Mazda CX-5 2019 Tambah Varian Baru, Ini Detailnya

Mazda CX-5 2019 Tambah Varian Baru, Ini Detailnya
Gambar
Review Pengguna

Mazda CX-5 kini punya tiga varian: Elite, GT dan Touring. Ketiganya mendapat peningkatan yang tak terlihat secara kasat mata. Namun, mereka menjadi lebih canggih, sehingga mampu memaksimalkan kesenangan berkendara. Lantas apa perbedaan dari ketiganya?


mazda power drive


Touring


Varian terbawah berbanderol Rp 508,8 juta (OTR Jakarta) Berdimensi 4.550 x 1.840 x 1.680 mm (PxLxT) dengan jarak sumbu roda 2.700 mm dan ground clearance 193 mm. Wujudnya tak terlalu bongsor, ini turut didukung permainan garis bodi yang streamline.


Bahasa desain Kodo diterapkan yang membuatnya tampil seksi. Tengok saja wajah yang simpel, tapi mampu memancarkan aura elegan, modern dan tajam. Perpaduan antara grille, sektor penerangan utama, termasuk detail bumper, tampak tak banyak basa-basi. Bila melihat dari samping, Anda tak bosan memandang pelek alumunium 19 inci bergaya tegas yang dibalut ban 225/55. Wujudnya makin atraktif berkat electric sunroof dan antena radio sirip ikan hiu di atap. Roof rail yang sebelumnya menjadi aksesori opsional, kini ditambahkan menjadi standar, menegaskan kesan sporty.


Perlengkapannya juga tak kalah menarik, lampu utama dan daytime running light (DRL) sudah LED. Perangkat ini punya fungsi automatic on/off, yang berguna menyalakan lampu di siang hari saat melewati jalan gelap. Pengguna turut dimudahkan mengatur spion dengan pengatur dan pelipat elektrik. Wiper depannya dapat beroperasi sendiri ketika mendeteksi hujan.


Area kabin tetap dibuat mewah oleh Mazda pada varian bawah. Material kulit membalut semua komponen, mulai dari jok, setir hingga tuas transmisi. Untuk bisa mengakses mobil tak sulit, sudah dibekali keyless. Begitu pula menyalakan dan mematikan mesin, cukup lewat tombol starter, tanpa perlu menancapkan anak kunci. Pengemudi bisa menyetel posisi mengemudi dengan optimal, lantaran kemudi punya fitur tilt dan teleskopik.


Urusan kenyamanan dalam kabin, dual-zone automatic climate control dengan penyaring debu memastikan udara tetap sejuk dan bersih. Tak hanya penumpang depan, area belakang juga diberikan keleluasaan untuk mengatur sendiri keluaran angin dingin. Fungsionalitas mobil dimaksimalkan berkat power outlet 12 volt yang tertanam di depan, konsol tengah dan area bagasi. Ada dua colokan USB yang disematkan pada sandaran tangan tengah di jok baris kedua. Bicara daya angkut kargo di belakang, ruangnya terbilang besar, mencapai 442 liter.


Rasa berkendara menyenangkan ditunjang MZD Connect yang terdiri dari layar sentuh 7 inci dan 6 speaker. Perangkat yang tak hanya dapat memutar hiburan berupa siaran radio, tapi dapat dihubungkan dengan smartphone. Gawai itu dapat dikoneksikan melalui berbagai cara, AUX, USB atau Bluetooth. Pengemudi pun lebih mudah berinteraksi dengan kerabat, karena bisa mengirim pesan singkat pakai perintah suara.


Jantung mekanis masih memakai SkyActiv-G berkubikasi 2,5 liter dan berkonfigurasi 4 silinder segaris. Setelan borenya 89 mm dan stroke 100 mm dengan rasio kompresi 13:1. Semburan tenaga yang keluar dari setingan itu mencapai 190 PS di putaran mesin 6.000 rpm. Sementara torsinya 251 Nm yang muncul sejak 3.250 rpm. Seluruh daya dikirim ke kedua roda depan melalui sistem transmisi otomatis SkyActiv-Drive 6-speed.


Kepraktisan mengemudi turut ditopang fitur serba elektrik. Pengaplikasian rem tangan, misalnya, menggunakan Electronic Parking Brake (EPB) berupa tombol di konsol tengah. Kemudian ada Brake Auto Hold yang mengizinkan rem tetap aktif, meski pengemudi melepaskan kaki dari pedalnya. Faktor keamanan dan keselamatan tak luput dari perhatian Mazda. Varian termurah banyak dijejali perangkat modern. Enam airbag yang terdiri dari dua di depan, dua di sisi dan dua di jendela siap melindungi seluruh penumpangnya. Anak kecil juga dipastikan terjaga karena adanya ISOFIX.


Sektor pengereman diperkuat Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake Distribution (EBD), Brake Assist (BA). Dynamic Stability Control dan Traction Control, menjaga mobil tetap stabil. Menariknya, ia memiliki G-Vectoring Control (GVC) yang memastikan seluruh penumpang di dalam tak merasakan ayunan ekstrem saat CX-5 bermanuver. Terjebak di jalan menanjak tak jadi masalah bagi CX-5. Pengemudi tak perlu panik saat memindahkan kaki dari pedal rem ke akselerasi. Hill Launch Assist (HLA) siap membantu. Tersedia pula Emergency Stop Signal (ESS) yang menginformasikan pengemudi lain ketika mobil berhenti mendadak. Selanjutnya proses parkir. Ini makin mudah karena varian Touring memiliki sensor depan-belakang dan kamera buritan yang dilengkapi garis bantu statis.


mazda cx-5 interior


GT


Ini adalah varian tengah yang dijual seharga Rp 548,8 juta. Pada dasarnya punya tampilan yang tak berbeda dengan Touring. Ada tambahan fitur seperti automatic leveling pada headlamp. Ketika mobil bertambah bobotnya di belakang, arah penyinaran bakal ikut berubah. Nah, teknologi ini menyesuaikan sudutnya kembali normal. Masih di sektor penerangan, fog lamp LED sudah dipasangkan. Sektor penerangan diperkuat safety i-Activsense berupa adaptive LED headlight. Penggunaan lampu jauh saat malam hari jadi lebih aman, karena teknologi itu mampu memilah area yang tak perlu disinari, seperti pengemudi lain dari arah berlawanan.


Head-up display yang memproyeksikan informasi terkait kendaraan seperti kecepatan sudah terpasang di varian ini. Kemudian kamera 360 view, membantu pengemudi memantau area sekitar mobil saat melewati jalan sempit atau parkir. Lanjut ke pengendalian, varian tengah sudah mendapatkan GVC Plus, generasi kedua dari GVC yang terselip pada Touring. Kemampuannya tak hanya dapat mengontrol kinerja mesin, tapi juga pengaplikasian rem yang makin meminimalisir rasa membuang saat berbelok.


Tambahan lainnya berupa speaker yang mempercayakan BOSE berfitur Centrepoint 2 dan AudioPilot 2. Jumlahnya tak tanggung-tanggung, ada 10 yang tersebar di beberapa titik. Terakhir Power liftgate dengan jam safe, easy closure dan dapat diatur bukaannya. Pengguna tak perlu repot ketika ingin mengakses bagasi dari belakang, tinggal memencet tombol, pintu secara otomatis terbuka dan tertutup.



Elite


Elite jadi varian termahal yang dipatok Rp 588,5 juta. Terlihat lebih mewah dengan berbagai penyematan aksesori. Tak hanya itu, fitur di dalamnya sudah pasti jauh lebih lengkap dari kedua varian di atas. Mazda menambahkan keseruan berkendaranya dengan menghadirkan paddle shift yang tertanam di belakang kemudi. Ini memungkinkan pengemudi berkendara mengatur transmisi semi-manual, seperti pembalap di sirkuit.


Urusan safety, Elite disenjatai perangkat yang lebih lengkap dari i-Activsense. Ada tambahan Blind Spot Monitoring (BSM) and Rear Cross Traffic Alert (RCTA) yang mendeteksi keberadaan kendaraan lain saat mau berpindah jalur atau keluar dari parkir. Lalu Driver Attention Alert (DAA) untuk memantau kondisi pengemudi. Jika kedapatan mengantuk dari parameter pergerakan mobil yang tak stabil, sistem mengimbau pengemudi untuk menepi. Terakhir Smart City Brake Support (SCBS) Forward & Reverse, yang mencegah terjadinya tabrakan dengan mengaplikasikan rem secara otomatis. (Hfd/Odi)


Baca Juga: Mazda2 Anyar Punya Dua Varian, Begini Detailnya

Jelajahi Mazda CX 5

Mazda CX 5 Rp 509,8 - Rp 589,8 Juta Cicilan : Rp 11,63 Juta

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store