Ikut Desmolindo Fair 2026, Imoto Pamerkan Octa GT dan Strategi Ekosistem EV
Imoto tampil dengan Octa GT, target produksi baterai mandiri, dan rencana Vision EV 2026
Imoto Indonesia resmi ambil bagian dalam gelaran Desmolindo Fair 2026 yang berlangsung di Plaza Nusantara (Lippo Mall Nusantara) pada 13–25 Januari 2026. Keikutsertaan ini menjadi langkah strategis bagi Imoto untuk mempertegas eksistensinya sebagai merek motor listrik lokal yang siap bersaing di era elektrifikasi kendaraan roda dua di Indonesia.
KEY TAKEAWAYS
Kapan produksi baterai Imoto di Cikarang dimulai?
Direncanakan mulai Maret 2026Apa produk baru Imoto yang akan meluncur tahun ini?
Vision EV, yang dijadwalkan hadir pada semester kedua 2026Berapa jarak tempuh iMoto Octa GT?
Hingga 100 km jika menggunakan konfigurasi dua bateraiPameran yang diinisiasi oleh Asosiasi Dealer Sepeda dan Motor Listrik Indonesia (Desmolindo) tidak hanya menjadi ajang transaksi, tetapi juga ruang edukasi bagi masyarakat mengenai perkembangan ekosistem kendaraan listrik nasional. Berbagai pemain industri turut hadir, mulai dari produsen motor listrik, penyedia infrastruktur pengisian daya, hingga mitra pembiayaan, termasuk Imoto yang tampil memperkenalkan teknologi dan visi jangka panjangnya.
Perwakilan Imoto menyampaikan bahwa kehadiran mereka di Desmolindo Fair 2026 merupakan bukti kesiapan industri dalam negeri menghadapi transisi menuju transportasi ramah lingkungan. Imoto ingin menunjukkan bahwa produk motor listrik buatan Indonesia mampu menghadirkan kualitas global, sekaligus relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat saat ini.
Fokus R&D Lokal dan Produksi Baterai Mandiri
Foto: OTODalam wawancara di lokasi pameran, Paulus Bambang Sutanto, Distribution Head Imoto Indonesia, menjelaskan bahwa Imoto memang memulai pengembangan produknya melalui proses impor. Namun, langkah tersebut dilakukan semata untuk keperluan riset dan pengembangan (R&D), bukan untuk dijual langsung ke konsumen.
“Unit impor tersebut kami gunakan sebagai basis pengembangan hingga akhirnya melahirkan produk yang menyerupai dan menjadi Octa GT,” ujar Paulus. Seluruh proses pengembangan dilakukan oleh tim R&D lokal, sehingga Imoto mengusung tagline “Made in Indonesia for the World.”
Ke depan, Imoto juga menargetkan produksi baterai secara mandiri di Cikarang. Produksi baterai fast charging direncanakan mulai Maret 2026, dengan spesifikasi 72V 40A. Selain itu, pada semester kedua tahun ini, Imoto berencana memperkenalkan produk baru bernama Vision EV.
Bangun Ekosistem, Bukan Sekadar Jual Produk
Foto: OTOImoto menegaskan sejak awal tidak akan menjual motor listrik secara langsung ke konsumen. Seluruh distribusi dilakukan melalui jaringan dealer resmi. Berkat kolaborasi dengan Desmolindo, saat ini Imoto telah memiliki 9 dealer dan 10 outlet yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Tangerang Selatan, Bali, Lampung, dan Samarinda. Target hingga akhir 2026 adalah mencapai 70 dealer di seluruh Indonesia.
Untuk mendukung kemudahan kepemilikan, Imoto juga akan merilis Imoto Finance pada Maret 2026. Langkah ini diambil karena masih terbatasnya lembaga pembiayaan yang bersedia mendanai pembelian motor listrik. Skema pembiayaan internal diharapkan dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik di masyarakat.
Di sisi infrastruktur, Imoto menargetkan penyediaan 500 charging station. Sebagian besar akan ditempatkan di jaringan dealer, sementara sisanya berada di lokasi strategis di luar kota. Untuk layanan pengisian daya, Imoto bekerja sama dengan Casan Indonesia.
Sebagai informasi, Imoto baru memiliki satu produk, yakni iMoto Octa GT. Skuter listrik ini dirancang sebagai kendaraan berperforma tinggi dengan kecepatan maksimum 70 km/jam serta jarak tempuh hingga 100 km menggunakan dua baterai Lithium.
Octa GT dibekali motor Hub Drive berpendingin udara dengan daya standar 1500W dan daya puncak mencapai 4000W. Torsi sebesar 112 Nm memastikan akselerasi tetap halus namun responsif. Sistem baterai menggunakan dua unit 72V 24Ah (1,7 kWh) dengan waktu pengisian penuh sekitar 4 jam (2 baterai).
Fitur teknologi turut menjadi keunggulan, termasuk sistem ALIVE sebagai fleet management berbasis GPS, panel instrumen Digital TFT Display, mode berkendara Drive dan Sport, cruise control, hingga reverse mode. Dari sisi keamanan, tersedia sensor Anti-Theft Lock, sistem pengereman double disk, serta garansi baterai hingga 3 tahun.
Harga iMoto Octa GT dipasarkan Rp26.000.000 untuk versi 1 baterai dan Rp36.000.000 untuk 2 baterai dengan status OTR Jakarta.
Komitmen TKDN dan Test Ride di Lokasi
Foto: OTOSebagai pemain lokal, Imoto terus meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan target mencapai 75 persen. Pengunjung Desmolindo Fair 2026 juga dapat mencoba langsung Octa GT melalui fasilitas test ride di area luar Plaza Nusantara.
Melalui partisipasi di Desmolindo Fair 2026, Imoto menegaskan keseriusannya membangun ekosistem motor listrik nasional secara berkelanjutan, tidak hanya melalui produk, tetapi juga infrastruktur, pembiayaan, dan jaringan distribusi yang kuat. (BGX/ODI)
Baca Juga:
Talaria Komodo Resmi Diluncurkan, Motor Trail Listrik Bertenaga 32 kW dengan Kecepatan 105 km/jam
Ofero Indonesia Luncurkan Motor Listrik Stareer 5 Lit, Harga Rp11 Jutaan
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Motor Pilihan
- Terbaru
- Populer
Video Motor Terbaru di Oto
Artikel Motor dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature