Benelli Tengah Persiapkan Mesin Empat Silinder Baru, Salah Satunya Diduga dari MV Agusta Brutale

Benelli Tengah Persiapkan Mesin Empat Silinder Baru, Salah Satunya Diduga dari MV Agusta Brutale

Ambisi Benelli masuk ke segala segmen motor terlihat begitu kuat. Mereka tengah menyiapkan amunisi baru, yakni mesin empat piston berkubikasi menengah hingga besar. Menariknya, salah satu jantung pacu diduga mengambil dari basis MV Agusta Brutale.

Spekulasi ini cukup kuat. Sebab beberapa tahun ke belakang Qianjiang – perusahaan induk Benelli – membeli sejumlah hak paten mesin. Dan salah satunya adalah dapur pacu 1.078 cc milik MV Agusta. Platform yang digunakan sejak 1998-2018 oleh Brutale, naked sport beringas asal Italia.

Jika benar platform itu mentah-mentah diaplikasikan ke motor Benelli baru, paling tidak tenaga 160 Hp dan torsi 101 Nm dapat keluar begitu saja. Mengerikan. Sekaligus dapat menjadi titik balik image merek Benelli yang kerap kali dipandang sebelah mata. Sebab tenaga sebesar itu sepadan untuk melawan pasukan Jepang seperti Kawasaki Z1000 dan kawan-kawan.

Belum diketahui pasti seperti apa wujudnya. Tapi kalau berkaca pada ambisi Benelli, rasanya potensi mesin ini tak bakal disia-siakan. Paling tidak dibuat dalam bentuk naked bike dan sport fairing. Malah bisa jadi eksplorasinya sampai jenis petualang.

Benelli 4 cylinder engine

Di samping platform 1000 cc, kabarnya mereka turut meramu mesin kelas tengah. Tepatnya empat silinder 650 cc. Hal ini pun sangat masuk akal. Sebab sebelumnya, QJ Motor sudah merilis SRG600 dengan padanan piston serupa. Dan hasilnya cukup bertenaga, 80 Hp/11.000 rpm dan torsi 55 Nm/8.000 rpm. Boleh jadi basisnya diambil dari sini namun dibesarkan secara volume silinder saja.

Baca Juga: QJ Motor Rilis Enam Model Baru, Dua di Antaranya Siap Beredar di Eropa

Sama seperti spekulasi basis 1000 cc. Benelli minimal menerjemahkan jantung buas itu dalam dua versi: Sport fairing dan naked bike. Masing-masing kemungkinan besar dinamai TNT650 dan 650RR, seperti yang biasa mereka terapkan di jenis naked dan sport.

Rival yang menunggu sosok ini bukan sembarang motor. Ada Kawasaki Ninja 650 dan Z650, Honda CB650R, serta kawanan Jepang dan Eropa lain. Tapi kalau melihat kemampuan mesin 600 cc milik SRG 600 saja sudah begitu. Versi 650 cc rasanya bisa makin optimal, untuk melawan nama-nama besar.

Motor Baru Benelli di 2020

Yang sudah resmi diperkenalkan seutuhnya – meski belum dipasarkan – adalah penjelajah besar pertama mereka, 1200 GT. Ia muncul di Cina beberapa waktu lalu. Menjawab teka-teki empat tahun lalu sejak Benelli memulai proyek mesin 1200 cc.

Motor super bongsor ini tampak dieksekusi begitu serius, lantaran menantang kompetitor Eropa yang cukup kuat: BMW R1250RT. Desain bodi benar-benar merepresentasikan sebuah cruiser mewah. Mungkin bakal menempati kasta tertinggi Benelli jika berkaca pada line up sekarang.

Benelli 1200GT

Boleh dibilang gurat desain agak berbeda dengan jajaran Benelli lain. GT mengadopsi gaya klasik futuristik. Interpretasi yang juga ditemukan pada Honda Goldwing. Serta menumpah-ruahkan segala sesuatu yang bisa memanjakan pengendara.

Baca Juga: Benelli Rilis 1200GT di Cina, Penantang Kuat Grand Tourer Eropa

Sesuai nomenklatur, GT memangku mesin 1200 cc. Dapur pacu yang dikembangkan dari basis Benelli tiga silinder masa lampau, hanya saja kubikasi ditingkatkan dari sebelumnya 899cc. Kali ini letak fokus diklaim bukan soal daya kuda. Melainkan menjanjikan torsi melimpah.

Hasilnya, memang memukau. Ia sanggup menoreh daya maksimal 134 Hp di 9.000 rpm. Sementara mengail torsi 120 Nm diraih pada 6.500 rpm, alias muncul sejak putaran rendah. Dipastikan jambakan tenaga begitu terasa meski bobotnya ekstra. Kecepatan puncak pun disebut bisa mencapai 228 kpj. Sayang, belum ada informasi seperti apa tipe penyalurnya. Tapi jika mereka benar menumpah ruahkan segala teknologi yang dipunya, setidaknya girboks enam percepatan disisipi assist dan slipper clutch.

Tampaknya mereka makin serius soal vendor komponen pendukung. Sebab fork upside down saja disuplai KYB. Begitu juga suspensi belakang. Dan paling kentara, serangkai peranti deselerasi disupport Brembo. Dua cakram depan dijepit kaliper dua piston masing-masing, sementara belakangnya satu piston. Lengkap beserta ABS dua kanal dari Bosch.

Apalagi fiturnya. Keyless, bisa jadi sudah biasa ditemukan pada jenis Tourer. Begitu pula penghangat jok, grip, dan beberapa pemanja lain. Tapi di motor mana bisa menemukan tombol kontrol kaca spion? Ya, dari mulai melipat hingga mengatur kaca, pengendara cukup mengaturnya dari sentuhan jari. Fitur sederhana namun fungsional.

Terdapat kamera HD baik di depan dan belakang, demi bisa memvisualisasikan keadaan sekitar lebih jelas. Semua itu diterjemahkan ke layar TFT di dashboard. Sekadar informasi, di motor mewah pun kebanyakan masih mengandalkan radar. Bukan kamera beresolusi tinggi.

Menu di layar juga informatif. Data terkait motor dan konsumsi bahan bakar tersaji. Berikut kondisi berkendara real time. Dari mulai posisi gear, suhu, dan lain sebagainya. Hingga catatan tekanan ban juga ada di dalam, mengantisipasi jika ban sedang kekurangan angin.

Bersamaan dengan waktu peluncuran 1200 GT, mereka turut mempresentasikan rencana produk anyar. Dalam layar tergambar siluet motor ala scrambler, ditajuk Leoncino Cross. Besar kemungkinan mengambil basis Leoncino 500 hanya saja dibentuk menjadi penggaruk tanah.

Sementara TRK800, yang beberapa waktu lalu tertangkap kamera sedang dites, dikonfirmasi bakal jadi proyek selanjutnya. Sejatinya motor ini merupakan QJ SRT 750 yang baru rilis kemarin, hanya saja direbadge Benelli untuk pasar global. Terakhir, TNT 899 juga masuk dalam agenda penyegaran. Melanjutkan generasi sebelum yang mulai usang. (Hlm/Odi)

Sumber: Zigwheels, Visordown, Cycleworld

Baca Juga: Benelli Tunjukkan Tiga Rencana Motor Baru, Ada Rival Ducati Scrambler

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store