Lima Mobil Yang Bakal ‘Hits’ di 2017

Diterbitkan Pada Oleh Anindiyo Pradhono di Oto

Tahun 2017 sudah di depan mata. Bagi kalangan pelaku industri otomotif, 2017 merupakan momen kebangkitan kembali setelah mengalami keterpurukan dua tahun belakangan ini. Gelagat peningkatan penjualan sudah mulai terlihat di penghujung tahun 2016. Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menunjukkan, penjualan mobil secara wholesales periode Januari hingga November 2016 sudah tercatat 974.972 unit.


Angka tersebut lebih baik dari periode yang sama tahun 2015, sebesar 940.027 unit. Dan diakhir Desember tercatat total penjualan sepanjang tahun sebanyak 1.013.291 unit yang sebenarnya jauh dibawah target. Jika melihat rata-rata penjualan mobil sebanyak 90.000 unit tiap bulannya, sangat mungkin target 1.050.000 unit tahun ini dapat terlampaui.


Dipicu stabilnya perekonomian dan ditunjang pula model-model mobil terbaru yang sudah mulai diperkenalkan sejak akhir tahun 2015, menjadi alasan untuk konsumen kembali memilih beli mobil baru. Walaupun pemimpin pasar saat ini masih dikuasai pemain yang “itu-itu saja”, tampaknya tahun depan persaingan akan semakin seru. Beberapa calon bintang telah dikonfirmasi kehadirannya oleh masing-masing Agen Pemegang Merek (APM). Akan ada pemain anyar yang masuk di segmen terberat dan selebihnya model revisi maupun penambahan varian, perlu dilakukan untuk memenuhi harapan konsumen. Mobil-mobil apa saja yang sedang dinantikan para pencinta otomotif tanah air? Simak ulasan kami berikut ini.


Toyota Innova Venturer


Dari brosur yang bocor di dunia maya, Innova Venturer memiliki banyak kesamaan desain dengan Innova Crysta yang beredar di Thailand. Hanya saja dibubuhi panel plastic hitam di sekeliling bodi yang dipadukan aksen krom untuk mengesankan ketangguhan sebuah SUV. Aksesori yang tersemat di bodi lebih mencirikan kedinamisan tinggi dan memberi kesan jiwa petualang. Ornamen-ornamen yang ada juga mendongkrak tampilan Innova agar semakin mewah. Dan benar saja, posisi Venturer ditempatkan sebagai varian tertinggi Innova sama halnya varian Veloz di Avanza.


Venturer


Interior akan tampil lebih mewah berkat balutan kulit hitam di seluruh jok dengan model captain seat di baris kedua. Pilihan mesin tetap sama yaitu mesin bensin 2,0-liter dan diesel 2,4-liter dengan transmisi manual 5-kecepatan ataupun otomatis 6-kecepatan. Fitur keselamatan sudah dilengkapi Vehicle Stability Control (VSC), dan Hill Start Assist (HSA), selain fitur standard ABS dan EBD.


Sudah banyak wiraniaga yang memposting brosur Venture di laman media sosial mereka, dan mengklaim bahwa mobil ini sudah bisa dipesan. Kabarnya Toyota siap meluncurkan Venturer bulan depan dengan harga tentu diatas tipe Q sebagai varian termahal.


Suzuki Ertiga Diesel Hybrid


Kabar yang cukup mencengangkan dan sudah dikonfirmasi langsung dari mulut petinggi PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sendiri. Ya, Suzuki mencoba peruntungan Ertiga di segmen Low MPV dengan menghadirkan varian bermesin diesel yang sudah dipasarkan di India sejak tahun lalu. Mesin diesel modern memang mulai diterima baik oleh konsumen Indonesia terutama di segmen big SUV semacam Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport. Akankah dengan hadirnya Ertiga diesel akan membuka persaingan baru di segmen yang besar ini? Sangat mungkin, karena Honda Mobilio juga memiliki varian diesel di India, kemudian Toyota pun berencana menelurkan Avanza berbahan bakar solar untuk pasar yang sama.


Suzuki_Ertiga_2


Ertiga diesel tidak hanya diperkuat mesin commonrail turbodiesel D13A 4-silinder 1,3-liter saja. Melainkan mendapat tambahan sistem hybrid yang diberi nama Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Sistem ini hanya berupa mild hybrid yang mengandalkan Integrated Starter Generator (ISG) yang menggantikan peran alternator biasa. Fungsinya untuk mengumpulkan energi dari hasil pengereman dan menyimpannya untuk kemudian menstabilkan aliran listrik untuk mesin maupun fitur lainnya. Dampaknya tenaga diputaran rendah lebih kuat dan membantu efisiensi dengan sistem auto start/stop engine.


Suzuki Ertiga Diesel Hybrid akan diluncurkan kuartal pertama 2017 dengan hanya pilihan transmisi manual 5-kecepatan. Soal harga, dipatok tidak terlalu jauh dari Ertiga tipe GX transmisi otomatis.


Mazda CX-3


Satu crossover keren yang mengundang banyak pertanyaan dan ditunggu kehadirannya. Penyebabnya tentu saja kemunculan sosok CX-3 di Gaikindo International Indonesia Auto Show (GIIAS) 2016 bulan Agustus lalu. Saat itu pihak PT Mazda Motor Indonesia (MMI) hanya memperkenalkan saja, belum meluncurkan secara resmi maupun merilis detail data spesifikasi. Namun dengan terpampangnya CX-3 sebagai bintang utama pada waktu itu, merupakan sinyalemen kuat MMI akan segera menjualnya.


CX-3


Agenda peluncuran CX-3 sedikit terhambat akibat mundurnya MMI dari pasar Indonesia. Namun peralihan urusan manajemen dan penjualan ke grup Eurokars sedikit membuat lega para pemilik mobil Mazda. Justru Eurokars akan lebih leluasa untuk memasukkan model-model Mazda apa pun, tak terkecuali CX-3 dan MX-5 terbaru. Belum ada kepastian kapan CX-3 akan meluncur, tapi melihat namanya sudah pernah terpampang di Departemen Perindustrian, diharapkan dapat terealisasi pada kuartal pertama 2017.


Ada dua varian yang mungkin saja dimasukkan oleh pihak Eurokars. Pertama trim GT sebagai varian tertinggi dan trim GT-S untuk varian rendah. Untuk mesin kemungkinan diperkuat SKYACTIV 2,0-liter bertenaga 150 hp dan transmisi otomatis SKYACTIV-DRIVE 6-kecepatan.


Wuling Bao-jun dan Hongguang


Mobil Tiongkok kembali akan mengekspansi pasar Indonesia. Kali ini Wuling Motors sangat serius dan tidak hanya sekedar mencoba-coba. Salah satu buktinya dengan bergabung sebagai anggota GAIKINDO pada September lalu. Kemudian pembangunan fasilitas perakitan kendaraan di Delta Mas, Cikarang, yang terus berjalan untuk memulai fase produksi tahun 2017. Infrastruktur tersebut diperuntukkan sebagai basis produksi dalam pengembangan bisnis regional ASEAN. Kemampuan produksi pabrik ini akan berkisar 120 ribu unit per tahun dan Wuling menargetkan membuka 50 dealer hingga akhir 2017.


Deretan Wuling siap meriahkan GIIAS 2016


Ada dua model yang akan dipasarkan terlebih untuk pasar Indonesia, Wuling Bao-jun dan Hongguang. Namun versi produksi kelak tidak akan menggunakan nama ini melainkan nama yang sudah disesuaikan dengan pasar lokal. Kedua mobil ini berjenis MPV dengan kapasitas tujuh penumpang. Hongguang diposisikan sebagai entry level dengan pilihan mesin 1,2-liter P-TEC dan 1,5-liter P-TEC DVVT dan terbagi menjadi tiga varian, Basic, Comfort dan Comfortable. MPV ini akan masuk segmen LMPV dengan kisaran harga mulai Rp 150 jutaan. Sementara Bao-jun menyasar segmen MPV medium dengan fitur lebih lengkap dan menawarkan kemewahan lebih baik. Juga ada dua pilihan mesin yang ditawarkan, 1,5-liter P-TEC CVVT dan 1,8-liter VVT-i Tech dengan transmisi manual 5-kecepatan.


Mitsubishi XM Concept


Perhatian pengunjung GIIAS 2016 lalu tertuju ke booth Mitsubishi yang menampilkan XM Concept. Mobil ini digadang-gadang sebagai penghambat Toyota Avanza yang merajai segmen Low MPV hingga sekarang. XM Concept sangat penting bagi Mitsubishi dan menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi mobil berjenis small MPV crossover ini.


Mitsubishi XM Concept


Desainnya menggabungkan konsep antara SUV dengan MPV. Tapi tidak serta-merta meninggikan ground clearance sebuah MPV, ataupun memanjangkan sasis yang sudah ada, lalu menjadikannya sebuah crossover. Mitsubishi meracik dari nol lalu memanfaatkan pengalaman tinggi dalam membangun sebuah SUV. Jadilah konsep kendaraan yang berdaya jelajah tinggi, namun tetap praktis layaknya MPV. Agar kompetitif di segmennya, akan dibenamkan mesin 1,5-liter dengan skema penggerak roda depan yang berdiri di konstruksi monokok (body on frame).


Sama seperti Wuling, fasilitas perakitan terbaru yang akan berada di bawah naungan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) sedang dalam tahap pembangunan. Direncanakan pabrik ini mulai beroperasi bulan Oktober 2017 untuk memproduksi XM Concept dan Pajero Sport.


Baca Juga: Mengintip Kelahiran Mobil Toyota

Iklan