jakarta-selatan
Bahasa en | id

Kawasaki W800

Rp250 - Rp251 Juta
Detail Harga W800
Dapatkan promo eksklusif, diskon & kredit bunga rendah dari dealer resmi Lihat promo OKTOBER
Mesin dan Performa
Displacement 773 cc
 
Keselamatan dan Keamanan
ABS No
Pass Switch Yes
 
Dimensi
Kategori Street
 
Bahan bakar dan pembakaran
Sistem pembakaran Digital
Opsi start Electric
 
ANGSURAN BULANAN
Durasi 36 Bulan
Angsuran Rp5,7 Juta
Dapatkan Harga
Menampilkan informasi mengenai Kawasaki W800 Standard - Petrol

Harga Kawasaki W800

Varian Harga Spesifikasi  
Standard Rp250 Juta*
Harga OTR
773 cc, Street , Electric, Bensin
Special edition Rp251 Juta*
Harga OTR
773 cc, Street , Electric, Bensin

Bandingkan Kawasaki W800 dengan Motor Sejenis

VS
  • Kawasaki W800
    Kawasaki W800
    Rp250 - Rp251 Juta

Video Kawasaki W800

Lihat video terbaru Kawasaki W800 untuk mengetahui bagaiamana mesin, desain, konsumsi BBM, performa & lainnya.

Gambar Kawasaki W800

Warna Kawasaki W800

  • Black

Review Kawasaki W800

Tinjauan

Kawasaki W800 memiliki pasar yang tidak begitu besar di Indonesia. Motor ini berada di segmen retro klasik. Menawarkan keindahan otentik dari tampilannya. Secara nama besar, W Series memang ikonik bagi pabrikan kuda besi asal Jepang tersebut. Kawasaki W Series telah hadir sejak pertengahan tahun 60-an. Kuda besi dengan kapasitas tangki bensin 14 liter ini pun, merupakan reinkarnasi terakhir dari W1 yang notabene adalah model W Series yang pertama.

Keotentikan penampilannya didukung dengan penggunaan lampu depan, sein, dan speedometer kembar berbentuk bulat. Terdapat juga penggunaan beberapa komponen yang berbalut warna chrome. Sebut saja sepatbor depan, belakang, dan juga knalpot kembarnya. Secara tampilan, sedikitnya penggunaan striping pun membuat parasnya terlihat semakin klasik.

"Kawasaki W800 adalah hasil dari keindahan dan nuansa berkendara, yang dimiliki oleh sepeda motor vintage. Ia menawarkan keindahan langka dari komponen yang dibuat dengan cermat sampai ke detail terkecil, serta memiliki kualitas otentik yang datang dari part-part berbahan besi yang digunakan oleh motor ini," seperti dikutip dari rilis resmi Kawasaki ketika peluncuran W800 di Indonesia.

Dari sisi mesin, kuda besi yang pertama kali meluncur pada GIIAS 2016 tersebut dibekali depot daya vertical twin berpendingin udara. Mesin itu berkapasitas 773 cc, yang mampu menghasilkan torsi puncak 60 Nm pada 2.500 rpm dan tenaga maksimal 46,9 hp pada 6.500 rpm. Kawasaki memberikan pasangan sistem transmisi manual 5-percepatan.

Di Indonesia, motor berbobot 217 kg ini dihadirkan dalam dua varian: W800 dan W800 Special Edition. Perbedaan keduanya hanya dalam hal tampilan, terutama warna. Special Edition mendapatkan balutan hitam yang dominan serta tulisan special edition. Sementara varian standar mendapatkan kelir biru sebagai warna dominannya. PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) membanderolnya Rp 250 juta (on the road Jakarta) untuk varian standar dan Rp 251 juta (on the road Jakarta) untuk special edition. Kompetitor dari kuda besi berpenampilan klasik ini adalah Moto Guzzi V7II Stone dan juga Triumph Bonnevile.

  • Tinjauan
  • Interior
  • Eksterior
  • Biaya BBM Selama Kepemilikan
  • Suspensi Nyaman
  • Performa mesin
  • Pengereman

Kelebihan

Torsi dan tenaga hadir di putaran mesin rendah

Tampilan klasik

Kekurangan

Bobotnya cukup berat

Kapasitas tangki bensin kurang besar

Interior

Sebagai motor bergaya klasik, Kawasaki W800 telah dibekali teknologi modern, seperti panel instrumennya juga telah dibekali fitur kotak LCD kecil di bagian bawah. Berbagai informasi bisa diberikan ke pengendara melalui fitur tersebut. Sebut saja trip meter, konsumsi bahan bakar, dan lain-lain.

Eksterior

Aura klasik begitu terpancar pada Kawasaki W800. Setiap orang yang melihatnya, pasti langsung merasakan bahwa motor ini sungguh indah. Balutan warna chrome terlihat untuk menambah kesan klasiknya, mulai dari sepatbor depan, belakang, dan kaca spion, dan juga knalpot kembarnya. Ditambah lagi Kawasaki memberikannya velg jari-jari untuk semakin memperlihatkan keklasikannya.

Velg depannya berukuran 19 inci, digabungkan dengan karet bundar berukuran 100/90. Velg belakangnya lebih kecil dengan ukuran 18 inci, namun karet bundarnya lebih tebal dengan ukuran 130/90.

Pilihan warnanya pun unik. Hitam dengan kombinasi putih untuk varian special edition, dan biru putih untuk varian standar. Kedua pilihan itu, hadir hampir tanpa striping. Sehingga yang terasa adalah keeleganan. Kekurangannya hanya satu, tampilan klasik tersebut nampaknya membuat bobotnya menjadi cukup berat yaitu 217 kg.

Panjang: 2.190 mm

Lebar: 790 mm

Tinggi: 1.075 mm

Jarak sumbu roda: 1.465 mm

Berat: 217 kg

  • What we like

    Desain klasik

  • What we dislike

    Bobotnya berat

Performa mesin

Motor ini dibekali dengan mesin vertical twin berkapasitas 773 cc SOHC dengan pendingin udara. Mesin tersebut mampu menghasilkan torsi puncak 60 Nm pada 2.500 rpm, dan tenaga maksimal 47,3 hp pada 6.500 rpm. Kawasaki kemudian mengawinkannya dengan transmisi manual 5-percepatan. Dengan kemampuan itu, Kawasaki W800 sangat menyenangkan untuk dibawa berkendara. Pasalnya performa terbaik mesin mampu hadir sejak rpm rendah.

Jika dibandingkan dengan kompetitornya, kemampuan ini juga tidak berbeda jauh. Misalnya dengan Moto Guzzi V7II Stone. Bahkan Kawasaki W800 cukup unggul, karena memiliki harga lebih terjangkau yaitu Rp 250 juta (on the road Jakarta).

"Sensasi berkendera dengan karakter mesin dan tenaga low range motor klasik bisa didapatkan dengan mengendarai W800. Throttle body berdiameter 34mm menghasilkan respon yang ideal dengan tipe motor klasik dan mengurangi kebisingan," seperti dikutip dari rilis resmi Kawasaki saat peluncuran W800 di Indonesia.

  • What we like

    Torsi puncak bisa dirasakan sejak putaran mesin rendah

  • What we dislike

    Panas mesin terasa karena tidak menggunakan pendingin cairan

Pengereman

Dari sisi keselamatan, kuda besi ini menggunakan rem depan cakram berukuran 300 mm single disc. Sementara roda belakangnya masih menggunakan rem tromol biasa. Sayangnya W800 juga belum dibekali sistem anti-lock braking system (ABS), yang berfungsi mencegah roda terkunci saat pengendara melakukan rem mendadak.

  • What we like

    roda depan dengan rem cakram

  • What we dislike

    roda belakang belum cakram, belum ada ABS

Pilih kota untuk memulai pencarian
Atau pilih dari daftar kota populer