CFMoto Akuisisi Kalex, Langkah Nyata Menuju MotoGP
Strategi agresif pabrikan Tiongkok perkuat posisi di dunia balap
Pabrikan asal Tiongkok, CFMoto, kembali membuat gebrakan besar di industri sepeda motor global. Terbaru, mereka resmi mengakuisisi 51 persen saham Kalex Engineering, perusahaan asal Jerman yang dikenal sebagai produsen sasis paling dominan dalam sejarah Moto2.
KEY TAKEAWAYS
Mengapa CFMoto memilih mengakuisisi Kalex Engineering?
Dengan menguasai Kalex, CFMoto mendapatkan teknologi sasis terbaik di dunia untuk mempercepat langkah mereka menuju MotoGP dan meningkatkan kualitas motor produksi massal merekaApakah Kalex akan berhenti memasok sasis untuk tim Moto2 lain setelah akuisisi ini?
Hingga saat ini, Kalex tetap berkomitmen melayani pelanggan mereka di Moto2. Namun, CFMoto kini memiliki posisi tawar dan akses informasi teknis yang lebih unggul dibanding kompetitor lainnya di paddockLangkah strategis ini menjadi sinyal kuat bahwa CFMoto semakin serius memperkuat posisinya di dunia balap, sekaligus mempercepat ambisi menuju kelas utama, MotoGP. Selama ini, nama Kalex memang tidak terlalu familiar di kalangan umum, karena fokusnya berada di balik layar sebagai pengembang sasis balap. Namun, di paddock Moto2, reputasinya tidak terbantahkan.
Kalex Engineering mencatatkan dominasi luar biasa dengan meraih 12 gelar juara dunia konstruktor Moto2 secara beruntun sejak 2013 hingga 2023. Bahkan, mayoritas pembalap di grid Moto2 saat ini menggunakan sasis buatan mereka. Dari total 28 pembalap, sebanyak 20 rider mengandalkan teknologi Kalex. Ini menjadikan perusahaan tersebut sebagai tulang punggung teknis di kelas menengah Grand Prix.

Sejumlah nama besar seperti Diogo Moreira dan Pedro Acosta juga mengandalkan motor bersasis Kalex dalam perjalanan karier mereka menuju MotoGP. Hal ini mempertegas bahwa sasis buatan Kalex telah menjadi standar emas bagi pembalap yang ingin naik kelas ke level tertinggi.
Tak hanya itu, Kalex juga pernah bekerja sama dengan Honda dalam pengembangan swingarm untuk tim MotoGP pada 2022 serta membantu pengembangan sasis pada 2023. Pengalaman tersebut menunjukkan kapabilitas teknis Kalex yang diakui hingga ke level pabrikan besar.
Dengan menguasai saham mayoritas Kalex, CFMoto kini memiliki akses langsung terhadap teknologi, data balap, serta pengalaman rekayasa tingkat tinggi. Ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kredibilitas mereka di kancah balap internasional, sekaligus mempercepat pengembangan motor produksi massal.
Akuisisi ini juga membuka peluang bagi CFMoto untuk tampil sebagai konstruktor di kejuaraan dunia melalui Moto2. Kehadiran di level tersebut tentu akan memperkuat citra merek sekaligus menjadi batu loncatan menuju MotoGP. Sebelumnya, CFMoto sempat dikabarkan tertarik mengambil alih departemen MotoGP milik KTM, meski rencana tersebut tidak terealisasi.

Di sisi lain, dampak akuisisi ini tidak hanya terasa di lintasan balap, tetapi juga pada pengembangan motor jalan raya. CFMoto dapat memanfaatkan keunggulan Kalex dalam merancang sasis berkinerja tinggi untuk diaplikasikan pada produk komersial. Hal ini berpotensi meningkatkan kualitas handling, stabilitas, serta performa motor sport mereka.
Model seperti 675SR-R yang sebelumnya mendapat respons positif bisa menjadi lebih kompetitif di kelas menengah jika dipadukan dengan teknologi sasis hasil pengembangan Kalex. Ini tentu menjadi ancaman serius bagi pabrikan Jepang dan Eropa yang selama ini mendominasi segmen sportbike.
Dengan langkah agresif ini, CFMoto menunjukkan bahwa mereka bukan lagi sekadar pemain baru. Dukungan teknologi dari Kalex berpotensi mempercepat evolusi produk sekaligus memperkuat posisi mereka di pasar global. Ke depan, bukan tidak mungkin nama CFMoto akan semakin sering terlihat, baik di lintasan balap maupun di jalan raya. (BGX/ODI)
Baca Juga:
MotoGP Qatar 2026 Terancam Batal, Carmelo Ezpeleta: Kami Masih Menunggu
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Motor Pilihan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Motor Terbaru di Oto
Artikel Motor dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature