jakarta-selatan

First Drive BMW M5 2019: Perang Batin!

  • 29 Jan, 2019
  • 689 Kali Dilihat

Thailand - Sedan ini punya tenaga 600 ps, torsi 750 Nm dan top speed yang harus dibatasi hingga 250 km/jam demi keselamatan. Tentu, dengan angka-angka tadi, rasanya menakjubkan saat kaki menginjak habis pedal gas dan melakukan manuver. Hingga di tengah jalan kami berpikiran, “Tunggu dulu. Ini kan mobil lima penumpang, bisa bawa balita, belanjaan. Jadi ngapain ngebut?” Meski satu sisi, batin berteriak ‘ini kan BMW M5. Gas teruslah!’



Pikiran itu terlintas setelah gas BMW M5 diinjak habis dan speedometer melewati 200 km/jam di jalan tol kota Bangkok, Thailand, menuju pabrik BMW di wilayah Rayong. Kami berada di kota eksotis ini, atas undangan BMW Group Indonesia, yang sebetulnya, agenda utamanya mencoba SUV All New BMW X4. M5 disediakan sebagai kendaraan pendamping oleh BMW Thailand, dan boleh dicoba sekalian.


Kembali ke soal jeritan batin yang akhirnya kalah. Dengan sopan kami mengikuti dua X4 di depan, yang larinya tidak kurang dari 160 km/jam. Di kecepatan itu, sang M5 serasa BMW Seri-5 biasa dengan menggunakan mode Comfort. Suara audio dari iPhone bisa dinikmati dengan jernih melalui fitur multimedia canggih dengan speaker racikan Harman-Kardon.


Dengan demikian pula, kabin sedan galak ini bisa lebih dinikmati dengan seksama. Joknya mungkin terlihat kaku karena harus mengakomodasi penumpangnya saat bermanuver atau tenaga meluncur maksimal. Meski begitu, luasnya jok bikin nyaman. Pengaturannya mudah karena sudah elektrik. Ruang kaki dan bahu sama sekali tidak kekurangan.



Lingkar kemudi terasa pas digenggam, lengkap dengan paddle shifter dan M button yang bisa menyimpan setting pengendaraan (suspensi, suara knalpot, dan sebagainya) sesuai preferensi.


Yang juga patut diapresiasi, kualitas kabin yang berbeda dengan Seri-5 biasa. Entah perasaan saja atau memang benar. Segalanya lebih menyenangkan untuk disentuh dan dilihat. Lapisan kulit berkualitas membungkus sebagian besar kabin. Meski tatanan tombol di dashboard khas BMW, dan ya, agak membosankan.


Di luar, gampang-gampang susah membedakannya. Untuk yang mengerti produk M, pasti langsung mengenali berkat desain bumper yang lebih agresif untuk mengakomodir pendinginan mesin dan aerodinamika. Dari samping pelek diameter 19 inci punya desain khusus untuk M5. Tapi paling gampang dikenali dari belakang. Bukan dari lampu, tapi lebarnya ban. Inilah ban paling lebar yang pernah kami lihat di sebuah sedan. Ukurannya 285!


Mobil yang Mengerti Anda


Oke, cukup dengan desain. Di balik moncongnya yang panjang itu tertanam mesin V8 dengan kapasitas 4,4 liter. Konfigurasinya V8, lengkap dengan turbocharger ganda. Keempat rodanya (xDrive) mendapatkan daya dari transmisi buatan ZF dengan 8-speed.



Nah, mengerti kan, kenapa batin kami menjerit. Rekan kami bahkan sempat mencetak 235 km/jam di tol. Agak berlebihan memang, tapi itu membuktikan kalau BMW M5 sebuah sedan multifungsi, yang bisa memuaskan dua ego: Petrol Head dan Family Man.


Tapi bagaimana pun, ini bukan mobil yang asal bisa dikendarai atau dianggap remeh. Salah sedikit, tragedi tukang mie instan yang ditabrak supercar bisa terjadi lagi. Meski sempat ragu, tapi saat masuk tol, refleks kaki kanan menekan habis pedal gas. Anehnya, jarak main pedal gas terasa sedikit. Tapi sensor-sensor di ruang mesin seperti mengerti dengan apa yang kami inginkan.


Momen puntir 750 Nm dilontarkan, membuat badan seperti tertanam ke kursi. Knalpot berteriak karena saat itu mode Sport+ terpasang. Napasnya seperti tidak habis-habis dan tanpa sadar jarum speedometer melambai di sekitar angka 200. Entah 200 berapa.



Kemudian segalanya mulai tenang. Spesifikasi BMW M5 yang sempat kami pelajari mulai bermunculan di otak. Mobil ini selain punya gerak empat roda, juga punya Dynamic Stability Control (DSC) yang nakal. Saat aktif, DSC memungkinkan mobil sedikit selip (drift) saat berakselerasi di tikungan. Dan ini menyenangkan. Saat dicoba memang terasa mobil melonjak sepersekian detik, kemudian seperti ada sesuatu yang memegang buntutnya. Bicara selip, differential lock di belakang bisa dibiarkan terbuka atau mengunci sepenuhnya. Tergantung kebutuhan saat itu.


Ternyata sistem xDrive punya beberapa mode; 4WD, 4WD Sport, bahkan bisa dimatikan dan membuat M5 jadi berpenggerak 2WD. Dengan syarat DSC wajib nonaktif dulu. Sesuatu yang haram dilakukan saat uji coba ataupun berkendara di jalan umum.


Lalu rasanya bagaimana saat jalan pelan? Seperti dikatakan tadi, ini mobil yang nyaman, meski karakter M tetap ada. Pengendaraan terasa berisi tapi tidak memantul, suara knalpotnya mendengung sopan. Anak-anak bisa tidur tenang. Pada sebuah tikungan panjang yang dilibas 80 km/jam, pergerakan kemudinya terasa kosong di awal. Kemudian seperti mengerti, semakin berat saat berada di tengah tikungan dan ringan saat kembali ke posisi lurus. Ini berguna untuk menambah kepresisian saat menikung.


Jangan lupakan suspensi khusus yang dibuat untuk M5. Peredamannya bisa variatif, tergantung seperti apa mobil dibawa. Jangan kaget kalau saat sedang dikendarai agresif, melewati jalan yang tidak rata, mobil bisa stabil. Itulah Adaptive M Suspension. Isinya selain sistem elektronik, elastokinematik dan variable damper control (pengatur kekerasan) yang kompleks, ada lengan double wishbone terbuat dari alumunium di depan. Belakangnya, masih tetap punya kinerja adaptif ala M, plus konstruksi multi-link yang juga alumunium.


Kekurangan


Perjalanan ke Rayong berakhir dan acara kunjungan pabrik selesai. Iseng, kami bertanya berapa sih, harga M5 baru di Thailand? Jawaban Krisda Utamote, Director of Corporate Communications BMW Group Thailand cukup mengejutkan. “Kalau dirupiahkan sekitar Rp 6 miliar,” ujarnya.


Angka yang luar biasa gede. Entah berapa dihargai kalau masuk ke Indonesia menjelang akhir 2019 nanti. Sedan 4WD, bayangkan sendiri berapa pajak masuknya. Tapi ingat, ada harga ada rupa. Jujur kami kelewat puas. Kami berharap ada kesempatan untuk pengujian lebih detail lagi. (Ddn)


Spesifikasi BMW M5 2019



  • Mesin: V8 4,4 liter bi-turbo

  • Tenaga: 608 PS/ 5.600-6.700 rpm

  • Torsi: 750 Nm / 1.800-5.600 rpm

  • Dimensi (p x l x t mm): 4.966 x 1.903 x 1.473

  • Ground clearance: 132 mm

  • Ukuran ban: 275/40 R19 (depan), 285/40 R19 (belakang)


Baca Juga: Menguji MINI Countryman Sports

Galeri

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Mobil Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi