Memahami Cara Bermanuver yang Aman Saat Berkendara, Perhatikan 4 Hal Ini

Memahami Cara Bermanuver yang Aman Saat Berkendara, Perhatikan 4 Hal Ini

Keselamatan saat berkendara menjadi tujuan semua pengemudi kendaraan di jalan raya. Berbagai kondisi jalan, seperti ramai bahkan sepi, menyimpan potensi bahaya jika pengemudi tidak waspada dan terlena.

Salah satu yang dipelajari dari seni berkendara defensif dan aman di jalan raya adalah cara bermanuver atau menggerakkan mobil. Manuver sering diartikan sebagai reaksi pengemudi ketika melakukan tindakan seperti zig-zag, selap selip, pengereman mendadak, berbelok, dan kondisi khusus lainnya. Manuver dibagi menjadi 2 kategori, yaitu manuver ekstrim, dan manuver aman.

"Manuver Ekstrim dapat berdampak buruk ketika pengemudi tidak dapat mengontrol kendaraannya dan berujung terjadinya selip. Sedangkan Manuver Aman yaitu, pengemudi selalu dalam kontrol emosi yang stabil dan dengan penuh tanggung jawab," ucap Sony Susmana, Instructor SDCI (Safety Defensive Consultant Indonesia) saat menjadi narasumber pada acara Ngobrol Asik dengan penyelenggara Daihatsu bekerja sama dengan GT Radial yhang disiarkan di Instagram @daihatsuind.

Selama ini pengemudi dihadapkan pada kondisi yang cenderung nyaman, dan tidak memperhitungkan resiko bahaya, sehingga kadang dapat menurunkan tingkat kewaspadaan dan ketidaksiapan dalam mengantisipasi. Untuk mengantisipasi hal ini, pengendara membutuhkan skill dalam mengontrol kendaraan dan menguasai emosi secara benar dan tepat.

tips driving position

4 Hal

Ada empat hal utama dalam mendukung manuver aman, yaitu operational (driving technic), seat position (ergonomis & dinamis), pergerakan/kecepatan (lingkungan), dan track area (lurus, jumping & tikungan).

Pada sisi Operational (driving technic), sisi ini menekankan pada dasar atau cara seseorang mengemudi, dan paham dalam melakukan operasional pada kendaraannya secara benar. Misalkan kebiasaan selalu melakukan deselerasi atau coverbrake di situasi yang mengharuskan pengemudi bermanuver secara halus yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan kendaraan.

Seat Position (Ergonomis & Dinamis) adalah ketika kendaraan bermanuver, pastikan posisi duduk pengemudi sudah benar lewat 3C (Control, Communication, Comfort). Lebih lengkapnya, lihat apakah punggung menempel di sandaran jok, posisi tangan terhadap stir kemudi, dan lainnya. Ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan kendaraan ketika melakukan manuver di situasi mendadak.

Pergerakan atau kecepatan yang selaras dengan kondisi lalu lintas di sekitar sangat penting untuk menghindari resiko kecelakaan tabrakan depan dan belakang. Selalu patuhi aturan kecepatan sesuai dengan rambu lalu lintas dan tentukan lajurnya dengan benar.

tips driving

Track Area dapat dijelaskan sebagai berikut. Sadari bahwa lebar jalan rata-rata berkisar 3 sampai 3.5 meter tergantung jenis dan kelas jalanannya. Pada jenis jalanan tertentu, umumnya dapat dirasakan kendaraan bergerak dinamis dan dapat dirasakan kondisi kendaraan seperti, roll, pitch, yaw, bounch akibat jalan yang licin dan bergelombang, serta terpaan angin maupun tenaga mesin kendaraan. Pastikan kendaraan tetap berada di jalurnya, dan apabila akan mendahului pastikan pengemudi melakukannya dengan memperhatikan rambu-rambu yang memperbolehkan, serta blind spot yang kecil.

“Daihatsu dan GT Radial selalu berupaya membuat acara safety driving kepada komunitas. Kami memberikan sharing atau edukasi tentang pentingnya melakukan Safety Manuver secara aman dan tepat. Semoga program ini dapat memberikan pemahaman lebih baik kepada Sahabat, dan dapat menerapkan teknik bermanuver yang aman dan nyaman bagi keselamatan diri sendiri, keluarga, dan orang lain di sekitar kita," ujar Ben Faqih, Head People Development Department – Customer Satisfaction & Value Chain PT Astra Daihatsu Motor (ADM). (Sta/Raju)

Baca juga: Berkaca pada Kecelakaan Hyundai Palisade, Waspada Berkendara Dekat Truk

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil