Ragam Mobil Elektrifikasi Tersedia di Tanah Air (Part-1)

Ragam Mobil Elektrifikasi Tersedia di Tanah Air (Part-1)

Elektrifikasi menjadi masa depan dunia otomotif. Pabrikan mulai banyak menciptakannya. Bahkan, beberapa produsen di Tanah Air pun juga telah memasarkan Walau memang harganya tak semurah model konvensional. Namun, keberadaannya sangat berkontribusi terhadap lingkungan, ditambah benefit penghematan pengeluaran untuk membeli bahan bakar fosil. Apa saja pilihannya?

Toyota C-HR Hybrid

SUV hibrida kompak Toyota ini berbanderol Rp 546,290 juta, melengkapi varian mesin konvensional yang duluan meluncur. Cocok untuk penggunaan perkotaan, panjangnya 4.360 mm, lebar 1.795 mm dan tinggi 1.565 mm. Ruang dalam kabin tetap lapang, mampu mengangkut lima penumpang dan masih menyisakan bagasi bervolume besar di belakang. Berkat pengaturan jarak sumbu roda 2.640 mm.

Desain eksentrik tersaji. Sengaja dilakukan, Toyota beralasan mobil CH-R Hybrid ditujukan untuk pelanggan berjiwa muda. Garis bodinya modern, terlihat dari wajah tajam berkat komponen beraksen serba langsing. Tak hanya itu, teknologi terkini ikut dibenamkan. Sektor penerangan misalnya, menganut Bi-beam LED headlamp dengan Auto Leveling. Sudut pencahayaan disesuaikan secara otomatis mengikuti beban yang diterima mobil. Seluruh tampilan disempurnakan pelek 17 inci berpalang sporty two-tone dan berbalut ban 215/60.

Lantaran hybrid, berarti ada dua jantung mekanis. Model pembakaran konvensional mengusung 2ZR-FXE berkonfigurasi empat silinder 1,8 liter VVT-i. Output tak begitu besar, cuma 100 PS di 6.400 rpm dan torsinya 142 Nm di 4.000 rpm. Sementara motor listrik tunggalnya menghasilkan 36 PS. Saat dikombinasikan, performanya pun mumpuni. Seluruh daya disalurkan ke roda lewat transmisi CVT 7-speed. Guna menciptakan perjalanan mulus tanpa ada rasa entakan akibat perpindahan gigi layaknya otomatis konvensional.

Di dalam tak kalah futuristic, siluet meliuk menghadirkan nuansa layaknya kokpit pesawat luar angkasa. Di tengah dasbor terpajang head unit yang dapat terhubung smartphone. Paling menarik panel instrumennya, ditemani layar 4,2 inci TFT color untuk menampilkan informasi lengkap kendaraan. Mengakses kabin tak repot, lantaran sudah keyless. Pastinya dipadukan start/stop button untuk menyalakan-mematikan mesin. Fitur praktis lainnya Electronic Parking Brake. Menggantikan tuas rem tangan dengan tombol ungkit.

Keselamatan pengguna menjadi perhatian utama. Beragam fitur perlindungan dibenamkan. Pertama Rear Cross Traffic Alert (RCTA) yang membantu menginformasikan kedatangan kendaraan lain Ketika keluar dari parkir mundur. Ini turut didukung Blind Spot Monitor (BSM) yang punya fungsi sama, tapi aktif saat berkendara. Pengendalian dipastikan stabil berkat Traction Control dan Vehicle Stability Control (VSC). Kemudahan saat berakselerasi di tanjakan turut didukung Hill-start Assist Control (HAC). Perangkat umum lainnya, seperti Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake-force Distribution (EBD), dan Brake Assist (BA) tak lupa dipasang, untuk memaksimalkan kinerja rem.

Toyota Corolla Altis Hybrid

Bila menambah Rp 40 jutaan dari harga Toyota C-HR Hybrid, Anda bisa mendapatkan Corolla Altis Hybrid. Ya, varian dari lini Corolla ini dipatok Rp 586,250 juta. Tampilannya lebih mewah, selain karena faktor sedan, garis desainnya dibuat futuristik. Mengusung platform TNGA (Toyota New Generation Architecture), ada sedikit kemiripan dengan model Camry dan Supra. Dimensinya cukup kompak, panjang 4.630 mm, lebar 1.780 mm, dan tinggi 1.435 mm.

Wajahnya dihiasi lampu LED dengan daytime running light J-shape. Perangkat penerangan didukung fitur Auto High Beam, yang otomatis mengubah penerangan dari high ke low saat terdeteksi ada mobil dari arah berlawanan. Masuk ke kabin tak perlu mengeluarkan anak kunci, lantaran keyless. Corolla Altis Hybrid dibekali head unit 7 inci dengan segudang kemampuan. Tak hanya dapat memutar multimedia dan dihubungkan ke smartphone. Tapi juga mengaktifkan fungsi mobil seperti kunci pintu dan AC. Pengaturan suhu sudah dua zona. Pada sisi pengemudi, diperkuat head-up display, electronic parking brake dengan fungsi hold. Semua dapat dijangkau dengan mudah.

Perjalanan jauh dibikin senyaman mungkin. Dynamic Radar Cruise Control (DRCC) mengizinkan pengemudi melepaskan kaki dari pedal gas ketika melaju di jalan bebas hambatan. Tak perlu khawatir menabrak, soalnya fitur bersifat dinamis, akan menyesuaikan kecepatan mengikuti kendaraan di depan. Lainnya adalah Lane Departure Alert dengan Steering Control, dapat mengintervensi pengendalian ketika mobil keluar jalur. Sisanya sama dengan C-HR Hybrid : BSM, RCTA, ABS, EBD, BA, VSC dan Hill Start Assist (HSA). Masih ketambahan Pre Collision System (PCS) yang tak hanya memperingatkan pengemudi saat mau menabrak, tapi juga mengambil alih dengan mengaplikasikan rem. Keselamatan makin mumpuni berkat tujuh airbag yang mencakup hingga baris kedua.

Jantung mekanis? Semburan tenaganya terbilang besar. Mesinnya sama dengan C-HR Hybrid, tapi outputnya 95 PS pada 5.200 rpm dan torsi 141 Nm di 4.000 rpm untuk dapur pacu pembakaran fosil. Motor listrik yang jauh berbeda, menciptakan 72 PS dan momen puntir 162 Nm. Kinerjanya sendiri dapat dikontrol sesuai kebutuhan leat mode berkendara, terdiri dari : Normal, Eco, Sport dan EV.

Toyota Camry Hybrid

Masih di lini Toyota, ada Camry Hybrid yang menyasar segmen sedan premium. Dilego Rp 842,150 juta, pelanggan dapat merasakan muncratan tenaga mumpuni. Pasalnya, mesin berkode A25A-FXS bervolume silinder 2,5 liter, mampu mengail daya tertinggi 178 PS di 5.700 rpm dan torsi 220 Nm di rentang 3.600 sampai 5.200 rpm. Ini masih didongkrak motor elektrik yang menciptakan 202 Nm. Energi tersalurkan melalui otomatis 6-speed sequential yang responsive dan pintar.

Nuansa lebih sporty ketimbang elegan terpancar kuat pada eksterior. Grille dengan palang bertumpuk hingga bumper menguatkannya. Aura sama juga terasa di belakang. Ketambahan moonroof yang memberikan kesan premium. Keseluruhan Camry Hybrid atraktif dilihat dari sudut manapun. Model anyar ini mendapat beragam pembaruan. Terutama dimensi. Bodinya lebih bongsor, kini dengan panjang 4.885 mm, lebar 1.840 mm dan tinggi 1.455 mm. Jarak sumbu roda diset 2.825, memastikan kelapangan ruang di dalam.

Akses ke kabin sudah keyless. Di dalam, pengguna bakal disambut dasbor T-Shaped yang dirancang secara stylish dan lebih ramping. Memastikan visibilitas pengemudi lebih luas. Head unit layar sentuh 8 inci terhubung dengan Sembilan sepiker JBL. Di sini juga menjadi tempat untuk mengaktifkan Nano-E Air Purifier. Kemudahan pengemudi mengetahui informasi tentang mobil disokong Multi Information Display (MID) 7 inci plus Head Up Display (HUD). Sementara sistem pendingin triple zone menemani layer touchscreen di kursi belakang. Ragam fitur keselamatan tak jauh berbeda dengan dua model Toyota di atas. Misalnya Blind Spot Monitor, Rear Cross Traffic Alert, Brake Hold Function , ABS, EBD, BA, VSC dan HSA. Tersedia pula tujuh airbag : front, side, curtain dan knee; kamera belakang dan sensor parkir.

Mitsubishi Outlander PHEV

Outlander PHEV menjadi satu-satunya unit elektrifikasi yang ditawarkan Mitsubishi. Pabrikan berlambang tiga berlian itu memilih segmen SUV, mengingat tengah berkembang dan memiliki kemampuan menjajal berbagai kondisi jalan. Banderolnya terbilang fantastis, mencapai Rp 1,304 miliar. Tubuh besarnya memiliki panjang 4.695 mm, lebar 1.800 mm dan tinggi 1.710 mm. Jarak sumbu roda 2.670 mm tak hanya membuat ruang di dalam luas, tapi juga membuatnya mudah melintasi medan tak rata. Gaya Dynamic Shield diaplikasikan pada wajah. Grille palang tebal dengan bumper beraksen rumit. Sisanya tak jauh berbeda dengan model-model Mitsubishi lain. Siluet membulat yang menyemburkan aura sporty mewarnai bodi.

Hadirnya sunroof memberikan nuansa premium. Rasanya makin kuat ketika fitur-fitur lain dioperasikan. Seperti tailgate elektrik yang bikin praktis saat memasukkan barang. Pengemudi pun dijamu beragam tombol dan tuas. Paddle shift contohnya. Tapi bukan untuk mengganti gigi, melainkan mengatur tingkat regenerative braking. Setidaknya terdapat enam level. Semakin kuat tekanan, energi terpanen semakin tinggi. Kemudian Cruise Control adaptif yang dikontrol lewat switch di kemudi. Pada konsol tengah tak hanya diisi ruas transmisi otomatis, tapi juga dua tombol mode berkendara sistem elektrik.

Teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), artinya model Mitsubishi ini mengandalkan motor listrik untuk memutar roda. Sementara dapur pacu berbahan bakar fosil dapat bekerja dalam dua cara. Sebelum dijabarkan, kita ketahui dulu spesifikasinya. Mesin 4B12 DOHC MIVEC berkubikasi 2,4 liter yang dipakai sanggup memunculkan daya 128 PS dan torsi 199 Nm. Sementara motor ganda menghadirkan output berbeda. Di muka perangkat berkode S61 mengeluarkan 82 PS, sementara di belakang Y61 sebesar 95 PS. Ketika bekerja berbarengan energi dorongnya 239 PS.

Ada tiga mode berkendara. Pertama EV drive mode. Motor listrik akan bekerja menghasilkan tenaga tanpa menghidupkan jantung mekanis konvensional. Lalu Hybrid mode, yang menginisiasi mesin bekerja untuk mengisi daya baterai. Terakhir parallel. Tenaga darinya dikonversi langsung menjadi putaran roda, sambil sesekali disokong motor listrik. Penggunaan dua motor listrik menjadikannya berpenggerak seluruh roda. Ada sebutan khusus buatnya, S-AWC. Secara dinamis, penyaluran output diatur ke roda yang lebih membutuhkan. Pengendalian pun lebih stabil, terutama saat menikung.

Ragam fitur jangan ditanya. Outlander PHEV yang menganut struktur Reinforced Impact Safety Evolution (RISE) dibenamkan tujuh kantung udara, ASC (Active Stability Control), FCM (Forward Collision Mitigation system), BSW (Blind Spot Warning), Automatic High-Beam (AHB), Ultrasonic Misacceleration Mitigation System (UMS), Keyless Operation System (KOS), Electric Parking Brake with Brake Auto Hold, Multi Around Monitor. Makin menarik karena model ini dapat dijadikan generator, memberi daya perangkat elektronik eksternal. Berdaya 1.500 watt, cukup untuk menyalakan lampu rumah hingga AC. (Hfd/Tom)

Baca juga: Pilihan SUV Terjangku ber-Ground Clearance Lebih dari 200 mm

Contents

Muhammad Hafid

Muhammad Hafid

Muhammad Hafid, atau biasa dipanggil Hafid adalah jurnalis otomotif berpengalaman. Pengetahuannya tidak hanya terbatas di teknis otomotif roda empat, tapi juga roda dua dan industri secara keseluruhan. Beberapa media pernah menjadi tempat baginya menyalurkan bakat dan pengetahuan, sebelum akhirnya bergabung bersama OTO.com awal Oktober 2018.

Baca Bio Penuh

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS 2026

Tren & Pembaruan Terbaru

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature

Mobil Pilihan

  • Yang Akan Datang
  • MG 3 hev
    MG 3
    Rp 203,04 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Mitsubishi Xpander Hybrid hev
    Mitsubishi Xpander Hybrid
    Rp 405,5 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Atto 4 ev
    BYD Atto 4
    Rp 464,33 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Neta U ev
    Neta U
    Rp 463,76 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • CHERY TIGGO 4 PRO
    CHERY TIGGO 4 PRO
    Rp 457,02 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
  • INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    11 Feb, 2026 .
  • GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
    GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
    04 Feb, 2026 .
  • HONDA PRELUDE 2026: 5 HAL MENARIK MENGAPA MOBIL INI PANTAS DIBELI
    HONDA PRELUDE 2026: 5 HAL MENARIK MENGAPA MOBIL INI PANTAS DIBELI
    04 Feb, 2026 .
  • KUPAS TUNTAS MAZDA6e FASTBACK DI SINGAPURA, KAPAN BAKAL MASUK PASAR INDONESIA?
    KUPAS TUNTAS MAZDA6e FASTBACK DI SINGAPURA, KAPAN BAKAL MASUK PASAR INDONESIA?
    19 Jan, 2026 .
  • PREDIKSI SPESIFIKASI NEW KIA CARENS 2026 BUAT PASAR INDONESIA
    PREDIKSI SPESIFIKASI NEW KIA CARENS 2026 BUAT PASAR INDONESIA
    19 Jan, 2026 .
  • TEST JETOUR T2 DI 2 ALAM BERBEDA
    TEST JETOUR T2 DI 2 ALAM BERBEDA
    07 Jan, 2026 .
  • COBAIN CHERY J6T PAKAI OBSTACKLE JALUR OFFROAD, BEGINI SENSASINYA!
    COBAIN CHERY J6T PAKAI OBSTACKLE JALUR OFFROAD, BEGINI SENSASINYA!
    30 Dec, 2025 .
  • FIRST DRIVE HONDA PRELUDE: DEFINISI SPORTSCAR RAMAH PAKAI
    FIRST DRIVE HONDA PRELUDE: DEFINISI SPORTSCAR RAMAH PAKAI
    30 Dec, 2025 .
  •  Veloz Hybrid EV Lintas Nusa (Eps 3): Menantang Batas, Sisir Jalur Magis Banyuwangi ke Gunung Bromo
    Veloz Hybrid EV Lintas Nusa (Eps 3): Menantang Batas, Sisir Jalur Magis Banyuwangi ke Gunung Bromo
    22 Dec, 2025 .
  • NEW TOYOTA VELOZ HYBRID: CEK KELENGKAPAN SEMUA VARIAN
    NEW TOYOTA VELOZ HYBRID: CEK KELENGKAPAN SEMUA VARIAN
    10 Dec, 2025 .
Tonton Video Mobil

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Industri Kaca Nasional Desak Pemerintah Tinjau Ulang Rencana Impor 105.000 Unit Mobil dari India
    Industri Kaca Nasional Desak Pemerintah Tinjau Ulang Rencana Impor 105.000 Unit Mobil dari India
    Editorial, Hari ini
  • Audi RS5 Terbaru Siap Lawan M3, Klaim Sebagai "Hot PHEV"
    Audi RS5 Terbaru Siap Lawan M3, Klaim Sebagai "Hot PHEV"
    Muhammad Hafid, Hari ini
  • Bburago Bakal Lebih Serius Garap Pasar Indonesia, Fokus Lokalisasi dan Ekspansi Skala
    Bburago Bakal Lebih Serius Garap Pasar Indonesia, Fokus Lokalisasi dan Ekspansi Skala
    Wahyu Hariantono, Hari ini
  • Alasan Keselamatan, Cina Larang Gagang Pintu Mobil Tersembunyi Mulai 2027
    Alasan Keselamatan, Cina Larang Gagang Pintu Mobil Tersembunyi Mulai 2027
    Anjar Leksana, Hari ini
  • Terobosan Logistik Hijau di Jalur Emas, Kalista dan Toyota Tsusho Ujicoba Truk EV Heavy Duty
    Terobosan Logistik Hijau di Jalur Emas, Kalista dan Toyota Tsusho Ujicoba Truk EV Heavy Duty
    Setyo Adi, Hari ini

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature
  • Toyota Raih 2.793 SPK selama IIMS 2026, Mobil Keluarga Paling Dominan
    Toyota Raih 2.793 SPK selama IIMS 2026, Mobil Keluarga Paling Dominan
    Anjar Leksana, 23 Feb, 2026
  • Daihatsu Kirimkan 137 Ribu Mobil ke Tangan Konsumen Sepajang 2025
    Daihatsu Kirimkan 137 Ribu Mobil ke Tangan Konsumen Sepajang 2025
    Anjar Leksana, 18 Feb, 2026
  • Wuling Darion PHEV Dimodif Sederhana untuk Menunjang Mobilitas Bersama Keluarga
    Wuling Darion PHEV Dimodif Sederhana untuk Menunjang Mobilitas Bersama Keluarga
    Anjar Leksana, 17 Feb, 2026
  • Denza Kenalkan B5 Sebagai SUV PHEV Canggih untuk Market Indonesia
    Denza Kenalkan B5 Sebagai SUV PHEV Canggih untuk Market Indonesia
    Anjar Leksana, 12 Feb, 2026
  • MG Masih Sediakan Benefit Pembelian Rp100 Juta dan Program Spesial di IIMS 2026
    MG Masih Sediakan Benefit Pembelian Rp100 Juta dan Program Spesial di IIMS 2026
    Anjar Leksana, 11 Feb, 2026
  • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Anjar Leksana, 29 Des, 2025
  • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Setyo Adi, 12 Agu, 2025
  • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Setyo Adi, 04 Des, 2024
  • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Setyo Adi, 20 Sep, 2024
  • Supaya Hemat Baterai, Terapkan Cara Mengendarai Mobil Listrik Seperti Ini
    Supaya Hemat Baterai, Terapkan Cara Mengendarai Mobil Listrik Seperti Ini
    Anjar Leksana, 06 Sep, 2024
  • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Setyo Adi, 01 Sep, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    Setyo Adi, 24 Jun, 2025
  • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Alvando Noya, 13 Jun, 2025
  • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
  • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
  • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Setyo Adi, 08 Sep, 2025
  • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
  • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    Setyo Adi, 04 Agu, 2025

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*