Shoei Luncurkan e:Drylens, Visor Helm Anti-Fog dan Penyesuaian Cahaya
Terobosan Baru dalam Menjaga Visibilitas dan Keselamatan Pengendara Motor
Produsen helm premium asal Jepang, Shoei, memperkenalkan inovasi terbaru berupa sisipan visor bernama e:Drylens, sebuah teknologi yang menggabungkan fitur anti-kabut serta perubahan warna otomatis saat terkena sinar matahari. Produk ini diluncurkan secara terbatas di Jepang pada penghujung 2025 dan digadang-gadang menjadi terobosan baru dalam dunia keselamatan berkendara roda dua.
KEY TAKEAWAYS
Apa itu Shoei e:Drylens?
Sisipan visor helm dengan teknologi anti-kabut dan tint otomatis berbasis liquid crystalHelm Shoei apa yang kompatibel?
Saat ini hanya visor CWR-F2 dan CWR-F2RShoei e:Drylens merupakan pengembangan dari sistem Drylens konvensional milik Shoei. Secara tampilan, perangkat ini menyerupai visor insert anti-fog pada umumnya, namun dibekali modul kecil di salah satu sisi sebagai pusat kerja teknologi. Modul tersebut berfungsi mengatur tingkat kegelapan visor sekaligus mendukung sistem kelistrikan internal.
Berbeda dari visor Transitions yang sudah lebih dulu dikenal, e:Drylens menggunakan lapisan liquid crystal super tipis. Lapisan ini akan menggelap ketika dialiri arus listrik, sehingga tingkat tint dapat disesuaikan secara presisi. Keunggulan utamanya terletak pada fleksibilitas kontrol, karena pengguna dapat mengatur tingkat kegelapan secara manual apabila diperlukan, tanpa bergantung sepenuhnya pada kondisi cahaya sekitar.

Selain kemampuan menyesuaikan pencahayaan, e:Drylens juga berfungsi layaknya Pinlock. Sistem ini menciptakan efek visor ganda atau “double-glazed”, sehingga risiko embun pada permukaan visor dapat ditekan secara signifikan. Fitur tersebut sangat membantu saat berkendara di kondisi hujan, cuaca dingin, maupun perubahan suhu ekstrem.
Dari sisi daya, Shoei e:Drylens bersifat powered system. Pengisian daya selama tiga jam diklaim mampu memberikan waktu penggunaan hingga sekitar 20 jam. Dengan durasi tersebut, perangkat ini dinilai cukup praktis untuk pemakaian harian maupun perjalanan jarak jauh.
Meski menawarkan teknologi canggih, ada beberapa catatan penting. Untuk tahap awal, e:Drylens hanya kompatibel dengan visor CWR-F2 dan CWR-F2R. Artinya, jumlah helm Shoei yang dapat menggunakan sistem ini masih terbatas. Namun, besar kemungkinan kompatibilitas akan diperluas ke lini helm adventure dan sport touring di masa mendatang.

Saat ini, e:Drylens baru tersedia di pasar Jepang dengan banderol 27.500 Yen, setara sekitar Rp2,9 jutaan berdasarkan nilai tukar saat ini. Hingga kini, Shoei belum mengumumkan harga resmi maupun jadwal peluncuran untuk wilayah lain.
Dengan hadirnya e:Drylens, Shoei menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi keselamatan serta kenyamanan berkendara. Teknologi ini berpotensi menjadi standar baru untuk visor helm masa depan, khususnya bagi pengendara yang mengutamakan visibilitas optimal dalam berbagai kondisi cahaya dan cuaca. (BGX/ODI)
Baca Juga:
RSV Helmets Luncurkan Windbreaker, Cocok Buat Harian dan Harga Terjangkau
Respiro Hadirkan 5 Produk Baru dengan Proteksi Maksimal di IMOS 2025
GIIAS 2025
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Motor Pilihan
- Terbaru
- Populer
Video Motor Terbaru di Oto
Artikel Motor dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature