jakarta-selatan
Bahasa en | id

Mercedes Benz SLC-Class

Ubah Mobil
Model Mobil ini sudah tidak ada

SLC-Class : Dari Para Ahli

Kelebihan SLC-Class

-       Gaya convertible khas dan selalu mempertahankan atap metal

-       Kualitas material wahid

Kekurangan SLC-Class

-       Generasi ketiga sudah menua, saatnya berganti model

-       Tidak seasyik Porsche 718 Boxster, pesaing dekatnya

-       Kabin sempit dan kurang akomodatif

 

Gambar Mercedes Benz SLC-Class

Warna Mercedes Benz SLC-Class

SLC-Class tersedia dalam 5 warna yang berbeda - Red, Brilliant Blue, Obsidian Black, Polar White and Selenite Grey

  • Red

  • Brilliant Blue

  • Obsidian Black

  • Polar White

  • Selenite Grey

Review Mercedes Benz SLC-Class

  • Overview
  • Interior & Fitur
  • Eksterior
  • Mesin & Konsumsi BBM

Overview

Mungkin, masih banyak yang asing dengan nama Mercedes-Benz SLC-Class. Agar tak keliru, sebenarnya mobil ini adalah SLK-Class yang berganti nama pada 2016 lalu. Itu dilakukan untuk mengikuti perubahan semua model Merc agar lebih mudah dirunut silsilahnya. Terutama untuk SUV, coupe dan convertible. Sedangkan lini sedan tetap dipertahankan sebagai model utama.

Jadi, SLC bukan produk baru. Ia tetaplah SLK, yang kini masih dalam generasi ketiga. Sebenarnya sudah lama sekali mengaspal. Terhitung sejak 2011 (untuk model 2012), convertible 2 penumpang ini beredar. Beberapa kali penyegaran tentu saja dilakukan.

Perubahan huruf K menjadi C mengacu pada basis kendaraan yang digunakan. Ya, seperti Merc lain, berarti SLC ini berbagi platform dengan C-Class. Tepatnya C-Class W204, yang berarti sudah tertinggal satu generasi sebelum model terakhir W205. Namun ternyata SLC nama lama yang dulu sempat digunakan pada 1971 sampai 1981. Saat itu dipakai SL-Class roadster sebagai identitas pembeda dengan varian hardtop. Setelah itu tidak dipakai lagi sampai kembali terdengar pada 2016.

Sejatinya SLC tetaplah SLK yang dulu cukup tenar. Meluncur pertama kali pada 1998, varian SLK230 menjadi bintangnya. Ditenagai mesin 4-silinder 2,3-liter supercharged, mampu menghasilkan daya 191 hp dan torsi 279 Nm. Berlanjut ke generasi kedua mulai dari 2005, saat itu punya varian SLK350 bermesin V6 3,5-liter 268 hp. Nah, model dengan kode R171 ini punya mesin V8 untuk versi AMG, yang tak ada lagi di SLC.

Sebab hanya ada varian AMG SLC43 untuk menggantikan SLK55 AMG. Terlihat Mercedes-Benz mulai menganaktirikan roadster terkecil pabrikan Jerman ini. Jumlah variannya menyusut jadi hanya lima. Pasar lokal hanya kebagian SLC 200 dengan mesin 4-silinder 2,0-liter turbo.

Interior & Fitur

Tidak ada sesuatu hal baru yang dapat ditemukan dalam kabin SLC. Semuanya mengacu pada perubahan regenerasi pada 2011. Mercedes mengubah desain setir dan mengupdate sistem COMAND. Tapi hanya berupa grafis baru tanpa menyentuh tuas pengaturan dan lainnya. Jadi jangan harap menemukan sistem konektivitas terkini.

Pergantian nama ke SLC juga tak diikuti banyak ubahan. Layout dasbor semakin ketinggalan zaman untuk sebuah Mercedes. Dan harus diakui, keypad alfanumerikal di dasbor terasa sangat usang. Semua itu sudah beralih ke layar monitor di model-model terbaru.

Eksterior

Namanya berubah ke SLC tapi tidak dengan desain keseluruhan. Masih mempertahankan gaya SLK generasi empat dengan kode R172 yang makin tergerus usia. Desain R171 banyak tersisa, yang bisa dianggap SLK paling ganteng sejauh ini. Terutama melihat bagian samping sampai buritan. Namun dibuat lebih streamline dengan garis yang melengkung tidak sekaku R171. Bahkan tampak belakang masih sangat mirip melalui bentuk lampu hampir sama.

Wajah sudah pasti mengikuti identitas Mercedes saat itu. Berupa lampu utama yang sedikit membulat, mengapit grille ekstrabesar dengan logo ‘three pointed star’ masif di tengahnya. Mencirikan desain Mercedes masa kini, tapi sayang cepat terlupakan. Sudah saatnya regenerasi dengan memakai bahasa desain terbaru.

Siluet bodi SLC pipih dan sangat mencirikan roadster. Jadi tidak ditemui lekukan bodi ekstrem yang tentunya mengaburkan karakter itu semua. Kap mesin panjang menandakan penggerak roda belakang. Kokpit berada persis di depan roda belakang, agar tercipta distribusi bobot ideal. Jenisnya saja roadster/convertible, jangan mengharap kabin dengan akomodasi fleksibel.

SLC membawa trah sebagai convertible hardtop. Atap metal mampu dilipat rapi ke dalam bagasi. Mobil dengan kompromi paling tepat untuk negara dengan iklim bervariasi. Bisa diajak menikmati terpaan sinar matahari dan tetap nyaman saat hujan badai. Atap dapat dilipat saat mobil berjalan. Tapi dibatasi di kecepatan 40 km/jam. Ketika atap terbuka, ada fitur kursi berpemanas dan AIRSCARF untuk pengemudi dan penumpang. Memastikan kenyamanan dalam berkendara.

Lalu fitur tak kalah unik adalah Magic Sky Control. Sebuah atap kaca yang dapat diatur kebeningan dan kegelapannya. Guna menghadirkan sensasi atap terbuka walau dalam keadaan tertutup.

Mesin & Konsumsi BBM

Mercedes-Benz SLC 200 masih mengandalkan mesin M274, dengan konfigurasi 4-silinder, 2,0-liter plus turbocharger. Tenaga dihasilkan sebesar 184 PS dan torsi 300 Nm. Mesin kecil tetapi berdaya besar. Efeknya tarikan kencang tapi tetap irit bahan bakar. Klaim akselerasi 0-100 km/jam dalam 7 detik, sementara kecepatan tertinggi 240 km/jam. Konsumsi bahan bakarnya mampu mencapai 17 km/liter untuk rute kombinasi. Semua varian, SLC dipadukan dengan transmisi otomatis 9G-Tronic 9-speed.

Mobil Mercedes Benz Pilihan

Dealer Mercedes Benz Terdekat

Dapatkan penawaran pertukaran terbaik di Mobil Anda
Tolong beri tahu kami tentang mobil Anda di bawah ini dan kami akan menghubungkan Anda dengan mitra dealer kami.
Hanya 1 langkah dari penawaran terbaik. Harap masukkan detail kontak Anda
+62 -
Hampir Selesai

Mohon masukkan kode OTP 4 digit yang dikirim ke nomor Whatsapp/SMS Anda

Terima kasih

Jual mobil saya