Cargloss Racing Team Sabet Podium di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
Berhasil finis kedua di kelas ITCR 1200 setelah bertarung sengit selama enam jam nonstop
KEY TAKEAWAYS
Siapa saja pembalap yang memperkuat Cargloss Racing Team?
Tim diperkuat oleh trio TGRI yaitu Haridarma Manoppo, Jordan Johan, dan Amato Rudolph, serta Eric Saputra (Direktur Cargloss Racing Team)Mobil apa yang digunakan oleh tim ini?
Cargloss Racing Team menggunakan Toyota Agya nomor 77 yang bertarung di kelas ITCR 1200Sirkuit Internasional Mandalika kembali menjadi saksi adu kencang dan ketahanan fisik dalam ajang Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika yang digelar pada 1 Februari 2026. Balapan ini bukan sekadar urusan siapa yang paling cepat di lintasan, melainkan ujian bagi kerja sama tim, presisi strategi pit stop, hingga ketangguhan mental pembalap di bawah cuaca ekstrem Lombok.
Di tengah persaingan ketat 29 pembalap dari berbagai negara, satu nama mencuri perhatian: Cargloss Racing Team. Mengusung status sebagai "Dream Team", mereka menurunkan formasi tempur yang tidak main-main. Ada trio andalan Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI)—Haridarma Manoppo, Jordan Johan, dan Amato Rudolph—yang berkolaborasi dengan Eric Saputra, Direktur Cargloss Racing Team.
Dari Roda Dua ke Roda Empat
Sosok Eric Saputra menjadi magnet tersendiri dalam balapan ini. Dikenal sebagai jawara di lintasan motor kelas Superstock 1.000 cc dan Superbike, Eric mulai menunjukkan tajinya di dunia balap mobil sejak 2025. Menggunakan Toyota Agya yang didukung penuh oleh TGRI, keikutsertaannya di ajang ketahanan ini merupakan langkah strategis.
"Ikut balapan ketahanan ini bukan cuma untuk mengejar juara, tapi juga menjadi ruang bagi saya untuk mempertajam insting balap mobil touring," ungkap Eric. Baginya, balapan enam jam ini adalah pemanasan ideal sebelum terjun penuh di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Touring Car Race (ITCR) mendatang.
Strategi di Balik 165 Lap
Bertarung di kelas ITCR 1200, Cargloss Racing Team tampil sangat konsisten sejak awal bendera start dikibarkan. Haridarma, Amato, Jordan, dan Eric bahu-membahu menjaga ritme balap agar tetap berada di jajaran papan atas. Konsistensi menjadi kunci, mengingat setiap detik di pit stop sangat berharga.
Namun, balapan ketahanan tak pernah lepas dari drama. Meskipun tampil impresif dan terus memberikan tekanan hingga lap terakhir, tim sempat terkendala penalti terkait prosedur pit stop dan aturan pergantian pembalap. Kendati demikian, mereka tetap berhasil mengamankan podium kedua secara overall dan di kelas ITCR 1200 dengan total raihan 165 lap.
Posisi pertama ditempati oleh Razaiq Motorsport (Honda Brio) dengan 166 lap, sementara posisi ketiga diamankan oleh Banteng Motorsport yang tertinggal satu lap di belakang tim Cargloss.
Lab Berjalan untuk Produk Cargloss Autocare
Partisipasi Cargloss Group di ajang nasional ini bukan sekadar mengejar trofi. Lintasan ekstrem Mandalika dijadikan "laboratorium berjalan" untuk menguji kualitas produk Cargloss Autocare. Mulai dari brake cleaner, wiper fluid, hingga perlengkapan pelindung seperti helm Arai yang menjadi standar keselamatan utama. Hasil positif di podium menjadi bukti sahih bahwa produk lokal mampu berbicara banyak di kondisi kompetisi yang paling menyiksa sekalipun. (ODI)
Baca Juga:
Motul Perluas Kolaborasi Motorsport Bersama McLaren Endurance Racing
Pembuktian di Lintasan Balap: Master Radiator Coolant Jaga Suhu Mesin di Kondisi Ekstrem
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Pilihan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Mobil Terbaru di Oto
Artikel Mobil dari Carvaganza
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature