Lima Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli LCGC

Lima Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli LCGC

Pada umumnya, sebagian besar para first car buyer akan menyasar ke segmen mobil Low Cost Green Car (LCGC). Aspek pertimbangannya ialah harga jual yang terjangkau dan kondisi 'bugar' kendaraan baru yang tidak perlu mendapatkan 'suntikan' dana lebih guna memperbaikinya, seperti kejadian ketika meminang mobil bekas pakai. Akan tetapi, dengan banyaknya pilihan yang ada saat ini serta rentang banderol yang cukup ketat, membuat Anda kesulitan untuk memutuskan model LCGC mana yang akan dimiliki.

Melihat hal tersebut, CarBay Indonesia telah menyiapkan lima poin pertimbangan yang dapat membantu dalam rangka menemukan mobil idaman LGCC Anda sesuai dengan kebutuhan, agar tidak mengalami kekeliruan saat membelinya. Lalu, apa sajakah lima hal tersebut? Apakah hanya mengutamakan kapasitas mesin dan transmisinya? Berikut kami paparkan ulasannya.

Gaya Desain Bodi

Perhatikan desain LCGC

Aspek pertama adalah selera Anda terhadap sebuah mobil, pada line-up LCGC, mayoritas konsep rancang bangunnya mengusung tema city car dengan 4 pintu dan 2 baris bangku, akan tetapi ada juga yang berwujud berupa Low MPV dengan perbedaan pada jumlah baris bangku yang lebih banyak. Dari segi eksteriornya pun tidak kalah menarik, karena tetap memancar aura yang modern dan juga menarik.

Bila lebih menyukai konsep mobil compact dan sporty, Agya, Ayla, Brio Satya dan GO Panca bisa menjadi pilihan. Tetapi, jika terobsesi dengan 'kei car' di Jepang yang kesan nya 'boxy' Karimun Wagon R dan AGS pun boleh dipinang, serta ketika terpincut dengan konsep MPV maka GO+ Panca dapat jadi pilihan. Karena mengusung wujud gaya yang berbeda-beda, otomatis angka dari dimensinya juga berbeda terutama dari ketinggian atap dan panjang dari bodi. Secara singkat, atap paling tertinggi diraih oleh Karimun Wagon R series dan gelar bodi terpanjang dipegang oleh GO+ Panca.

Mengapa desain eksterior menjadi hal pertama yang perlu diperhatikan? Karena setiap orang memiliki penilaian dan perspektif berbeda dalam bidang desain. Sehingga, kami menganjurkan untuk menimbang aspek ini terlebih dahulu sebelum beralih ke dalam perhitungan lainnya. Perlu ditambahkan juga, pilihan warna bodi turut mempengaruhi psikologi desain. Seperti kelir eksterior berwarna gelap dapat membuat mobil jadi lebih kecil dan warna terang, menjadikan kesan lebih besar.

Akomodasi Kabin

perhatikan kemampuan kabin LCGC

Langkah berikutnya adalah memeriksa keleluasan kabin termasuk juga volume bagasinya. Hal ini diperlukan mengingat dimensi bodinya yang compact sehingga perlu penyesuaian menurut kebutuhan Anda. Akan tetapi perlu diingat jika LCGC bukanlah kendaraan bergenre multi fungsi seperti MPV sehingga berbeda pula metode saat mencobanya. Pengujiannya lebih khusus kepada aspek 'headroom', jarak antara kepala dengan langit-langit dan 'leg room', ruang gerak kaki ketika duduk pada bangku baris kedua. Mengapa hanya baris kedua? Karena produk LCGC tidak dilengkapi dengan fasilitas pengaturan bangku maju-mundur, dengan demikian ruang yang tersaji tadi sudah berstatus permanen.

Nah setelahnya, mari bergeser ke bagasi. Bagi Anda yang sering beraktifitas dengan membawa banyak barang bawaan, tentunya membutuhkan daya tampung bagasi yang memadai. Namun, lagi-lagi karena dimensi, luasnya pun menjadi terbatas. Jika memerlukan volume yang berlimpah, silahkan melipat bangku baris kedua dengan konsekuensi mengurangi daya tampung hingga 3 orang penumpang sekaligus atau pilihan alternatifnya ialah meminang LCGC bertipe 3 baris, sehingga baris terakhirnya dapat disulap menjadi ruang penyimpanan yang lapang dan bisa juga menjadi tempat duduk tambahan.

Kami memberikan saran, bila kegiatan harian Anda membutuhkan mobilitas yang tinggi tanpa menghiraukan bagasi, pilihan LCGC 2 baris dinilai sangat cukup, akan tetapi jika daya tampung bawaan menjadi prioritas karena merupakan keluarga kecil ataupun sering berkendara dengan kondisi penumpang lebih dari 5 orang maka LCGC 3 baris bisa dijadikan referensi.

Perfoma Mesin & Transmisi

Performa mesin LCGC

Saatnya melihat depot tenaga dari LCGC, secara keseluruhan semua model LCGC mengusung mesin peminum bensin dengan perbedaan pada jumlah silinder dan kapasitasnya. Mayoritas mobil di segmen ini didukung dengan jantung mekanis 3 silinder segaris dan hanya satu model saja yang berkonfigurasi 4 silinder segaris. Lalu, berbicara kekuatannya, 3 model diantaranya masih mengusung mesin berkapasitas 1.0 L dan sisanya menginstalasi kapasitas yang lebih besar yakni mesin 1.2L.

Apakah kelebihan dari mesin 3 silinder, sehingga banyak produsen mengaplikasikannya? Yang pertama ialah kompetensinya untuk menyajikan konsumsi bahan bakar yang efisien, memproduksi tenaga sejak putaran rpm rendah dan tentunya biaya perawatan yang terjangkau berkat penggunaan komponen yang lebih ringkas bila dibandingkan mesin 4-silinder yang umumnya diperuntukkan mengejar tenaga besar.

Guna mendistribusikan tenaganya, segmen mobil ini telah dilengkapi dengan dua pilihan transmisi yakni manual 5-percepatan atau otomatis. Namun, yang jadi menarik, walau sama-sama bertransmisi otomatis, tetapi rupanya, metode pengoperasiannya berbeda. Pada duo astra, yakni Toyota Agya dan Daihatsu Ayla, sistem transmisi otomatisnya berkonsep konvensional dengan 4-percepatan, sedangkan pada Suzuki Karimun Wagon R AGS menganut pola transmisi semi otomatis AMT (Automated Manual Transmission) dan Honda New Brio Satya dengan pemindah daya otomatis CVT (Continous Variable Transmission). Walau berbeda metodenya, namun garis besarnya tetap sama yakni memudahkan saat dikendarai dan tetap mengusung huruf P, D, N dan R.

Layanan Purna Jual

Layanan purna jual lcgc

Yang termasuk ke dalam layanan purna jual atau after-sales service adalah perawatan berkala, jaringan dealer dan rentang waktu garansi yang berlaku. Sebelumnya, CarBay Indonesia telah memaparkan biaya perawatan berkala aneka LCGC dari rentang 0 km - 30.000 km dan juga 40.000 km – 60.000 km. Dengan informasi tersebut, Anda bisa menghitung besaran estimasi pengeluaran yang harus disiapkan dalam rangka menjaga performa mobil tetap prima. Selain itu, salah satu persyaratan agar jaminan garansi tetap berjalan adalah dengan melaksanakan perawatan berkala di bengkel resmi, sehingga mau tidak mau Anda perlu mempersiapkan pengeluaran service rutin tersebut.

Masih mengenai perawatan berkala, pihak ATPM pun hanya merekomendasikan konsumennya untuk menjalankan service di bengkel resmi sehingga keberadaan jaringan dealer menjadi penting, khususnya bagi Anda yang berdomisili di luar kota-kota besar. Apabila di daerah tersebut terdapat pusat pelayanannya, maka Anda tidak perlu usaha lebih untuk mengunjunginya dan tidak perlu khawatir akan ketersediaan suku cadang yang dibutuhkan serta 'support' ketika mengalami kesulitan di perjalanan.

Yang berikutnya adalah masa jaminan yang dirilis oleh produsen. Informasi tersebut biasanya tertera di bagian bawah dari tabel spesifikasi di brosur. Akan tetapi pada umumnya, periode garansi LCGC adalah 3 tahun (36 Bulan) atau 100.000 km dengan catatan mana yang tercapai lebih dahulu dan tentunya telah memenuhi segala syarat serta kondisi yang tertera di buku manual pemilik.

Fasilitas Penunjang

PErhatikan fitur LCGC

Untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau, biasanya konsumen akan rela meminang edisi terendah dari sebuah model mobil, tentunya dengan mengeliminasi fitur. Namun, khusus di segmen ini, alangkah bijak untuk menimbangnya terlebih dahulu. Supaya, tidak menambah pengeluaran tambahan bagi Anda untuk melengkapinya usai melakukan pembelian. Adapun, yang termasuk ke dalam kategori kelengkapan penunjang yang kami maksud ialah pendingin udara (air conditioner), power steering pada lingkar kemudi, power window pada pintu depan dan juga head unit atau peranti hiburan berkendara.

Meski bukan menjadi hal yang wajib, akan tetapi melalui kehadiran fasilitas di atas, bisa berdampak pada aspek kenyamanan berkendara. Dimana perannya adalah memudahkan dan juga tidak membuat lelah pengendara maupun penumpang, seperti air-conditioner yang menyejukkan kabin saat cuaca panas, power steering yang memudahkan mobil untuk bermanuver dijalanan yang sempit ataupun di kepadatan lalu lintas, head unit yang memecah kebosanan di perjalanan dan mendengarkan informasi terkini serta pemutar kaca elektrik yang memudahkan ketika membayar tol ataupun mengambil tiket.

Jadi mari diperiksa dengan seksama item-item penunjang tersebut pada bagian spesifikasi brosur atau bisa bertanya langsung kepada tenaga penjual. Jika masih kurang menyakinkan dan sekiranya memang fasilitas tersebut dirasa masih belum diperlukan, kami sarankan untuk menjajal langsung mobil idaman Anda, terutama untuk varian paling standar dari LCGC.

Setelah menelusuri kelima hal yang perlu diperhatikan di atas, Apakah Anda sudah memutuskan model mobil LCGC mana yang sesuai dengan kebutuhan untuk membeli mobil?

Baca Juga: Perbandingan Biaya Perawatan Low MPV

Foto: HPM, Suzuki Indomobil, Datsun Indonesia, Astra Daihatsu, TAM

GIIAS 2021

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil