First Drive Changan Deepal SO7: Libas Rute Jakarta - Garut Tanpa Kesulitan
SUV Listrik Changan Tembus 286 Km, Konsumsi 17,1 kWh/100 Km
Changan tiba di Indonesia mengusung dua model baru. Setelah test drive perdana dengan Lumin, kini perhatian tertuju pada SUV listrik Deepal SO7. Oto.com mendapatkan kesempatan menjajal produk terbaru ini beberapa waktu lalu menuju Garut. Total jarak yang dipersiapkan mencapai lebih dari 200 km.
KEY TAKEAWAYS
Berapa konsumsi listrik Deepal S07 saat uji jalan?
Tercatat 17,1 kWh per 100 km dalam perjalanan Jakarta–Garut.Berapa jarak tempuh yang dicapai?
Perjalanan sejauh 286,1 km dengan sisa baterai 47 persen.Berapa kapasitas baterai Deepal S07?
Menggunakan baterai NCM berkapasitas 79,97 kWh.Seperti apa impresinya? Simak bahasan berikut.
Eksterior dan Interior
Bahasan ini sebenarnya sudah kita lakukan pada saat perkenalan Deepal SO7 di GJAW 2025 lalu, maka kini kita bahas secara singkat. Soal desain, Changan menyebut pendekatan techno-sporty pada modelnya ini. Terlihat dari garis tajam pada beberapa sisi, dengan penggunaan DRL model starleaf guna membentuk identitas visual. Tampilan stoplampnya menggunakan LED Star Flame yang menghadirkan kesan futuristik.
Soal desainnya ini juga terhitung progresif. Ketika pintu dibuka, nampak kaca tanpa bingkai alias frameless yang memberikan kesan sporty. Termasuk kehadiran electric frameless doorhandle yang mendekatkan pada kesan mewah pada sebuah SUV.
Model ini hadir dalam lima pilihan warna; Comet White, Nebula Green, Lunar Grey, Eclipse Black, dan Sunset Orange. Soal spesifikasi dimensi, Deepal SO7 menawarkan panjang 4.750 mm, lebar 1.930 mm, tinggi 1.625 mm, dengan jarak sumbu roda 2.900 mm. Kaki-kakinya menggunakan pelek 20 inci yang sporty dengan ground clearence 165 mm yang membuat kemampuan jelajahnya terhitung mumpuni. Bagasi belakang memiliki volume 510 liter dengan frunk di kap depan sebesar 125 liter.
Masuk ke dalam kesan premiumnya memang terasa. Oto.com mendapatkan unit dengan interior berwarna gelap, selain pilihan interior orange yang ditawarkan. Changan menyebut desainnya terinspirasi dari sebuah yacht, yang diterjemahkan dengan desain integral seat dan panoramic glass room electric sunshade.
Kesan mewah ini memang terasa sepanjang penggunaannya. Pengemudi mendapatkan pengaturan jok elektrik. Desain jok juga terhitung nyaman dengan kulit microfiber yang terasa mewah. Plus kehadiran AR HUD yang terhitung canggih, kesan premium juga futuristik dirasakan oleh pengemudi dengan cepat.
Changan menawarkan layar Sunflower 15,6 inci yang dapat bergerak 15 derajat ke arah pengemudi atau penumpang depan. Head unit ini menjadi pusat hiburan, Android Auto dan Apple Carplay, sekaligus pusat kontrol fungsi kemudi. Fungsi terakhir ini yang sedikit banyak merepotkan pengguna awam, sebab perlu beberapa waktu untuk dapat mengoperasikan fitur dasar dengan tepat. Misal penggunaan lampu, wiper, hingga pengaturan AC. Ketiadaan tombol fisik memang masih menjadi kendala, untuk sebagian pengguna model canggih ini.
Soal AC juga ada catatan. Lubang udara menawarkan posisi rendah sebenarnya mempercepat suhu kabin yang sesuai pengaturan. Namun ini mengorbankan sisi kenyamanan utamanya untuk pengemudi dan penumpang yang bagian badannya langsung terpapar semburan pendingin. Selain itu pengaturan arah semburan juga hanya bisa dilakukan lewat head unit, sesuatu yang cukup membuat kesal saat pertama kali penggunaannya. Untungnya, Changan sudah memberikan fitur automatic dual zone ac, filter PM2.5 serta kehadiran lubang AC di baris kedua.
Catatan lainnya, mobil ini memanjakan penggunanya dengan pengisian daya. Terdapat wireless charging 40W di depan, soket type A dan C juga power socket di depan, juga type C di belakang untuk kenyamanan selama berkendara. Sayangnya, untuk area soket di baris pertama terhitung sulit dijangkau. Letaknya berada di bawah konsol tengah.
Sebagai penumpang di baris kedua, Deepal SO7 menawarkan ruang kaki dan kepala yang lapang. Jok berbahan kulit terhitung nyaman untuk perjalanan jauh. Sayangnya, sudut jok masih terbilang tegak dengan headrest tebal yang membutuhkan pembiasaan tubuh. Beruntung, sebagai penumpang, hadir sistem audio imersif dengan 14 speaker, serta panoramic roof yang mengesankan perjalanan premium.
Performa, Fitur dan Pengendalian
Di atas kertas, Deepal SO7 menggunakan motor PMSM bertenaga 160 kw atau sekitar 214 HP dan torsi 320 Nm. Motor ini diletakkan di roda belakang alias berpenggerak RWD. Selama penggunaan dari Jakarta menuju Garut, tidak ada masalah berarti untuk asupan tenaga SUV ini. Jalan perkotaan nyaman, tol bertenaga, hingga tanjakan di Kamojang dapat dengan mudah dilewati.
Changan juga menawarkan tiga mode berkendara, Eco, Comfort, dan Sport. Penggambarannya sesuai dengan temanya, namun sepanjang perjalanan kali ini Oto.com banyak memilih mode Comfort yang terbilang paling pas. Mode Eco memberikan perlambatan yang terbilang kurang nyaman untuk perjalanan jauh, sementara mode Sport memang menyenangkan namun asupan tenaga instan dan besar sudah bisa dirasakan di mode Comfort.
Soal sudut pandang, pengemudi mendapatkan area pandang yang luas. Ini karena pengaturan jok yang memudahkan serta desain dasbor yang terbilang rendah. Kehadiran AR HUD awalnya cukup mengganggu karena berada di garis mata, namun setelahnya dirasa membantu sepanjang perjalanan dan terlihat dengan jelas. Pilar A yang cukup rebah, dirasa sedikit mengganggu saat melewati jalur pegunungan di kawasan Kamojang. Namun berkat kehadiran fitur kamera 360 derajat memudahkan pengemudi mengetahui kondisi area titik buta.
Kemudi juga terhitung presisi. Dimensinya tidak terlalu besar, nyaman digenggam berkat bahan kulit yang digunakan. Bermanuver terhitung mudah, dan tetap terasa terhubung dengan keinginan pengemudi bergerak. Tidak ada rasa kosong yang biasanya dirasakan di beberapa produk EV terbaru. Kehadiran tombol multifungsi di kemudi membantu mengakses cepat beberapa fitur kendaraan, termasuk fitur ADAS pada kendaraan.
Sepanjang perjalanan ini, fitur ADAS memang jadi yang banyak dirasakan. Utamanya fitur Adaptive Cruise Control dengan fitur Stop and Go juga Integrated Adaptive Cruise Control. Keduanya bekerja simultan, dimana IACC beroperasi dari 0-130 km per jam sedangkan ACC menyesuaikan kecepatan antara 0-150 km per jam.
Untuk mengaktifkannya, pengemudi cukup mengarahkan tuas transmisi di kanan lingkar kemudi ke arah bawah dua kali. Kendaraan otomatis masuk ke mode cruise control dan pengemudi tidak perlu menekan pedal akselerator. Seperti namanya, sistem ini membaca dan mengatur kecepatan saat ada kendaraan di depan yang berjalan pelan. Semua sistem ini juga bekerja dengan beberapa sistem ADAS lain untuk kenyamanan seperti lane departure warning, blind spot detection, juga emergency lane keeping.
Efisiensi
Kesempatan singkat ini juga tidak dilewatkan untuk melihat sisi efisiensi Deepal SO7. Model ini menggunakan baterai NCM berkapasitas 79,97 kWh yang menawarkan jarak tempuh sejauh 560 km (NEDC). Jarak tempuh Jakarta – Garut yang hanya 200-an km, jelas bukan sesuai yang sulit dicapai model ini.
Seperti yang sudah diungkapkan, sepanjang perjalanan ini mode berkendara yang dipilih mayoritas adalah Comfort. Kendaraan diisi empat penumpang dewasa dengan tambahan barang bawaan bepergian di bagasi belakang. Tidak ada upaya penghematan berlebih, gaya berkendara normal, AC selalu menyala, dengan soket power selalu mengisi daya gawai sepanjang jalan.
Oto.com memulai perjalanan dengan kondisi baterai 100 persen di kawasan Ampera, Jakarta Selatan. Rombongan melewati tol lingkar luar Jakarta, masuk MBZ, menuju Cikampek dan mengarah ke Purbaleunyi. Kondisi lalu lintas ramai lancar dengan cuaca hujan deras menemani beberapa bagian perjalanan. Rombongan berhenti di rest area 88A, kemudian lanjut keluar Pasteur melewati kota Bandung untuk makan siang. Perjalanan berlanjut menuju Garut, utamanya kawasan wisata Kamojang untuk beristirahat sejenak. Perjalanan kemudian menuju titik akhir di kota Garut tepatnya hotel Santika.
Perjalanan Jakarta – Garut tercatat menempuh jarak 286,1 km. Total energi yang digunakan 49,1 kWh dengan baterai menyisakan angka daya 47 persen. Konsumsi energi berkendara dicatat sistem adalah 17,1 kWh per 100 km atau sekitar 5,85 km per kWh. Misal ingin melihat berapa biaya yang digunakan untuk pengisian daya pada perjalanan kali ini, cukup kalikan dengan harga pengisian daya per kwh di SPKLU yakni Rp2.466 sehingga didapat biaya pengisian ke 100 persen sebesar Rp121.080. Menarik.
Soal pengisian daya, Deepal SO7 sudah memiliki fitur pengisian cepat DC dari 30 persen ke 80 persen membutuhkan waktu 30 menit. Pengisian AC mendukung daya maksimum 11 kw, praktis untuk kondisi harian.
Simpulan
Sebagai kesimpulan, Changan Deepal S07 berhasil membuktikan diri sebagai penantang serius di pasar SUV listrik Indonesia dengan tawaran harga Rp609 juta yang sangat kompetitif untuk sebuah kendaraan berteknologi tinggi. SUV ini tidak hanya sekadar menjual tampilan futuristik lewat desain frameless door dan interior bergaya yacht, tetapi juga menawarkan efisiensi energi yang nyata dengan biaya operasional yang sangat rendah untuk perjalanan luar kota.
Meski terdapat catatan pada ketergantungan kontrol fitur melalui layar sentuh yang memerlukan pembiasaan, performa penggerak roda belakang (RWD) dan kelengkapan fitur ADAS-nya memberikan pengalaman berkendara yang stabil dan meyakinkan. Bagi konsumen yang mencari keseimbangan antara kemewahan, daya jelajah hingga 560 km, dan harga yang masuk akal di awal tahun 2026, Deepal S07 merupakan paket lengkap yang sulit untuk diabaikan. (STA/TOM)
Baca juga:
Road Test GWM Ora 03: EV Funky Cocok untuk Anak Muda
Test Drive Xpeng G6 Pro: Rasa dan Teknologi Canggih Bikin Kompetitor Minder!
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
-
Jelajahi Changan Deepal S07
Cerita Terkait Changan Deepal S07
- Berita
- Artikel feature
Model Mobil Changan
Jangan lewatkan
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Mobil Unggulan Changan
- Terbaru
- Populer
Bandingkan & Rekomendasi
|
|
|
|
|
|
Jenis Bahan Bakar
Electric
|
Diesel
|
Bensin
|
Bensin
|
Bensin
|
|
Tenaga
215
|
148
|
169
|
153
|
160
|
|
Torsi
320 Nm
|
400 Nm
|
233 Nm
|
200 Nm
|
250 Nm
|
|
Tempat Duduk
5
|
7
|
7
|
5
|
5
|
|
Jenis Transmisi
Otomatis
|
Manual
|
CVT
|
Otomatis
|
Dual Clutch
|
|
Mesin
-
|
2393
|
2488
|
1998
|
1490
|
|
Ground Clearance
-
|
-
|
210 mm
|
180 mm
|
145 mm
|
|
|
Tren SUV
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Artikel Mobil Changan Deepal S07 dari Carvaganza
Artikel Mobil Changan Deepal S07 dari Zigwheels
- Motovaganza