Adu Kelengkapan Fitur dan Performa MG ZS Lawan Honda HR-V

Adu Kelengkapan Fitur dan Performa MG ZS Lawan Honda HR-V

Pasar otomotif kedatangan pemain baru. Morris Garage (MG). Merek asal Inggris yang kini dikelola perusahaan China, SAIC. Pabrikan ini mencoba menembus pasar dengan produk perdana di segmen SUV, bernama ZS. Jalannya memang tak mudah, pesaing di levelnya banyak. Salah satunya HR-V yang merupakan model dari brand raksasa asal Jepang, Honda.


ZS datang dengan persenjataan lengkap. Namun, yang membuatnya langsung menarik perhatian adalah harga sangat kompetitif. Tersedia dalam dua varian, termahalnya disebut Ignite yang dilego Rp 289,8 juta (OTR DKI Jakarta). Sedangkan HR-V untuk opsi termurahnya saja sudah jauh di atas. Ya, tipe S bertransmisi manual dipatok RP 297 juta. Namun, kami tidak akan menggunakannya sebagai pembanding. E Special Edition kami pilih, lantaran menjadi varian terlaris dengan harga Rp 348,3 juta. Dengan nilai segitu, lantas apa yang didapat pelanggan?


MG ZS eksterior


Dimensi & Desain


HR-V tampaknya lebih mudah melintasi jalan perkotaan yang padat dan terkadang sempit. Punya panjang, 4.294 mm, lebar 1.772 mm dan tinggi 1.580 mm; konfigurasi itu terpaut sedikit dari ZS. Mobil yang meluncur Maret 2020 memiliki panjang 4.314 mm, lebar 1.809 mm dan tinggi 1.624 mm. Soal kenyamanan juga disuguhkan HR-V. Karena jarak sumbu rodanya 2.610 mm, lebih panjang dari ZS yang menyentuh 2.585 mm. Wheelbase ini berpengaruh pada kestabilan manuver, sekaligus jadi salah satu faktor penentu kelapangan kabin.


Desain streamline disodorkan HR-V, terutama pada wajah. Merek ini tak bermain dengan grille besar berkisi-kisi, melainkan palang masif yang membentang dan menghubungkan kedua lampu. Mata tajam berkat penggunaan teknologi LED yang disusun dengan partisi. Fitur auto levelling dibenamkan, guna menjaga arah pancaran tetap sama ketika beban bertambah. Masih dihiasi daytime running light (DRL) untuk meningkatkan keselamatan di jalan dan foglamp. Di bawah terdapat bukaan dengan garis-garis horizontal paralel, mengizinkan udara ke ruang mesin. Siluet bodi landai terasa pas dengan desain hidung.


Baca juga: Dua Pilihan Hatchback Bernuansa Sporty, Pilih Kia Picanto GT Line atau Honda Brio RS?


Sisi bodi diimbuhkan fender beda warna untuk menguatkan konsep SUV. Ini disempurnakan pelek 17 inci two-tone berpalang kaku. Honda pun memilih ban berkonfigurasi 215/55. Dari samping, atapnya tampak elegan karena landai di belakang. Seolah mengikuti sedan coupe. Spion dengan sein LED yang menempel di pintu. Arah pantulan gambar bisa diatur secara elektrik, begitu pula pelipatannya. Tatanan pada buritan serupa dengan depan. Lampu kombinasi LED bermotif titik-titik yang memanjang hingga pintu bagasi. Di atap terpasang antena sirip hiu dan high mount stop lamp, sehingga pengemudi di belakang lebih jelas menerima informasi.


Review Honda HR-V Special Edition


Tak kalah atraktif, nuansa Eropa terasa kental pada ZS. Kesannya lebih tegas dan kekar. Grille besar dengan corak honeycomb menemani bukaan bawah bermotif sama. Sektor penerangan lebih belok, karena modelnya proyektor dan dilingkari DRL. Fungsi auto levelling tidak ada, tapi tersedia auto on/off yang juga membantu meningkatkan keselamatan mengemudi. Dan juga fitur follow me home light. Melewati jalan berkabut tetap percaya diri karena sokongan foglamp.


Geser ke samping terlihat pelek 17 inci. Palangnya sederhana dan tipis, mewujudkan aura lebih elegan. Sekaligus memperlihatkan perangkat pengereman di belakangnya. Fitur layaknya HR-V juga dibenamkan, seperti spion lipat elektrik dan LED high mount stop lamp. Namun, ada tambahan roof rail untuk menambatkan roof box. Masih ditambah panoramic sunroof yang menghadirkan nuansa mewah. Buritan lebih menarik lagi. Mirip-mirip mobil premium BMW. Lampu kombinasi dibuat mengalir. Bumper berkarakter tangguh dengan lekukan dalam, dan imbuhan diffuser perak. Tidak terlihat gagang pintu atau tombol untuk membuka pintu bagasi. Alih-alih pakai gaya konvensional, MG mengubah logo besar yang menempel sebagai pembuka.


Baca juga: Daihatsu Sirion vs Kia Picanto GT-Line, Saling Adu Fitur dan Desain


Interior


HR-V dilengkapi keyless guna mempermudah akses ke kabin. Sudah pasti menyalakan-mematikan mesin turut menggunakan tombol start/stop. Di dalam, pengguna akan disambut konsep elegan, karena kombinasi pelapis kulit dan fabrik. Desain dasbor simpel, tapi unik. Soalnya di depan penumpang baris pertama terdapat barisan ventilasi AC. Konsol tengah diramaikan head unit layar sentuh 8 inci. Dapat dikoneksikan dengan smartphone lewat colokan USB atau bluetooth. Untuk keluaran suara, selain mengandalkan speaker yang tertanam di baris pertama dan kedua, dimaksimalkan dua tweeter di pilar A. Pengaturan bisa dilakukan lewat tombol di kemudi, yang juga disematkan pengatur cruise control. Ya, HR-V dapat berjalan sendiri tanpa perlu menginjak pedal gas ketika mengaktifkannya.


interior Mg ZS


Masih di konsol tengah, terpasang AC berlayar digital dengan tombol. Fungsi Auto sudah tersemat, sehingga mempermudah pemilik kendaraan untuk mendinginkan kabin. Pengemudi juga lebih mudah mengatur posisi mengemudi. Pasalnya, kemudi punya fungsi tilt dan teleskopik. Lalu jok yang bisa digeser ke enam arah, meski masih dioperasikan manual. Terakhir paddle shift di belakang setir, memberikan sensasi bak seorang pembalap. Lanjut ke belakang. Areanya cukup lapang. Bangku dapat dilipat rata dengan lantai. Ini menyediakan ruang bagasi lebih besar. Keselamatan penumpang di sini tak cuma dipastikan seatbelt, tapi juga headrest pencegah whiplash.


Nuansa sama terlihat pada ZS. Tatanannya tidak kompleks. Untuk memasukinya memanfaatkan fitur keyless, begitu juga menyalakan-mematikan mesin. Sayang fitur lainnya terbilang kurang modern. Seperti pengatur AC yang masih model kenop. Head unit 8 inci tertanam dengan bingkai besar. Tombol pengatur tidak ditempatkan menempel bersamanya, tapi terpisah di bawah. Material kulit soft touch dapat ditemukan di berbagai sisi. Tersedia dalam pilihan warna single-tone atau two-tone. Pengaturan posisi berkendara tak berbeda dengan HR-V. Kemudi dilengkapi pula audio switch dan fungsi cruise control. Lalu area penumpang belakang disetel selapang mungkin. Ruang kargo terbilang masif, apalagi ketika sandaran bangku dilipat rata dengan lantai. Klaimnya mencapai 1.166 liter.


Baca juga:  Mengukur Fungsionalitas Toyota Sienta V dan Rush TRD


Mesin


Bermain di level sama, keduanya menganut mesin empat silinder berkubikasi 1,5 liter. Perbedaan outputnya terbilang imbang. HR-V yang mengusung jantung mekanis berkode L15Z6, dengan rasio kompresi 10,3:1 mampu menghasilkan tenaga 120 PS di putaran 6.600 rpm. Dibanding ZS yang menggendong dapur pacu 15S4C berkompresi lebih tinggi mencapai 11,5:1, daya dorongnya malah kalah, yakni 114 PS di 6.000 rpm. Berarti mobil besutan Honda bakal punya kecepatan puncak lebih jauh.


interior


Walau begitu, ZS mempunyai torsi sebesar 150 Nm di 4.500 rpm. Di atas HR-V sedikit yang menyemburkan 145 Nm sejak 4.600 rpm. Mobil dari merek ikonik asal Inggris itu diperkuat transmisi otomatis konvensional 4-speed, yang mengizinkan penyaluran tenaga lebih cepat, dan memberikan pengalaman bak manual karena ada hentakan. Sementara model dari Jepang mengandalkan CVT (Continuously Variable Transmission). Ini mengejar kenyamanan, karena tak bakal ada rasa perpindahan gigi lantaran menggunakan puli dan belt. Alhasil perjalanan jadi halus, meski responnya agak lebih lambat.


Safety


Sektor ini dimenangkan MG ZS. Bagaimana tidak, segudang fitur dibekali. Pada pengereman ditopang Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake Distribution (EBD) dan Electronic Brake Assist (EBA). Tak hanya itu, pengendalian makin stabil dan aman karena Stability Control System (SCS), Curve Brake Control (CBC) dan Traction Control System (TCS). Ketika menanjak, tidak perlu khawatir mobil mundur karena ada Hill Start Assist System (HAS). Pengemudi pun dapat mudah mengetahui tekanan ban lewat Tire Pressure Monitoring System (TMS). Ketika mengalami kecelakaan, enam kantung udara terdiri dari : depan, samping dan tirai. Hazard juga langsung menyala otomatis karena aktifnya Emergency Stop Signal (ESS). Soal parkir dimudahkan kamera belakang yang dikombinasikan parkir sensor.


Jumlah tak sebanding ditawarkan HR-V. ABS, EBD dan Brake Assist tersedia. Ini masih diperkuat Brake Override System yang mengambil alih penghela laju ketika kedua pedal diinjak bersamaan. Kestabilan berkendara ditopang Vehicle Stability Control (VSA). Begitu pula ketika akan berakselerasi di jalan menanjak yang dibantu Hill Start Assist (HSA). Kantung udara? Sayang cuma ada dua di depan. Begitu juga parkir hanya dibantu kamera belakang, tanpa ada sensor bokong.


Interior MG ZS


Simpulan


Kelengkapan fitur MG ZS membuatnya menarik dipinang. Apalagi banderolnya yang terpaut jauh dari HR-V. Soal desain, memang tergantung selera. Nuansa Eropa terlihat kuat padanya. Tak semua kalangan cocok mengendarainya, apalagi generasi muda. Sedangkan mobil buatan Honda memancarkan aura anak muda. Performa mesin juga mumpuni, memudahkan berkelana di perkotaan maupun jalan jauh. Walau keunggulannya tak sebanyak ZS, perlu diketahui juga Honda unggul dalam ketersediaan layanan purna jual. Sementara MG baru memiliki 7 diler, meski direncanakan 20 total jaringan berdiri sampai habis tahun ini. (Hfd/Tom)


Baca juga: Pertarungan Fitur dan Performa, VW Tiguan Allspace vs Peugeot 5008 Allure Plus

Komparasi MG ZS vs Honda HRV

MG ZS
  • Rp 255,8 - Rp 289,8 Juta
Honda HRV
  • Rp 301,6 - Rp 420,8 Juta
ZS vs HRV

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store