Sondors Metacycle, Motor Listrik Keren dengan Harga Terjangkau

Sondors Metacycle, Motor Listrik Keren dengan Harga Terjangkau

Sondors hadirkan Metacycle, motor listrik dengan harga terjangkau. Cuma dihargai $5.000 atau setara Rp 70 juta. Banderol itu jauh lebih murah dari apa yang ditawarkan oleh Harley-Davidson dengan LiveWire senilai $29.799. Tak cuma itu, Metacycle punya desain futuristis, simpel dan menarik. Nuansa retro modern juga tertuang di konsep kendaraan niremisi ini. Bobotnya ringan dan punya teknologi canggih.

Perusahaan Amerika Serikat ini sebelumnya hanya menjajakan sepeda listrik. Seiring perkembangan zaman, Storm Sondors, Owner Sondors ingin meraih pasar lebih luas. Maka itu ia berinovasi dengan menciptakan Metacycle. Ia merupakan produk motor listrik pertama yang dimiliki Sondors.

Sondors Metacycle

"Sondors Metacycle memiliki filosofi 'Electric For Everyone.' Kami telah pertimbangkan dengan matang bagaimana rancang bangun Metacycle, agar menjadi transportasi menarik dan terjangkau. Setidaknya ia didesain untuk semua orang yang menginginkan kendaraan komuter. Ini merupakan solusi menyenangkan dan mudah bagi konsumen yang ingin menikmati bepergian setiap hari,” katanya kepada situs Electrek.

Meski dibanderol cukup murah, Sondors Metacycle punya bekal mumpuni dan layak untuk jalan raya. Dirinya dibangun dengan konsep unibody. Jadi, mulai dari sasis, bodi, hingga joknya menjadi satu bagian. Terlihat ringkas dan minimalis. Hampir seluruh bagiannya juga dibuat dari material aluminium. Ringan dan kuat. Termasuk bagian swingarm.

Sondors Metacycle

Desainnya sungguh meyakinkan dan mempunyai finishing rapi. Dimensinya ramping dan tidak memakan tempat. Mudah diparkir di mana saja, bahkan di tempat sempit sekalipun. Metacycle memang dirancang dengan mempertimbangkan lingkungan perkotaan. Struktur bodinya pun tergolong unik. Terdapat ruang berlubang di tengah. Model kokpit rata hingga ke buntut, termasuk jok. Bagian padat hanya pada rumah baterai.

Baca juga: Motor Listrik Asal Semarang, Volta Ramaikan IIMS Motobike Hybrid Show

Berat keseluruhan hanya 91 kg. Sebab itu tadi, terbuat dari alumunium. Pada bagian kemudi mengandalkan raiser tinggi dengan setang bergaya tracker. Penyokong bobot usung suspensi upside down di depan dan monoshock belakang dari WP Suspensions. Sedang sistem pengereman didukung oleh ByBre, anak perusahaan dari Brembo. Komponen itu tergolong mumpuni untuk menghentikan laju komuter yang ringan ini.

Sondors Metacycle

Motor ini juga dilengkapi sinyal belok inovatif. Sein depan terintegrasi dengan DRL (Daytime Running Light) dan ditaruh di dalam headlamp berbentuk bulat. Sinar utama mengandalkan dari lampu proyektor. Ada dua, yang difungsikan sebagai high dan low beam. Di buritan tertanam sebuah stoplamp LED simetris. Disediakan pula untuk dudukan pelat nomor.

Panel instrumen diisi dengan speedometer full digital. Menginformasikan semua kondisi motor yang mudah dibaca pengendara. Tempat pengisian bahan bakar yang biasa ditemukan di motor konvensional, diganti dengan kompartemen untuk meletakkan ponsel. Alasnya disediakan wireless charging, sehingga secara otomatis ponsel bisa terisi tanpa kabel. Lengkap dengan kaca pelindung tembus pandang, pengendara dapat melihat aplikasi navigasi dengan mudah.

Sondors Metacycle

Motor penggerak listrik yang dipasang di hub roda menghasilkan daya rata-rata 8 kWh dan daya puncak 14,5 kWh. Torsinya terbilang hebat, bisa menghembuskan 80 Nm hingga puncaknya di 176 Nm. Kecepatan tertinggi diklaim sampai 80 mph atau 128 kpj. Untuk lingkungan kota, statistik ini terdengar cukup ideal.

Baterai 4 kWh Li-ionnya dianggap bagus dan cukup menempuh jarak 80 mil (128 km) per pengisian. Sementara untuk pengisian penuh membutuhkan waktu empat jam. Unit baterai juga dapat dilepas dan dapat diisi daya di stasiun pengisian umum. Bagian muka pembungkus baterai diberikan lubang, menyalurkan udara untuk membantu pendinginan.

Sondors Metacycle

Pre-order untuknya sudah dibuka. Pengiriman mulai dilakukan pada kuartal empat 2021. Ia disediakan dengan tiga pilihan warna. Metacycle mungkin memiliki daya dan jangkauan lebih rendah ketimbang beberapa motor listrik lain yang sudah ada. Tetapi itu ditebusnya dengan kepraktisan dan banderol lebih ekonomis. (Bgx/Tom)

Sumber: Electrek

Baca juga: NIU Buka Premium Store Pertamanya di Mal Grand Indonesia Jakarta