Daihatsu Rocky Varian Terendah Dibanderol Kurang dari Rp 200 juta, Layak untuk Dipinang?

Daihatsu Rocky Varian Terendah Dibanderol Kurang dari Rp 200 juta, Layak untuk Dipinang?

Opsi mobil murah dengan tebusan kurang dari Rp 200 juta bertambah satu lagi seiring kedatangan Daihatsu Rocky. Varian terendahnya, Rocky 1.2 M, untuk saat ini dilego mulai dari Rp 178,9 juta atau Rp 194,6 juta tergantung jenis transmisi. Dengan catatan, harga tertera berdasarkan skema relaksasi PPnBM yang tengah berlaku saat ini dan sudah berstatus OTR Jakarta.

Well, harga rendah mungkin memikat bagi para pembeli pertama. Namun tak dapat dipungkiri titik termurah di jajarannya cenderung identik dengan gaya berikut perbekalan paling minimalis. Sesederhana apa? Layak kah ia untuk Anda pinang? Simak dulu ulasan berikut ini.

Tidak Terlihat Memikat Bagi Sebagian

Rocky sendiri ditawarkan dalam 11 rasa berbeda dengan pembagian utama tiga tingkatan trim (M, X, dan R). Kalau dipisah lagi, terdapat empat paket gaya dari yang paling sibuk hingga paling polosan. Tipe M jelas dibuat terlihat standar. Jadi penegas diferensiasi antartipe sekaligus memangkas biaya. Mungkin memikat bagi sebagian, mungkin juga tidak.

Daihatsu Rocky 1.2L

Ibarat orang baru bangun tidur dan langsung terburu-buru harus beraktivitas di luar. Tidak ada riasan, bahkan beralaskan sandal. Begitulah gambaran Rocky 1.2 M. Jangankan penghias grille, moncongnya dibiarkan telanjang dalam warna material plastik hitam. Begitu pula garnis penghubung lampu di buritan, mengusung panel doff. Juga lirik ke kaca yang sepi tanpa ditemani wiper. Sementara itu, gayanya disudahi pelek kaleng dan dop berukuran 16 inci.

Sama halnya dalam kabin. Material plastik keras mendominasi. Juga tidak ditemukan upaya untuk bisa terlihat manis. Dasbor, door trim, hingga ke konsol tengah seakan sebatas dilubangi setelah dicetak tanpa pemanis tambahan. Setir tidak berbungkus apapun dan tidak dibuat sibuk oleh tombol. Juga jok fabric tidak diramaikan piping berwarna kontras. Intinya mengutamakan hal esensial saja.

Boleh dibilang perwujudan paling standar ini tidak membuat Rocky malah terlihat memelas. Profil SUV dan postur tegap cukup sedap dipandang sekaligus memberikan kesan rugged. Memang, soal suka atau tidak dalam hal visual kembali lagi menyesuaikan preferensi dan selera.

Baca juga: Seleksi Crossover Mungil Masa Kini: Pilih Kia, Toyota, Daihatsu, atau Nissan?

Minus Barang-Barang Keren yang Digemborkan saat Peluncuran

Pertama meluncur, Rocky jelas terdengar begitu hebat kalau bicara perlengkapan. Lampu depan LED, keyless entry model sentuh, fungsi melipat spion otomatis, hingga eksistensi asisten berkendara aktif. Tapi semua itu mejeng di varian menengah ke atas. Sementara pembeli 1.2 M harus puas dengan perbekalan moderat dalam standar masa kini.

Daihatsu Rocky 1.2L

Setidaknya tidak sampai sepayah penetapan pada varian terendah model Daihatsu di kelas LCGC. Pun dengan harga Rocky masih cukup masuk akal. Contoh untuk akses kunci telah menganut sistem keyless plus immobilizer. Di samping itu, lampu LED mejeng jadi pemanis visual buritan meski di depan berbekal unit pendar halogen dan belum ditemani foglamp. Juga, spion serbamanual tidak membuat Daihatsu malah mengganti daun kuping bergaya apa adanya.

Visual interior polosan diperkuat pemakaian instrumentasi analog tidak seperti varian lain. Belum lagi hanya terdapat dua speaker untuk memanja telinga berikut tidak ditemukan kesibukan tombol di setir. Terkesan dikucilkan mengingat setingkat di atasnya saja seakan jauh lebih makmur.

Tapi jangan salah, bukan berarti varian terendah malah terkesan usang. Ia tetap membawa nuansa kekinian lewat head unit touchscreen yang mendukung integrasi smartphone via Android Auto dan Apple CarPlay. Termasuk pula di dalamnya fungsi penampil imaji kamera mundur. Di samping itu, panel AC digital mengisi center stack – meski secara fungsi dirasa kurang lantaran tidak ada pengaturan arah semburan.

Pilihan Mantap Bila Memprioritaskan Faktor Keselamatan

Sorotan nilai jual Rocky sejak perkenalan terletak di sektor keselamatan. Lihat saja varian tertinggi kebagian asisten berkendara aktif. Beruntungnya, di kasta terbawah juga kebagian peranti ‘mewah’. Dengan harga Rp 200 juta kurang kini dapat menikmati perlindungan dari Vehicle Stability Control (VSC). Tugasnya memastikan pergantian arah dieksekusi sebaik mungkin sekaligus meminimalisir berbagai gejala selip. Jadi pilihan menarik kalau memprioritaskan keselamatan berkendara dengan bujet terbatas.

Daihatsu Rocky interior

Di samping VSC, Hill Start Assist (HSA) siap membantu pengemudi kala menanjak. Dapat menahan laju beberapa detik sebelum mulai berakselerasi. Namun dengan catatan, garda penjaga stabilitas tambahan berikut bantuan manuver ini baru hadir di model bertransmisi CVT. Kalau berakhir memilih manual, serdadu penjaga stabilitas berupa ABS dan EBD saja guna memastikan pengereman darurat tetap terkendali.

Urusan keselamatan pasif, beruntungnya Daihatsu tidak pilih kasih. Dual SRS Airbag untuk penumpang depan berikut Side Impact Beam dapat meminimalisir cedera akibat benturan atau hentakan keras. Seluruh penumpang kebagian sabuk pengaman tiga titik. Tak ketinggalan indikator peringatan safety belt untuk setiap posisi duduk di area plafon depan.

Mesin Tiga Silinder dengan Tenaga Ekstra

Berkaca dari penamaan trim, mudah untuk diketahui berapa kubikasi mesin Rocky. Yep, ia menggendong pemacu 1.200 cc. Kendati begitu, enjin ini berbeda dari unit 1.200 cc di kelas LCGC. Tenaga berasal dari koreografi tiga ruang bakar, DOHC, dan pengatur bukaan klep variable dual VVT-i tanpa pemadat udara alias naturally aspirated.

Daihatsu Rocky 1.2L

Silinder berkurang satu dari mesin 3NR-VE di Sigra atau Ayla pun bukan berarti membuat Rocky lebih loyo. Coba bandingkan saja total ekstraksinya. Jantung Rocky sanggup gelontorkan tenaga sampai 88 PS dan torsi 113 Nm. Di lain sisi, aransemen unit famili NR pada jajaran LCGC hanya gelontorkan tenaga 88 PS dengan momen puntir 108 Nm.

Tak hanya itu, opsi transmisi otomatis Rocky mengandalkan sistem CVT untuk pertama kali di produk Daihatsu. Dipercaya menyiapkan pengantaran daya lebih halus. Atau, bisa dipilih juga paket transmisi manual lima percepatan.

Simpulan

Dari penampilan maupun perbekalan pendukung kenyamanan mungkin Rocky 1.2 M terkesan biasa saja. Gaya jelas polosan. Pun menyoal fitur eksterior dan interior tidak benar-benar mencuri perhatian. Nyaris biasa saja. Namun setidaknya nilai jual fitur masa kini terdongkrak oleh fungsi integrasi smartphone.

Kendati begitu, paling penting untuk diketahui bahwa Anda bisa mendapatkan standar keselamatan tinggi meski varian bawah. Adalah eksistensi VSC dan HSA, bisa dibawa pulang dengan tebusan kurang dari Rp 200 juta di saat model lain yang seharga belum tentu menawarkan itu. (Krm/Tom)

Baca juga: Adu Crossover Bermesin 1.000 cc Turbo Paling Murah, Pilih Daihatsu Rocky atau Nissan Magnite?

Jelajahi Daihatsu Rocky

  • Tampak Depan Bawah Daihatsu Rocky
  • Tampak belakang serong Rocky
  • Tampak Grille Rocky
  • Fog lamp depan Rocky
  • Lampu depan Rocky
  • lampu belakang Rocky
  • Daihatsu Rocky Drivers Side Mirror Front Angle
  • handle pintu Rocky
Daihatsu Rocky
Rp 214,2 - Rp 236,1 Juta Cicilan : Rp 4,89 Juta

Model Mobil Daihatsu

  • Daihatsu Ayla
    Daihatsu Ayla
  • Daihatsu Rocky
    Daihatsu Rocky
  • Daihatsu Terios
    Daihatsu Terios
  • Daihatsu Sigra
    Daihatsu Sigra
  • Daihatsu Gran Max PU
    Daihatsu Gran Max PU
  • Daihatsu Grand Xenia
    Daihatsu Grand Xenia
  • Daihatsu Gran Max MB
    Daihatsu Gran Max MB
  • Daihatsu Luxio
    Daihatsu Luxio
  • Daihatsu Sirion
    Daihatsu Sirion
Mobil Daihatsu

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

Bandingkan & Rekomendasi

Tren SUV

  • Yang Akan Datang