• Wishlist

BMW 3-Series Hybrid Siap Diproduksi

BMW 3-Series Hybrid Siap Diproduksi

Mobil dengan teknologi hybrid sepertinya masih menjadi hal yang masuk akal untuk diproduksi oleh produsen mobil. BMW 3-Series menjadi mobil terbaru di Eropa, yang kebagian memiliki varian dengan sistem penggerak yang menggabungkan motor listrik dengan mesin konvensional.


Lebih dari itu varian yang disebut BMW 330e iPerformance ini juga dibekali teknologi plug-in hybrid yang lebih canggih, plus mesin konvensional dengan turbocharger. Inilah kendaraan dengan teknologi hybrid plug-in keempat setelah BMW 740e yang entah kapan akan diluncurkan, 225xe (Active Tourer hybrid), dan X5 xDrive40e.


3-series hybrid ini sangat irit BBM


Menurut BMW, varian tambahan dari 3-Series ini akan menyuguhkan standar tertinggi dalam hal kedinamisan dan efisiensi. Kami tidak tahu apa maksudnya, dan hanya bisa memperkirakan bahwa mobil ini akan sangat menyenangkan dikendarai. Kesimpulan tersebut diambil dari pengalaman kami mengendarai 3-Series sebelumnya, yang memang berperilaku menyenangkan, ditambah dengan efisiensi sebuah mobil hybrid.


Merujuk spesifikasi yang dikeluarkan dari BMW, mesin konvensionalnya berkonfigurasi empat silinder, dengan tenaga maksimum 184 hp, dengan imbuhan teknologi BMW TwinPower turbocharger. BMW tidak memberikan informasi mengenai mesin mana yang mereka gunakan, namun jika merujuk pada ‘daftar menu’ mesin BMW yang ada sekarang, kemungkinan besar menggunakan seri B48 yang dimodifikasi agar bisa bersinergi dengan motor listrik berkekuatan 88 hp dan torsi 250 Nm. Motor listrik ini diletakan diantara mesin dan gearbox 8-speed otomatis, dan akan menyalurkan semua tenaga ke roda belakang.


MEsin 3-series dengan teknologi edrive


Dengan penggerak roda belakang dan juga distribusi bobot itulah, BMW mengklaim mobil ini terasa lebih meyakinkan dikendarai kapanpun dan dalam kondisi apapun. Teknologi canggih yang tertanam di dalamnya, memungkinkan 330e untuk dikendarai lebih jauh dengan menggunakan motor listrik.


Sistem plug-in hybrid yang disebut sebagai eDrive Technology ini adalah hasil penyempurnaan dari dua mobil berpenggerak listrik/hybrid, i3 dan i8. Pada 3-Series, teknologi ini memungkinkan mobil untuk berjalan hanya dengan tenaga baterai, sejauh 40 km, dengan kecepatan maksimum 120 kpj, dalam mode berkendara yang disebut MAX eDrive.


Sebagai kendaraan plug-in hybrid, mobil ini dibekali kabel pengisian ulang yang tinggal Anda pasangkan dengan soket listrik rumah tangga biasa. Baterai akan terisi penuh dalam waktu tiga jam untuk pengisian normal, atau 2 jam 12 menit dengan menggunakan peranti BMW 360 ELECTRIC.


Selain itu, sistem bernama Proactive Driving Assistant akan membuat pengendaraan mobil dengan panjang 4,6 meter ini semakin efisien. Sistem ini bekerja berdasarkan panduan GPS, dan mengatur bagaimana sistem hybrid akan bekerja, dalam arti seberapa besar tenaga yang dikeluarkan, dan sebagainya. Proactive Driving Assistant bekerja secara kontinyu, dengan memonitor data pada sistem navigasi seperti batas kecepatan, informasi lalu lintas, dan sebagainya. Dari situ, Proactive Driving Assistant akan memberikan saran, mode mana yang lebih pas dengan kondisi lalu lintas di hadapan.


inilah layout 330e plug-in hybrid


BMW 330e iPerformance akan dijual di pasar Amerika Serikat pada musim panas yang akan datang, dan kini sedang disiapkan untuk masuk lini produksi. Dan kalau Anda berminat dengan mobil yang mampu merengkuh 52 km hanya dengan satu liter bahan bakar ini, mari berharap BMW Indonesia mau menjualnya, meski kami yakin harganya pasti luar biasa.

Jelajahi BMW 3 Series Sedan

BMW 3 Series Sedan Rp 976 Juta - Rp 1,12 Milyar Cicilan : Rp 22,27 Juta

Bandingkan & Rekomendasi