5 Mobil Murah Paling Laku di 2016

Diterbitkan Pada Oleh Ivan Hermawan di Oto

Sejak beleid Low Cost Green Car (LCGC) digulirkan pemerintah pada kuartal 3 2013, satu persatu merek kendaraan di Indonesia mulai menelurkan produknya. Sang pioner, Astra Toyota Agya bersama kembarannya, Astra Daihatsu Ayla menjadi bibit yang akhirnya merekahkan sebuah pasar baru di industri otomotif roda 4 Indonesia.


Satu persatu pabrikan pun menelurkan produknya. Tentu saja pabrikan yang ikut bermain adalah mereka yang sudah memiliki pabrik dan mampu menciptakan kendaraan utuh di dalam negeri. Maklum saja, nilai konten lokal yang dibatasi minimum kandungannya membuat tak sembarang merek bisa merilisnya.


Belum lagi hasil efisiensi yang juga harus tembus 20 km/liter, nilai ini harus dipatuhi pabrikan jika ingin mobil LCGC-nya beredar di Indonesia. Dalam catatan kami, ada merek Toyota, Daihatsu, Honda, Suzuki, hingga Datsun yang merilis modelnya dalam komposisi LCGC.


Di ujung 2016, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) merilis data Wholesales yang menunjukkan penjualan mobil-mobil murah. Data terakhir yang dirilis GAIKINDO hingga detik ini , baru mencatat penjualan hingga November. Dari data tadi , ternyata ada fakta menarik yang menunjukkan perkembangan di kelas ini. Tak kurang dari 223 ribu LCGC beredar di pasaran.


Berikut adalah rangkuman dari 5 LCGC paling laris selama 2016.



Toyota Agya, 42 ribu unit

Biaya perawatan Agya

Model yang resminya bernama Astra Toyota Agya ini merupakan hasil produksi PT Astra Daihatsu Motor, yang memang masih satu keluarga di Toyota Motor Corporation dan juga dalam famili bisnis grup Astra International.


Di tahun 2016, Agya mencatat penjualan sebanyak 42.298 unit. Penjualan di setiap bulan pun relatif stabil. Maklum saja, didukung layanan purna jual serta brand image Toyota, tak sulit menjual mobil ini. Jika meminjam istilah pasar, maka menjual Agya semudah menjual kacang.


Bahkan dari seluruh model yang diniagakan PT Toyota Astra Motor, Agya yang paling laku justru tipe termewah yakni TRD S, tepatnya varian bertransmisi manual. Model yang dijual dengan harga Rp 126,36 juta ini tercatat lebih laku di antara 6 varian yang ada.


Bermodal mesin 1.0 liter 3-silinder dan komposisi city car, Agya memang menjadi primadona mobil murah. Namun hasil ini nampaknya bakal segera dilampaui. Pasalnya, produk lain dari Toyota yakni Calya yang baru saja dijual selama 5 bulan sudah mendekatinya.



Toyota Calya, 39 ribu unit

Fitur tambahan Calya

Diperkenalkan sebagai Astra Toyota Calya, LCGC dengan komposisi 7-seater inipun seolah menjadi jawaban dari kebutuhan masyarakat Indonesia. Mobil yang harganya murah, muat banyak penumpang dan dilengkapi berbagai fitur.


Bagaimana tidak. Baru diperkenalkan di bulan Juli saja , penjualannya sudah tembus hingga 39.768 unit. Booming taksi online sedikit banyak mempengaruhi penjualan model ini. Di bulan pertama dipasarkan, Calya hanya laku 2 ribuan unit dan mendekati akhir tahun, tepatnya pada November, tak kurang 10 ribu unit berhasil didistribusikan dalam satu bulan saja.


Dari 4 varian yang ada, ternyata tipe 1.2 G MT dengan harga Rp 138 juta adalah yang paling diminati. Model ini memang menawarkan fitur terlengkap yang ada di keluarga Calya-Sigra. Dengan velg alloy, headunit bluetooh, foglamp, mesin 4-silinder 1.2 liter membuat kendaraan ini makin gagah di segmen LCGC.


Jika di 2017 ini Calya mampu menjual secara konstan 7-8 ribu unit per bulannya, maka dipastikan ia bisa menjadi model mobil paling laku di tahun ini.



Daihatsu Ayla, 36 Ribu Unit

DAIHATSU-Ayla-5018_6

Hampir 37 ribu unit Ayla terjual sejak Januari hingga November. Data terakhir Gaikindo menyebutkan, tepatnya 36.989 unit LCGC 5-seater lansiran Daihatsu terdistribusi dari pabrik PT Astra Daihatsu Motor.


Ayla memang memiliki spesifikasi yang persis sama dengan Agya. Didukung layanan purna jual yang tak kalah banyak dengan Toyota serta merek Daihatsu sendiri yang notabene sudah sangat awam di telinga masyarakat membuatnya tak sulit mempertahankan posisinya sebagai market leader.


Ayla memang dibanderol sedikit lebih murah dengan jumlah varian yang lebih banyak dibanding Agya. Total ada 8 varian model LCGC city car Daihatsu yang dipasarkan dan tercatat oleh Gaikindo. Sementara dari data itu, lagi-lagi, varian termewah, tipe X menjadi primadona penjualannya.



Honda Brio Satya, 33 Ribu Unit

Honda New Brio Satya

PT Honda Prospect Motor (HPM) adalah salah satu perusahaan otomotif terkuat di Indonesia. Sejak Brio mulai diimpor ke Indonesia, mereka sudah memprediksi bahwa model ini akan menjadi primadona penjualan mereka.


Begitu pemerintah mengetuk palu regulasi LCGC, Brio pun dirilis dalam skema tersebut. Imbuhan nama Satya menjadi penanda bahwa model ini merupakan Brio versi ‘mobil murah’ yang didistribusikan HPM.


Tahun inipun mereka menyegarkan Brio dengan banyak perubahan. Bukan saja di sektor eksterior, namun hingga transmisi otomatisnya pun diganti versi CVT yang notabene merupakan girboks otomatis paling canggih di kelasnya.


Penjualan Brio Satya yang stabil di antara gempuran banyak model LCGC lain tetap baik. Bahkan hingga November, Gaikindo merilis tak kurang 33.027 unit Brio tercatat pada transaksi wholesales. Bermodal 6 varian, Satya tipe E dengan transmisi manual menjadi favorit di semua jaringan penjualan mobil Honda.



Daihatsu Sigra, 26 ribu unit

Sigra mengancam kelas LCGC

Gaikindo merilis 26.289 unit Sigra terjual secara wholesales selama 5 bulan saja. Data itu menyebutkan Daihatsu Sigra yang didistribusikan mencapai 6 varian dalam dua komposisi mesin. Sebenarnya Sigra adalah model LCGC paling lengkap variannya di tanah air. Tak kurang ada 11 varian yang ditawarkan PT Astra Daihatsu Motor.


Jadi jangan heran jika paket harga yang ditawarkan untuk menebus mobil 7-seater ini mulai Rp 106 juta. Meski dilabeli mobil murah, tapi uniknya justru yang laku adalah tipe termahal dengan harga Rp 130 jutaan, yakni tipe R M/T.


Selain 5 model tadi, tentunya ada model LCGC lain yang dijual di Indonesia. Namun kami hanya menjabarkan detail 5 kendaraan yang mencatat penjualan terbaik. Datsun GO Panca serta GO+ Panca, secara total terjual sebanyak 24 ribu unit. Namun angka itu bahkan dicapai setelah menggabungkan model citycar (GO Panca) dan Low MPV (GO+ Panca). Sementara model lansiran Suzuki yakni Karimun Wagon R, hanya terjual sebanyak 8.988 unit, yang artinya sangat jauh tertinggal dibanding kompetitornya.


Baca Juga: Inilah mobil terlaris di Indonesia

Iklan