Comparison Test Mercedes-Benz C180 vs Mercedes-Benz A200 Sedan (Part-2): Bagai Dua Sisi Mata Uang

  • 2020/08/Compare-Mercedes-A200-C180-8-008.jpg
  • 2020/08/Compare-Mercedes-A200-C180-9-009.jpg
  • 2020/08/Compare-Mercedes-A200-C180-10-010.jpg
  • 2020/08/Compare-Mercedes-A200-C180-2-002.jpg
  • 2020/08/Compare-Mercedes-A200-C180-3-003.jpg
  • 2020/08/Compare-Mercedes-A200-C180-4-004.jpg
  • 2020/08/Compare-Mercedes-A200-C180-5-005.jpg
  • 2020/08/Compare-Mercedes-A200-C180-6-006.jpg
  • 2020/08/Compare-Mercedes-A200-C180-7-007.jpg
  • 2020/08/Compare-Mercedes-A200-C180-1-001.jpg
  • 2020/08/Road-Test-Mercedes-Benz-C180-11-010.jpg
  • 2020/08/Road-Test-Mercedes-Benz-C180-10-009.jpg
  • 2020/08/Road-Test-Mercedes-Benz-C180-9-008.jpg

“To drive is to believe.” Sebelum menentukan pilihan antara C180 dan A200 Sedan, pastinya mencoba langsung dari balik setir menjadi hal wajib yang jangan terlewat. Apalagi dengan selisih harga tidak
jauh dan punya karakteristik serta spesifikasi berbeda pula.

Performa dan Rasa Berkendara

Dimulai dari C180, sedan satu ini mendapatkan spesifikasi mesin empat silinder 1,5 liter turbo, berikut transmisi 9G-TRONIC yang menggerakkan roda belakang. Sebagai catatan, menghasilkan kombinasi tenaga 156 hp dan torsi 250 Nm, berikut rasio kompresi 11:1. Melihat format drivetrain, Mercedes seperti cenderung ingin membuat karakter pengemudiannya halus dan nyaman.

Begitu dijalankan, C180 terasa sebagaimana sebuah sedan Mercedes yang kita kenal. Laju tenang, tidak ada getaran mesin, dan kabinnya kedap. Terbukti, walaupun adalah alternatif C-Class termurah, kualitas premium dipertahankan. Akselerasi di setiap putaran mesin pun sangat linear meski mesin berinduksi turbo.

performa mercy C180

Dengan transmisi 9G-TRONIC artinya mesin tidak akan sampai pada rpm tinggi saat tiba pada titik perpindahan gigi. Alhasil, mesin makin hening, kerja transmisi tidak sampai menghentak, dan membantu menghemat konsumsi BBM. Apalagi dengan ayunan suspensinya yang lembut dan setir ringan, memberikan kesan dewasa dan berwibawa melaju bersama C180.

Fitur Dynamic Select menyediakan lima mode berkendara; Eco, Comfort, Sport, Sport+, dan Individual. Rasanya tidak perlu lagi dijelaskan masing-masing dari mode itu. Saat berada di jalan tol, saya ubah mode ke Sport. Sistem langsung merespons dengan mengubah mapping mesin, transmisi, setir dan sensitivitas ESP. Jujur, perilaku mesin saat mode Sport tidak begitu terasa bedanya.

Baru saat menggunakan Sport+ akselerasi kian hidup. Lihat tol yang kosong, saya iseng coba injak gas penuh. RPM mesin serta kecepatan meningkat singkat. Setir juga lebih sigap saat setiap diberi input.

Akeselerasi Mercedes C180

Sementara dengan A200 Sedan, dibekali mesin lebih kompak, 1,3 liter turbo empat silinder. Walau kecil, outputnya lebih galak dengan tenaga 163 hp dan torsi sama 250 Nm. Tak heran, mesin berkompresi 10,6:1 ini merupakan pengembangan dari generasi terbaru. Varian transmisi otomatis 7G-DCT alias dual-clutch langsung menandakan bahwa A200 diperuntukkan untuk bersenang-senang.

Bedanya, saat baru akan melaju, A200 tidak langsung bergerak saat masuk ke D (Drive). Dengan dual-clutch, mesin harus diberikan sedikit dorongan untuk membuat transmisi gerakkan roda. Agak menambah ‘kerjaan’ memang, apalagi saat kondisi jalanan macet seperti di Jakarta. Namun saat sudah melaju normal, nyaris tidak ada bedanya dengan otomatis konvensional, sama-sama halus.

Dalam kondisi melaju konstan, seperti misalnya di atas 50 km/jam, suara mesin lebih terdengar di dalam kabin dibanding C180. Bisa dimaklumi, sebab transmisi A200 memiliki jumlah gear tidak sebanyak C180, 7 berbanding 9. Jadi wajar saja kalau mesin jadi bekerja di putaran lebih tinggi dan membuat keheningan kabin terkompromi.

mercedes-benz A200 sedan

Kelebihan A200 Sedan dibanding C180, handlingnya lebih lincah. Karena dimensinya kompak dan berpenggerak roda depan. Apalagi saat mengarungi jalanan dalam kota. Roda penggerak dan pengganti arah menjadi satu, membuat ringkas saat melewati belokan patah. Terutama berputar bali di U-turn, A200 tidak harus ambil ancang-ancang lebar seperti C180.

Fitur Dynamic Select di mobil ini tidak berbeda. Semua memberi ubahan karakter pada mesin, transmisi, setir dan ESP. Dengan cara yang sama, saya coba performa A200 Sedan di jalan tol lengang. Dalam mode Comfort, mesin sudah terasa responsif dibanding C180. Perbedaan saat turbo bekerja di 2.000 rpm juga sangat terasa, memberi nafas panjang di putaran tengah dan atas.

Mencoba mode Sport, mesin tambah galak seperti memecut kuda tunggangan untuk berlari. Perpindahan gigi lebih singkat, dan kemudi menjadi semakin progresif. Namun seperti saya bilang, gearbox 7G-DCT membuat mesin ‘teriak’ saat akselerasi kencang. Bahkan bisa diakui kalau insulasi kabin A200 tidak sekedap C180.

pilihan sedan mercedes termurah

Soal sistem keselamatan, dua mobil ini sama-sama dilengkapi Active Brake Assist, pakai sensor yang terpasang di balik spion tengah. Begitu juga dengan Cruise Control dan keyless entry, namun belum didukung KEYLESS-GO Conveniece Package. A200 masih pakai empat buah sensor parkir, masing-masing di depan dan belakang. Walaupun C180 tidak punya itu, setidaknya saat kondisi macet sensor tidak akan berisik saat banyak kendaraan lain lewat di samping mobil.

Jadi dengan selisih harga tidak sampai Rp 50 juta, C180 dan A200 Sedan menawarkan paket yang tidak bisa dibilang sama. Dengan banderol Rp 759 juta (OFR), C180 bisa memberikan rasa premium dan nyaman khas sedan Mercedes-Benz. Sementara Rp 800 juta (OFR) untuk A200 Sedan, menjadi sedan kompak, sporty dan berfitur canggih, untuk yang peduli soal penampilan dan teknologi.  Mereka bagai dua sisi mata uang berbeda, menawarkan karakter tersendiri sesuai keinginan konsumennya. (Why/Odi)

Baca Juga: Comparison Test Mercedes-Benz C180 vs Mercedes-Benz A200 Sedan (Part-1): Mencari Baby Benz Sesungguhnya

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

Komparasi Mercedes Benz C-Class Sedan vs Mercedes Benz A-Class Sedan

Model Mobil Mercedes Benz

  • Mercedes Benz C-Class Sedan
    Mercedes Benz C-Class Sedan
  • Mercedes Benz AMG GT
    Mercedes Benz AMG GT
  • Mercedes Benz E-Class
    Mercedes Benz E-Class
  • Mercedes Benz V-Class
    Mercedes Benz V-Class
  • Mercedes Benz GLE-Class
    Mercedes Benz GLE-Class
  • Mercedes Benz GLA
    Mercedes Benz GLA
  • Mercedes Benz G-Class
    Mercedes Benz G-Class
  • Mercedes Benz GLC-Class
    Mercedes Benz GLC-Class
  • Mercedes Benz A-Class Sedan
    Mercedes Benz A-Class Sedan
  • Mercedes Benz GLB-Class
    Mercedes Benz GLB-Class
Harga Mobil Mercedes Benz

Promo Mercedes Benz C-Class Sedan, DP & Cicilan

  • C 300 AMG Line DP Rp 106 Juta Angsuran Rp 29,75 Juta x 60 Bulan Rp 1,38 Milyar OTR Lihat Promo
  • C 200 Avantgarde Line DP Rp 183,41 Juta Angsuran Rp 33,06 Juta x 35 Bulan Rp 1,14 Milyar OTR Lihat Promo

IIMS 2024

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Mercedes Benz C-Class Sedan Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil Mercedes Benz C-Class Sedan

Bandingkan & Rekomendasi

Toyota Camry Hybrid
Mercedes Benz E-Class
Mercedes Benz E-Class
Rp 1,325 - 2,03 Milyar
4.75 (4 Ulasan)
Harga E-Class
Mercedes Benz A-Class Sedan
BMW 3 Series Sedan
Subaru WRX
Subaru WRX
Rp 849,5 - 949,5 Juta
Tulis Review Harga Subaru WRX
Mesin 2487
1991
1332
1998
2387
Tenaga 176
197
163
184
271
Tempat Duduk 5
5
5
5
5
Jenis Transmisi CVT
Otomatis
Otomatis
Otomatis
Manual

Tren Sedan

  • Yang Akan Datang
  • Jaguar XE
    Jaguar XE
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan Apr, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Atto 4
    BYD Atto 4
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan Mar, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan
Mobil Sedan Yang Akan Datang

Artikel Mobil Mercedes Benz C-Class Sedan dari Carvaganza

  • Mercedes-Benz Indonesia Pastikan Generasi Terbaru C-Class dan Mobil Listrik EQS Meluncur Tahun Ini
    Mercedes-Benz Indonesia Pastikan Generasi Terbaru C-Class dan Mobil Listrik EQS Meluncur Tahun Ini
    Wahyu Hariantono, 03 Feb, 2022
  • Mercedes-Benz C-Class 2022 Resmi Diluncurkan, Cuma Punya Mesin 4 Silinder
    Mercedes-Benz C-Class 2022 Resmi Diluncurkan, Cuma Punya Mesin 4 Silinder
    Alvando Noya, 24 Feb, 2021
  • Tertangkap Spyshot Tanpa Kamuflase, Ini Tampang Mercedes-Benz C-Class Terbaru
    Tertangkap Spyshot Tanpa Kamuflase, Ini Tampang Mercedes-Benz C-Class Terbaru
    Wahyu Hariantono, 22 Feb, 2021
  • Mercedes-Benz C-Class 2022 Akhirnya Siap Diluncurkan Bulan Ini
    Mercedes-Benz C-Class 2022 Akhirnya Siap Diluncurkan Bulan Ini
    Alvando Noya, 09 Feb, 2021
  • VIDEO: Mercedes-Benz C180, C-Class Termurah di Indonesia
    VIDEO: Mercedes-Benz C180, C-Class Termurah di Indonesia
    Wahyu Hariantono, 20 Jan, 2020

Artikel Mobil Mercedes Benz C-Class Sedan dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Review
  • Artikel Feature
  • Kurang Bijak, Mercedes-AMG C63 Rusak
    Kurang Bijak, Mercedes-AMG C63 Rusak
    Indra Alfarisy, 30 Jun, 2021
  • Sebuah Mercedes-Benz C-Class Berkamuflase Tertangkap Kamera Intai, Ada Sesuatu yang Tak Lazim
    Sebuah Mercedes-Benz C-Class Berkamuflase Tertangkap Kamera Intai, Ada Sesuatu yang Tak Lazim
    Ahmad Karim, 25 Mar, 2021
  • Mercedes-Benz C-Class W206 Mendebut Bawa Teknologi S-Class
    Mercedes-Benz C-Class W206 Mendebut Bawa Teknologi S-Class
    Ahmad Karim, 26 Feb, 2021
  • Dijadwalkan Meluncur Akhir Bulan, Mercedes-Benz C-Class Terbaru Bawa Penyempurnaan Teknologi
    Dijadwalkan Meluncur Akhir Bulan, Mercedes-Benz C-Class Terbaru Bawa Penyempurnaan Teknologi
    Ahmad Karim, 09 Feb, 2021
  • KOMPARASI: Mercedes-Benz C180 Vs A200 Sedan, Perbedaan Desain (Part 1)
    KOMPARASI: Mercedes-Benz C180 Vs A200 Sedan, Perbedaan Desain (Part 1)
    Raju Febrian, 23 Agu, 2020
  • Mercedes-Benz C180: Status Baru Sang CIBO
    Mercedes-Benz C180: Status Baru Sang CIBO
    Ahmad Karim, 14 Agu, 2020
  • Perjalanan 4 Generasi Mercedes-Benz “Cibo” di Indonesia
    Perjalanan 4 Generasi Mercedes-Benz “Cibo” di Indonesia
    Ahmad Karim, 24 Mei, 2021
  • KOMPARASI: Mercedes-Benz C180 Vs A200 Sedan, Beda Bahasa Desain (Part 1)
    KOMPARASI: Mercedes-Benz C180 Vs A200 Sedan, Beda Bahasa Desain (Part 1)
    Raju Febrian, 23 Agu, 2020