dua kisi-kisi terpisah satu palang, justru mirip model EC35. Jika benar, ini adalah model bertenaga listrik yang berbentuk blind van. Sementara C37 memiliki wajah dengan grille dipartisi dua palang horizontal. Masih belum jelas model mana yang bakal ditawarkan oleh DFSK. Namun EC35 sendiri mengadopsi basis dari C37. Bisa jadi keduanya bakal mengisi lini DFSK Indonesia.


C37 sendiri hadir sebagai mobil yang dapat mengangkut penumpang, dengan konfigurasi tempat duduk 7, 8, 9 hingga 11. Cocok untuk dijadikan angkutan travel atau operasional. Secara dimensi, panjangnya 4.500 mm, lebar 1.680 mm dan tinggi 1.960 mm. Wheelbase yang ditawarkan 3.050 mm. Bobot bersih mencapai 1.290 kg, dan gross weight 1.970 kg. Dimensi itu lebih besar dari Luxio, dengan panjang mendekati ukuran Toyota Alphard. Bahkan jarak antar poros roda sebanding dengan Alphard. Dengan ukuran sebesar itu, harusnya menawarkan kelapangan mumpuni, lantaran bentuknya kotak dengan hidung pesek.


Mengacu spesifikasi dari luar, jantung mekanis yang digunakan berkode DK15-06VVT berkubikasi 1,5-liter. Tenaga dihasilkan 115 PS dan torsi 148 Nm. Seluruh daya disalurkan ke roda belakang melalui sistem transmisi manual 5-speed. Guna memastikan mobil dapat berjalan jauh, dibekali tangki berkapasitas 55 liter.


Baca Juga: DFSK Pastikan Virus Corona Tak Ganggu Rantai Pasokan Mobil di Tanah Air


minibus atau minivan baru DFSK


Unit yang dipasarkan di Cina juga mempunyai opsi mesin diesel SFD12B. Volume ruang mesin 1,3-liter, memproduksi daya dorong 75 PS dan momen puntir 190 Nm. Transmisi, kapasitas bahan bakar dan kecepatan puncak sama dengan versi bensin. Tak diketahui jenis mesin yang bakal disuguhkan di Indonesia. Besar kemungkinan versi turbodiesel, mengingat pikap DFSK Supercab menggendong unit yang sama.


Peranti penghenti laju standar mobil penumpang dan komersial. Berupa rem cakram di depan dan tromol di belakang. Suspensi memakai Macpherson Independent Suspension di depan, sementara buritannya Five-bar Rear Non-independent suspension.


Model EC35 memiliki dimensi sama dengan C37. Namun, karena menjadi pengangkut barang, ruang belakang tak diisi kursi. Dimensi kargo, 2.570 x 1.440 x 1.270 mm dengan kapasitas bagasi mencapai 4.800 liter. Urusan dapur pacu, ia dilengkapi motor yang menyemburkan tenaga 81 PS dan torsi 191 Nm. Ini disokong baterai 41,4 kWh agar mampu menempuh jalan sejauh 290 km (baterai penuh sampai habis).


Mobil listrik komersial Dongfeng


Wujudnya yang bak pinang dibelah dua, harusnya bisa diubah menjadi bergaya mobil penumpang seperti C37. Sayang, informasi ini masih belum bisa dipastikan. Sedang di pasar luar, EC35 memang baru ditawarkan sebagai kendaraan elektrik niaga pengangkut barang saja. Informasi jelas, harus menunggu perkenalan atau peluncuran resminya. Disinyalir, palagan Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020 Maret mendatang bakal jadi panggung debutnya. Lantaran DFSK berniat melakukan peluncuran produk baru di sana. Kita nantikan saja. (Hfd/Tom)


Sumber foto: Instagram @feri_dfsk, Dongfeng-global


Baca Juga: DFSK Glory 560, Lawan Sepadan yang Harganya Lebih Murah dari Suzuki XL7