Menilik Lebih Dalam Mazda CX-3 di GIIAS 2016

Menilik Lebih Dalam Mazda CX-3 di GIIAS 2016
Gambar
Review Pengguna

Tangerang: Sejak 2014, kami sudah mendengar isu Mazda Motor Indonesia (MMI) akan menyajikan Compact SUV untuk bersaing dengan Honda HR-V. Namun pucuk dicinta, ulam pun tak juga tiba. Mazda CX-3 tak jua diimpor ke Indonesia sebagai mobil untuk dirilis. Namun pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, MMI akhirnya menunjukkan niatnya untuk meluncurkan CX-3. Model Crossover SUV ini dibawa sebagai special exhibit di GIIAS.


Menurut Astrid Ariani Wijana, Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia dalam rilis resminya, alasan memboyong CX-3 ke GIIAS adalah, “Khusus di GIIAS 2016 kali ini, kami juga menghadirkan Mazda CX-3 sebagai special display untuk menyapa penggemar Mazda di Indonesia.” Ucapan Astrid tentu bisa diartikan sebagai persiapan pengenalan produk untuk diluncurkan dalam waktu tak lama lagi.


CX-3 belum jelas kapan dipasarkan


Mazda CX-3 merupakan Crossover berbasis Mazda2 yang mengusung konsep terdepan Mazda untuk sebuah Freestyle Smart Crossover. Beberapa waktu lalu, bahkan CX-3 masuk dalam daftar nominator 2016 ‘World Car Design of The Year.’


Penasaran dengan CX-3, kami menelisik lebih dalam mobil yang berpotensi meluncur di Indonesia ini. Spesifikasi lebih lengkap pun kami ulik dari negara tetangga, Thailand yang sudah meluncurkan Crossover ini sejak beberapa waktu lalu.


Desain Kodo Desain, tentu saja itu yang diterapkan Mazda pada lini Mazda CX-3. Bahasa desain global Mazda generasi ini memang digunakan di semua format bodi mobil produksi mereka. Jadi jangan heran jika tampangnya mirip dengan CX-5, 2, 6, hingga Biante sekalipun. Tampilannya sangat bersih, tak penuh oleh guratan-guratan yang saling bersinggungan. Garisnya tegas membentuk style Kodo yang memang memiliki karakter kuat.


CX-5 akan bertarung melawan Honda HR-V


Berkat dimensi yang lebih kompak dari CX-5, desain Kodo pada bodi SUV ternyata tampil lebih proporsional sebagai sebuah Crossover ketimbang Compact SUV. Fascianya saja menawarkan desain lampu yang lebih pipih, lebih tipis, namun tetap disatukan oleh grill besar khas Mazda yang sangat sporti. Sedangkan desain foglamp yang menyertai di bumper depan disajikan dengan bentuk memanjang. Airdam cukup besar di bagian bawah bumper dengan skema trapezoidal juga mengentalkan aura sporti dan agresifnya. Sisanya, di bagian sisi bodi, sosoknya seolah Mazda2 yang diberikan over fender.


Yang unik lagi bagian buritannya. Kemiripan dengan saudara berbagi basisnya, Mazda2 membuat tampilan bagian belakang CX-3 tak jauh berbeda dengan saudaranya. Mulai dari proporsi, hingga tata letak ornamennya.


CX-3 belum jelas kapan dipasarkan


Di sektor interior, Mazda menawarkan kabin yang dekoratif, mewah, dan mendetil. Lihat saja material yang membungkusnya, termasuk dengan tata letak tombol yang juga diperhatikan dengan baik untuk kemudahan penggunaan semua penumpang. Tudung panel instrumen yang dibalut material berkelas dengan jahitan asli juga membuat kabin terasa mewah.


Kepraktisan juga tak dilupakan Mazda dalam meracik bagasi CX-3. Wajar, DNA SUV sebagai mobil yang kapabel untuk mengangkut aneka barang patut dihargai. Dalam kondisi bangku kedua masih berdiri tegak, 350 liter kargo bisa diangkut. Sedangkan dengan melipat bangku belakang, maka tercipta ruang 1.260 liter.


Untuk menunjang kenyamanan penumpang, CX-3 yang dijual untuk seluruh pasar dilengkapi dengan MZD Connect. Yakni perangkat multimedia yang bisa mengoneksikan aneka perangkat dan memberikan tampilan yang mudah diakses oleh pengemudi dan penumpang. Semuanya tersaji lewat layar sentuh 7 inci dan juga akses via kontroller yang sangat intuitif.


Performa Untuk mendongkrak tenaganya, Mazda akan menggunakan unit Skyactiv-G 2.0. Untuk pasar global, mesin ini memiliki dua tingkat output, 120 PS dan 150 PS. Output 150 PS dikhususkan untuk penggunaan penggerak All Wheel Drive. Sedangkan 2.0 bertenaga 120 PS dipadankan dengan penggerak roda depan. Untuk pasar Indonesia, tentu saja versi penggerak roda depan saja yang memiliki potensi untuk dipasarkan. Selain untuk membuatnya lebih kompetitif, toh para pesaingnya juga tak ada yang menggunakan.


tampilan CX-3 dengan bahasa desain kodo


Untuk beberapa negara juga mesin Skyactiv-D 1.5 Clean Diesel ditawarkan. Mesin ini memiliki tawaran tenaga 105 PS dengan torsi 270 Nm. Mazda juga berhasil mengembangkan mesin diesel canggih yang memiliki kompresi rendah mencapai 14,8:1. Mesin 1.5 liter ini dilengkapi turbocharger dengan turbin berkonstruksi variabel yang memungkinkan mesin mendapatkan asupan tenaga optimal di putaran rendah dan tinggi sekalipun.


Harga MMI memang belum melepaskan harga yang akan dirilis untuk menjual CX-3 di pasar Indonesia nanti. Namun berkaca pada Thailand yang memiliki tingkat ekonomi mirip dengan Indonesia, nampaknya CX-3 2.0 akan dijual dengan harga mulai Rp 315 juta – Rp 395 juta. Harga tersebut tentu belum termasuk pajak impor yang dikenakan.



Baca Juga: Mazda CX-3 sedang diuji di Indonesia

Jelajahi Honda HRV

Honda HRV Rp 301,6 - Rp 420,8 Juta Cicilan : Rp 6,88 Juta

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store