jakarta-selatan
kali dibagikan

Lamborghini Aventador Baru Bakal Pakai Mesin V12 Hybrid

  • 21 Des, 2018
  • 2593 Kali Dilihat

Lamborghini tengah menyiapkan penerus Aventador. Menariknya lagi, Aventador baru itu bakal pakai mesin hybrid V12, sebagai bagian visi manufaktur soal elektrifikasi. Dilansir dari pewartaan situs Autocar, mobil baru Lamborghini pada 2020, salah satunya Urus PHEV. Sedang model lain kemungkinan besar penerus Aventador dengan mesin hybrid V12 ini.


Kode nama LB48H sudah ditetapkan untuk Lamborghini Aventador baru. Pratinjau hypercar dengan sentuhan elektrik itu, juga sudah dilakukan kepada pembeli potensial pada Juni lalu. Fokus pratinjau lebih kepada mesin hybrid baru yang bakal digunakan Lamborghini. Gabungan mesin V12 naturally aspirated dengan motor elektrik untuk mendongkrak performa dan efisiensi.


Maurizio Reggiani, Chief Technical Officer Lamborghini, pernah memberi bocoran soal produk baru 2020 saat peluncuran Aventador SVJ awal tahun ini. Menurutnya, hybrid sudah jadi keharusan, bukan lagi pilihan. Reggiani juga mengakui, sistem hybrid bakal menambah bobot, paling ringan sekitar 150 - 200 kg. Itu jadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Lambo. Meski dengan upaya memangkas bobot, Lamborghini baru tetap lebih berat dari sebelumnya.


"Saya selalu berkata, lebih memilih bobot berkurang 10 kg ketimbang bertambah daya 1 hp. Bahkan jika rasio tenaga dan bobot bakal tetap sama," ujar Reggiani kepada Autocar. "Namun ketika saya bayangkan mobil baru bakal lebih berat. Apa solusinya? Kami belum tahu. Improvisasi tentu terjadi pada akhirnya," tambahnya.


Pertimbangan bobot berlebih, tentu jadi pikiran Lamborghini. Khususnya soal memecahkan rekor kecepatan di Nürburgring Nordschleife. Pasalnya, Aventador SVJ belum lama mencatatkan nama di puncak mobil tercepat di sana. Meski tampaknya rekor belum dipecahkan dalam waktu dekat, kekhawatiran Lambo tetap ada.



Sementara Reggiani punya ide agar Lambo memakai sistem hybrid terpisah. Axle roda depan ditenagai elektrik langsung ketimbang sistem kombinasi yang mengirim daya elektrik ke roda melalui transmisi. "Itu konsep terbaik menurut saya pribadi, untuk memberi kendali dan manajemen pada sasis. Dengan itu juga, bakal mudah mendapat torque vectoring penuh di depan, mengatasi kekurangan di sektor bobot dengan kelincahan lebih," ungkapnya.


Mesin V12 natural dengan sistem hybrid, dinilai menjadikan Aventador ancaman di segmennya. Apalagi kebanyakan kompetitor, lebih memilih memakai turbo dan menurunkan kapasitas mesin. Bagi Reggiani dan Lambo, turbo menurunkan kadar emosi berkendara.


Belum dipastikan nama untuk penerus Aventador bermesin hybrid. Yang pasti tak jauh dari istilah yang berkaitan dengan banteng, seperti pada model-model lain manufaktur. Kita nantikan saja perkembangannya. (Tom/Van)


sumber: Autocar UK


Baca Juga: Ini Alasan Toyota Supra Pakai Mesin BMW

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Lamborghini Aventador

Lihat video terbaru Lamborghini Aventador untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Mobil Lamborghini Pilihan

  • Populer
  • Komparasi