Audi A3 Sedan 2021, Lebih Besar serta Dibekali Update Teknologi Canggih

Audi A3 Sedan 2021, Lebih Besar serta Dibekali Update Teknologi Canggih
Gambar
Review Pengguna

Audi resmi mengenalkan sedan paling bontot mereka, A3 sedan. Memasuki generasi kedua, tubuhnya tumbuh besar serta dirancang kian aerodinamis. Tak ketinggalan update teknologi canggih dan mesin seperti sang saudara A3 Sportback. Setelah pengenalan ini, ia direncanakan mengaspal di Eropa pada musim panas 2020.

Seperti dijelaskan di awal, Audi A3 Sedan berkembang secara dimensi. Kini memanjang 4 cm, mencatatkan total 4,5 meter namun wheelbase bertahan sebagaimana pendahulu. Lebarnya juga bertambah 2 cm dan lebih jangkung 1 cm, mencatatkan angka 1,82 meter dan 1,43 meter. Berkat pertumbuhan ini, ruang kabin dijanjikan lebih luas terutama headroom di depan lantaran posisi duduk pun dibuat rendah.

Audi A3 side

Ubahan dimensi tentu diikuti implementasi rancangan anyar. Di depan, grille honeycomb mendominasi dalam bingkai single piece heksagonal khas Audi. Grille ini kemudian diapit lampu cantik nan tajam berbentuk trapezoidal, mengalir ke bawah pada sisi terluar. Tak ketinggalan permainan pendar cahaya Matrix LED ala Ingolstadt, hadir di trim teratas sedan kecil ini. Total 15 sumber dioda dipasang berjejer yang dapat beroperasi secara individual sehingga memberikan ciri tiap versi A3 Sedan.

Baca Juga: Modifikasi Audi TT RS Roadster, Beda Gaya

Profil samping menekankan perbedaan ukuran dengan versi sportback – selisih 15 sentimeter. Garis bodi mengalir tegas dari sudut lampu ke lampu. Kontur permukaan di bawahnya dieksekusi sedemikian rupa sehingga menampilkan kesan atletis sekaligus elegan. Otot-otot timbul secara halus membentuk sepatbor. Tidak terlalu tegas namun sanggup dijelaskan oleh pergeseran cahaya dan bayangan. Semua itu kemudian disudahi oleh garis atap melandai bak sebuah kupe.

Audi A3 rear

Bukan tanpa hasil, seluruh lekuk dan profil tubuh memperbaiki aliran udara ketimbang pendahulu. Terutama berkat posisi bokong mengangkat berikut ekstra diffuser besar di bumper. A3 Sedan menorehkan koefisien hambat (Cd) 0,25, dapat diartikan aliran udara lebih ‘licin’ 0,04 poin dari model pertama. Di samping rancangan tubuh, kisi di balik grille secara pintar mengatur bukaan agar aliran udara optimal bagi aerodinamika dan pendinginan.

Nuansa serbatajam eksterior turut ditumpahkan ke dalam kabin. Seperti ditemui dalam pahatan rupa dasbor, konsol tengah, sampai handle pintu. Penempatan sarana instrumental dan hiburan diarahkan ke pandangan pengemudi. Menunjukkan kecanggihan, display digital sudah hadir sejak trim bawah.

Audi A3 sedan interior

Infotainment di A3 ini menganut sistem MMI Navigation plus. Diklaim 10 kali lebih cekatan ketimbang model sebelum. Dapat juga dimanfaatkan sebagai Wi-Fi hotspot. Konektivitas? Jangan diragukan, tersedia fungsi Android Auto dan Apple CarPlay. Bahkan pengaturan kunci dan starter dapat dijalankan via aplikasi smartphone Audi Connect Key.

Di masa awal peluncuran, sedan mungil Audi ini menawarkan tiga opsi mesin. Unit 1,5 liter 35 TFSI siap mengekstrak 150 PS, dikawinkan girboks manual enam percepatan atau DCT 7-percepatan S tronic. Teknologi pembakaran ini juga dipadukan oleh sistem hybrid 48V. Ada versi tambahan untuk mengisi model entry-level nantinya. Lalu, opsi diesel 2.0 TDI menyuguhkan output 150 PS juga bekerja sama dengan girboks kopling ganda S tronic.

Tidak lama lagi sedan ini bakal menyapa publik Eropa. Daftar pemesanan mulai dibuka Aril 2020 ini di Jerman berikut pasar Eropa lain. Barulah distribusi dimulai pada musim panas. Untuk varian 35 TFSI dibanderol mulai dari 29.800 Euro atau setara Rp 501 jutaan. Kemudian setelah meluncur, versi entry-level bermesin bensin akan mengikuti dengan label 27.700 Euro (Rp 466 juta). (Krm/Odi)

Baca Juga: Audi RS Q8 Resmi Dikenalkan, Performa Dahsyat Tapi Efisien

Jelajahi Audi A3

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store