• Wishlist

Mercedes-Benz C180 Kembali Dijual, Jadi Sedan Premium Paling Murah

Mercedes-Benz C180 Kembali Dijual, Jadi Sedan Premium Paling Murah


Mercedes-Benz kenalkan varian anyar sedan andalan C-Class. Mereka mengembalikan eksistensi nomenklatur C180 di kelas mini sedan. Ia dibanderol Rp 759 juta off the road, memegang trofi sedan paling murah di line-up Mercedes.


Mercedes-Benz C180 jadi sedan termurah manufaktur


C180 menjadi pembuka portofolio anyar Mercedes di 2020. Diungkapkan President Director PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia, Choi Duk Jun, "Kami terus menawarkan produk yang luas dan lengkap dengan teknologi inovatif serta desain emosional, yang berarti kami memiliki kendaraan yang tepat untuk setiap pelanggan. Tahun ini, kami ingin memperbarui portofolio kami dengan lebih dari sepuluh model baru atau pembaruan model termasuk kendaraan yang dirakit secara lokal."


Kendati terlahir sebagai seri mendasar, rancang busana menjadi perhatian mengingat banderol melampaui batas Rp 700 juta. “Cibo” anyar ini membawa desain sederhana Avantgarde, tidak terlalu membedakan dari C200. Terlihat melalui rangkaian tiga rongga pada bumper depan. Bukaan sisi samping digurat menukik meski tidak begitu lebar. Aliran permukaan di titik terbawah mencirikan bibir spoiler bergaya sporty.


Tak hanya itu, desain rumah lampu turut mendongkrak kecantikan paras C-Class. Tentu tidak dibiarkan mengadopsi unit halogen, terlalu rendah untuk sekelas sedan kompak eksekutif masa kini. Pendar lampu depan mengandalkan empat ruas LED High performance. Teknologi LED turut mengisi stop lamp.


Baca Juga: Mercedes-Benz Luncurkan GLC Facelift, Tambah Fitur dan Harga


Rasa mewah ditampilkan melalui pelek 17 inci. Sepatu ini dijamin membuat “Cibo” anyar tetap melenggok berkelas dimanapun ia berada. Persis di bokong, permainan garnis memberikan imaji dua lubang knalpot. Padahal, kenyataannya hanya terdapat satu bersembunyi di bagian kiri.


Begitu masuk kabin, sensasi kokoh ala Mercedes-Benz terasa di setiap sentuhan. Material leather Artico menyajikan kesan berkelas. Meski begitu, kombinasi hitam sewarna pada palang setir sedikit melunturkan aura kemewahan.


C180 kembali ke portofolio Mercedes-Benz


Walau kasta bawah, permainan teknologi kabin tidak terlalu dibedakan. Layar digital jadi nilai utama. Persis di bagian tengah, sistem infotainment 10,25 inci tampil mengambang di atas kisi AC. Ia ditujukan sebagai pengaturan sentral mulai dari dynamic select, konektivitas, smartphone mirroring, hingga navigasi. Kontrol dicapai melalui touchpad atau sakelar putar di konsol tengah.


Panel instrumen pun kini ditampilkan melalui monitor. Komposisi terbagi dua bingkai melingkar mencirikan sistem analog. Banyak pengaturan mulai dari mood tampilan hingga menunjukan navigasi. Kombinasi tombol dan touchpad di lingkar kemudi memungkinkan pengaturan sistem infotainment serta panel instrumen.


Sumber tenaga berasal dari jantung pacu 4-silinder turbo. Dengan tren penomoran mobil turbo masa kini, nomenklatur dipastikan tidak sesuai kubikasi mesin. Kapasitas ruang bakar C180 hanya sebesar 1.5L didukung peranti penyodok udara. Kendati begitu, keluaran daya dapat disetarakan unit 1.8L Naturally Aspirated. Ekstraksi tenaga mencapai 156 PS dengan torsi maksimum 250 Nm. Transmisi otomatis 9-speed 9G-Tronic mentranslasikan putaran mesin ke roda belakang. (Krm/Tom)


Baca Juga: SUV 7-seater Mercedes-Benz GLE Dirakit Lokal, Harga Bakal Lebih Murah?

Jelajahi Mercedes Benz C-Class Sedan

Mercedes Benz C-Class Sedan Rp 759 Juta - Rp 1,12 Milyar Cicilan : Rp 17,32 Juta

Bandingkan & Rekomendasi