Tips Ringan Mengakali Apes Di Jalan

Tips Ringan Mengakali Apes Di Jalan

Tidak ada salahnya tahu sedikit soal teknis mesin mobil. Saat bepergian, dan mengalami masalah, pengetahuan tersebut akan sangat berguna untuk membantu Anda. Di bawah ini Anda akan menemukan beberapa tips ringan mengenai bagaimana memperbaiki masalah mesin yang bisa timbul saat berada dalam perjalanan. Menyebalkan memang, tapi kadang memang tidak bisa dihindari, meski persiapan sudah maksimal.

Namun patut diingat, keempat tips ini adalah yang paling sering terjadi, dan hanyalah bersifat sementara. Sementara dalam hal ini adalah supaya mobil Anda paling tidak bisa dijalankan sampai ke bengkel, atau tempat perbaikan terdekat. Meski sebetulnya kami lebih suka kalau Anda langsung menghubungi nomor bantuan asistensi di jalan dari bengkel resmi, tapi siapa tahu Anda sedang benar-benar ‘apes’ dan tidak bisa menghubungi bengkel, maka beberapa hal ini bisa dilakukan.

Radiator Bocor

Radiator bocor bisa diakali sementara

Radiator berfungsi untuk mengalirkan air pendingin mesin. Saat bocor, tentunya mesin akan kepanasan (overheat). Tidak perlu panik, ada beberapa benda yang bisa Anda gunakan untuk menambal kebocoran sementara. Namun pastikan mesin sudah dalam kondisi dingin sebelum melakukan perbaikan apapun. Benda pertama adalah lakban atau duct tape. Mohon dicatat, lakban hanya digunakan untuk menutup kebocoran di selang radiator, bukan di radiatornya. Lilitkan lakban di seputar kebocoran selang, dan pastikan segalanya rapat.

Yang kedua adalah telur. Satu atau dua butir telur bisa digunakan untuk menambal kebocoran di radiator, bukan di selang. Masukan air kedalam radiator sembari menyalakan mesin. Panasnya air akan mematangkan telur, dan tekanan sirkulasi air akan menekan telur untuk menyumbat area yang bocor. Sekali lagi, ini hanyalah perbaikan sementara, bukan permanen. Dan jangan lupa menutup kembali radiatornya.

Ganti Busi

Ganti busi sendiri cukup mudah

Busi adalah benda yang memercikan api di ruang bakar sehingga terjadi pembakaran dan langkah kompresi untuk menggerakan mobil. Biasanya, mobil memliki tiga atau lebih ruang bakar, jadi akan memiliki tiga atau lebih juga busi untuk memantik api. Kalau salah satu busi tidak bekerja dengan benar, akibatnya akan terjadi kepincangan di mesin. Bagaimana kita tahu kalau mesin sedang pincang? Mudah saja. Mesin akan terdengar batuk-batuk saat pedal akselerator diinjak, dan meski mesin akan berputar seiring pedal gas diinjak, tapi responnya akan sangat lambat.

Dengan asumsi tidak ada kerusakan pada kabel busi, yang kemungkinan besar Anda tidak punya cadangannya (dan cukup rumit untuk mengecek kondisi kabel busi sendiri), mengganti busi adalah hal yang cukup mudah. Biasanya pabrikan mobil membekali setiap produknya dengan kunci-kunci di bagasi, termasuk kunci busi. Masukan kunci ke busi, dan kemudian putar seperti layaknya Anda membuka baut. Ganti, dan proses selanjutnya cukup mudah. Jangan lupa untuk mengencangkan busi, dan memasang kabelnya kembali.

Rem Overheat

Hindari rem kepanasan

Rem yang overheat bisa disebabkan oleh pengereman secara kontinyu, atau kalau Anda sedang berada di sirkuit, beban kerja rem memang bertambah. Indikasinya bisa berupa menurunnya performa pengereman, alias ‘los’. Atau menimbulkan bau tidak sedap.

Kalau hal ini terjadi, ada baiknya segera menepi untuk membiarkan rem sedikit lebih dingin. 30 menit rasanya cukup untuk mendinginkan rem, tergantung seberapa panas sebelumnya. Beberapa akan menyarankan untuk menyiram rem dengan air, hal ini tidak kami sarankan karena berpotensi merusak piringan/tromol rem. Atau, kalau dirasa tidak terlalu parah, Anda bisa lanjutkan berkendara, namun dengan mengatur pengereman dengan lebih seksama. Misalnya dibantu dengan engine brake.

Satu hal yang harus Anda lakukan adalah, bawa mobil ke bengkel dan cek oli serta kanvas rem. Panas berlebihan pada rem akan membuat oli mendidih dan kinerjanya akan menurun, sementara kanvas rem akan mengalami aus berlebihan. Meski hal tersebut tidaklah mutlak terjadi, tapi ada baiknya Anda cek saja.

Aki Tekor

Aki Mobil hanya ada dua jenis

Tanpa aki, tentunya mobil Anda tidak akan kemana-mana. Jantung dari sebuah mobil ini kadang sering dianggap sepele dan pengecekannya sering terlewatkan. Bagi pengguna mobil manual, saat aki mati atau tekor, solusinya mudah, tinggal dorong mobil, injak kopling. Masuk gigi dua, lepas kopling dan transmisi akan mendorong kruk as, dan rangkaian penyalaan mesin akan bekerja.

Yang paling sulit adalah mobil bertransmisi otomatis. Mau tidak mau, Anda harus menyediakan kabel jumper selalu. Selain itu, Anda harus ‘menggeser gengsi’ dan minta tolong mobil di sebelah untuk ‘pinjam aki’. Istilah pinjam ini tentu bukan memindahkan aki mobil orang lain ke mobil kita, tapi cukup dengan menyambungkan antar aki.

Caranya dengan memasang kabel jumper di kutub aki. Dan ini harus diperhatikan: Jangan sampai terbalik. Kabel positif harus tersambung dengan kutub positif di kedua aki, demikian juga dengan kutub negatif. Kalau terbalik, korsleting bisa timbul dan pada akhirnya Anda bukan hanya tekor aki, tapi juga dompet karena mobil yang akinya dipinjam tadi juga pasti rusak. Setelah pasti kutub terpasang dengan benar, nyalakan mesin dan bawa ke bengkel terdekat untuk dilakukan pemeriksaan apa penyebab aki Anda mati.

Baca Juga: Cara  mudah untuk merawat ban sendiri

Foto: Newspress UK, Carbay ID

Indra Alfarisy

Indra Alfarisy

Indra adalah seorang 'petrol head' yang mengidamkan sebuah mobil super saloon 5-pintu di halaman rumahnya, bersanding bersama sebuah VW Combi klasik. Dalam kesehariannya, Indra menyukai bermain mobil RC (remote control). Ia paling benci menonton tayangan infotainment, meski doyan mencari gosip-gosip otomotif .

Baca Bio Penuh

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS 2026

Tren & Pembaruan Terbaru

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature

Mobil Pilihan

  • Yang Akan Datang
  • MG 3 hev
    MG 3
    Rp 203,04 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Mitsubishi Xpander Hybrid hev
    Mitsubishi Xpander Hybrid
    Rp 405,5 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Atto 4 ev
    BYD Atto 4
    Rp 464,33 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Neta U ev
    Neta U
    Rp 463,76 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • CHERY TIGGO 4 PRO
    CHERY TIGGO 4 PRO
    Rp 457,02 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
  • KUPAS TUNTAS MAZDA6e FASTBACK DI SINGAPURA, KAPAN BAKAL MASUK PASAR INDONESIA?
    KUPAS TUNTAS MAZDA6e FASTBACK DI SINGAPURA, KAPAN BAKAL MASUK PASAR INDONESIA?
    19 Jan, 2026 .
  • PREDIKSI SPESIFIKASI NEW KIA CARENS 2026 BUAT PASAR INDONESIA
    PREDIKSI SPESIFIKASI NEW KIA CARENS 2026 BUAT PASAR INDONESIA
    19 Jan, 2026 .
  • TEST JETOUR T2 DI 2 ALAM BERBEDA
    TEST JETOUR T2 DI 2 ALAM BERBEDA
    07 Jan, 2026 .
  • COBAIN CHERY J6T PAKAI OBSTACKLE JALUR OFFROAD, BEGINI SENSASINYA!
    COBAIN CHERY J6T PAKAI OBSTACKLE JALUR OFFROAD, BEGINI SENSASINYA!
    30 Dec, 2025 .
  • FIRST DRIVE HONDA PRELUDE: DEFINISI SPORTSCAR RAMAH PAKAI
    FIRST DRIVE HONDA PRELUDE: DEFINISI SPORTSCAR RAMAH PAKAI
    30 Dec, 2025 .
  •  Veloz Hybrid EV Lintas Nusa (Eps 3): Menantang Batas, Sisir Jalur Magis Banyuwangi ke Gunung Bromo
    Veloz Hybrid EV Lintas Nusa (Eps 3): Menantang Batas, Sisir Jalur Magis Banyuwangi ke Gunung Bromo
    22 Dec, 2025 .
  • NEW TOYOTA VELOZ HYBRID: CEK KELENGKAPAN SEMUA VARIAN
    NEW TOYOTA VELOZ HYBRID: CEK KELENGKAPAN SEMUA VARIAN
    10 Dec, 2025 .
  • TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID, BAWA STANDAR BARU MOBIL KELUARGA
    TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID, BAWA STANDAR BARU MOBIL KELUARGA
    10 Dec, 2025 .
  • TEKNOLOGI HYBRID MILIK TOYOTA YANG BIKIN BERKENDARA MAKIN ASIK DAN MENYENANGKAN
    TEKNOLOGI HYBRID MILIK TOYOTA YANG BIKIN BERKENDARA MAKIN ASIK DAN MENYENANGKAN
    18 Nov, 2025 .
  • ALASAN MENGAPA MITSUBISHI DESTINATOR JADI PILIHAN TEPAT BUAT KELUARGA
    ALASAN MENGAPA MITSUBISHI DESTINATOR JADI PILIHAN TEPAT BUAT KELUARGA
    18 Nov, 2025 .
Tonton Video Mobil

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Jetour T2 Akhirnya Sampai ke Tangan Konsumen, Distribusi Nasional Jalan
    Jetour T2 Akhirnya Sampai ke Tangan Konsumen, Distribusi Nasional Jalan
    Tomi Tomi, 03 Feb, 2026
  • TEST DRIVE: Menguji Batas Ketangguhan Deepal SO7 ke Garut
    TEST DRIVE: Menguji Batas Ketangguhan Deepal SO7 ke Garut
    Setyo Adi, 03 Feb, 2026
  • Masa Depan BEV: AEML Ajak Pemerintah Garap Insentif Nonfiskal Mulai 2026
    Masa Depan BEV: AEML Ajak Pemerintah Garap Insentif Nonfiskal Mulai 2026
    Anjar Leksana, 03 Feb, 2026
  • Pekan Ini Meluncur, Segini Hasil Tes Irit Chery C5 CSH
    Pekan Ini Meluncur, Segini Hasil Tes Irit Chery C5 CSH
    Zenuar Yoga, 03 Feb, 2026
  • Tren SUV Bergeser, Mitsubishi Destinator Banyak Diminati Kaum Hawa
    Tren SUV Bergeser, Mitsubishi Destinator Banyak Diminati Kaum Hawa
    Zenuar Yoga, 02 Feb, 2026

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature
  • Penjualan Mobil Suzuki Indonesia Didominasi Produksi Lokal
    Penjualan Mobil Suzuki Indonesia Didominasi Produksi Lokal
    Anjar Leksana, 30 Jan, 2026
  • Langkah Daihatsu Pangkas Emisi Karbon Lewat Pabrik dan Produk Hybrid 
    Langkah Daihatsu Pangkas Emisi Karbon Lewat Pabrik dan Produk Hybrid 
    Anjar Leksana, 29 Jan, 2026
  • Makin Mewah dan Personal, VW Indonesia Rilis ID. Buzz BOZZ White Signature Edition
    Makin Mewah dan Personal, VW Indonesia Rilis ID. Buzz BOZZ White Signature Edition
    Anjar Leksana, 28 Jan, 2026
  • Dominasi 31 Persen, Toyota Astra Motor Pimpin Pasar Otomotif Nasional Sepanjang 2025
    Dominasi 31 Persen, Toyota Astra Motor Pimpin Pasar Otomotif Nasional Sepanjang 2025
    Anjar Leksana, 28 Jan, 2026
  • Aion V Menjadi Tulang Punggung Penjualan GAC di Indonesia
    Aion V Menjadi Tulang Punggung Penjualan GAC di Indonesia
    Anjar Leksana, 27 Jan, 2026
  • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Anjar Leksana, 29 Des, 2025
  • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Setyo Adi, 12 Agu, 2025
  • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Setyo Adi, 04 Des, 2024
  • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Setyo Adi, 20 Sep, 2024
  • Supaya Hemat Baterai, Terapkan Cara Mengendarai Mobil Listrik Seperti Ini
    Supaya Hemat Baterai, Terapkan Cara Mengendarai Mobil Listrik Seperti Ini
    Anjar Leksana, 06 Sep, 2024
  • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Setyo Adi, 01 Sep, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    Setyo Adi, 24 Jun, 2025
  • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Alvando Noya, 13 Jun, 2025
  • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
  • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
  • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Setyo Adi, 08 Sep, 2025
  • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
  • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    Setyo Adi, 04 Agu, 2025

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*