• Wishlist

Uji Ketangguhan Kawasaki Versys-X250 di Kaki Bromo

Uji Ketangguhan Kawasaki Versys-X250 di Kaki Bromo

Kaki Gunung Bromo menjadi saksi, saya 'berkencan' dengan Kawasaki Versys-X250.


Rute sepanjang 15 Kilometer harus ditempuh dalam uji coba kali ini. Tidak terlalu jauh. Sebab Kawasaki belum melengkapi kuda besi yang dites ini dengan plat nomer.


foto03


Walaupun begitu, rute yang dilalui sudah cukup untuk merasakan sensasi berkendara dengan Kawasaki Versys-X250. Pasalnya, rutenya melewati berbagai kontur jalan mulai dari menurun, menanjak sampai berkelok-kelok. Terdapat pula jalanan bergelombang dan sedikit rusak.


Duduk di atas jok motor berkapasitas mesin 250 cc ini,  posisi berkendaranya sangat nyaman. Tangan dengan mudah meraih setang dan posisi badan tegap.


foto02


Hanya saja, untuk pengendara dengan tinggi 170 cm seperti saya, kaki memang tidak bisa menapak sempurna ke tanah. Biarpun begitu, saat dipakai berkendara, hilang sudah kecemasan itu. Motor yang diklaim memiliki bobot 184 kg (saya menunggangi Kawasaki Versys-X250 Tourer atau varian tertinggi), ternyata ketika dipakai berkendara rasanya ringan.


Ditambah lagi saat bertemu  tikungan, motor ini sangat mudah dikendalikan. Racikan rangka baru dengan suspensi depan teleskopik 41 mm dan suspensi belakang monoshock, mampu memberikan rasa percaya diri saat bermanuver dalam kecepatan tinggi sekalipun.


foto04


Kelebihan lain dari motor bertangki bensin 17 liter ini adalah, bantingan suspensinya terasa nyaman. Ketika melewati jalan berbatu, efek guncangan sangat minim dirasakan oleh pengendara.


Kemudian saat melewati tanjakan, mesin pengembangan dari Kawasaki Ninja 250 sungguh bertenaga, khususnya pada putaran menengah dan atasnya. Tenaga tak henti-hentinya hadir, saat pedal gas diputar. Saya sendiri merasakan penggunaan gigi tiga untuk menanjak, masih menyenangkan.


Hanya saja, tenaga yang keluar memang tidak mengentak. Tenaganya disalurkan secara halus melalui transmisi manual 6 percepatan. Inilah karakteristik dari kendaraan touring adventure, yang sangat nyaman untuk perjalanan jauh.


Selesai sudah kencan singkat saya dengan motor seharga Rp 72,7 juta ini. Pastinya belum cukup. Makanya esok, kemungkinan saya mencobanya lagi di pasir berbisik Gunung Bromo. Setidaknya itulah yang dijadwalkan oleh pihak Kawasaki.


Baca juga : Bandingkan Honda CBR250R vs Kawasaki Ninja 250