• Wishlist

Wujud Volkswagen Golf GTI Mk8 Disingkap, Mengadaptasikan Tradisi ke Era Digital

Hot hatch dengan embel-embel GTI resmi kembali mengisi portofolio Volkswagen Golf generasi ke delapan. Sejak awal varian kencang ini terlahir ke dunia, evolusi terus dilakukan dari generasi ke generasi. Tentu tak melupakan konsep orisinal. Tak terkecuali di Mk8, ia memasuki era modern dengan mempertahankan elemen klasik.


Dari luar, sebagaimana Golf GTI dari masa ke masa, tidak ada pembeda signifikan ketimbang base model. Satu atau dua aksen saja cukup, tak perlu bodikit yang sibuk mencari perhatian. Pun begitu ceritanya dengan Mk8. Terdapat stripe merah berdiri di atas light bar melintang di grille. Tak selesai sampai di situ, DRL lampu depan melanjutkan lampu tengah berikut menyalakan aksen merah di sudut teratas. Melambangkan identitas GTI orisinal dari 1976.


Pembeda lain pun dieksekusi pada bumper, juga tidak melenceng dari base model. Bukaan rongga mengadopsi bentuk serupa hanya saja diisi dengan ornamen jaring honeycomb. Foglamp opsional mengisi ruang terluar membentuk huruf X. Unik, malah tergambar seperti lima titik dadu.


Melongok samping, ia tampak mengenakan sepatu seperti di generasi sebelum. Lima palang mengipas namun dengan desain lebih tebal. Aksen merah di profil samping tersembunyi di balik roda. Kaliper merah dijadikan elemen penguat imaji sporty. Agar tidak tertukar dengan Golf biasa, rok samping dilebarkan serta melekat sill hitam sebagai penghubung rancangan bumper depan sampai apron belakang.


Baca juga: Volkswagen Indonesia Belum Dapat Lampu Hijau Pasarkan Golf Mk8


Lampu belakang anyar dan spoiler menunduk jadi pemeran utama buritan. Model kencang ditegaskan oleh diffuser, membingkaikan dua exhaust tip. Lekuknya menarik tanpa sirip-sirip seperti pandangan umum sebuah diffuser.


Begitu masuk interior, pergeseran zaman sangat kuat dijelaskan. Desain dasbor bersih dari tombol-tombol karena nyaris semua pengaturan terlaksana lewat layar sentuh. Dua monitor mendominasi, panel instrumen 10,25-inci disudahi sistem infotainment 10-inci sebagai standar. Tiga puluh warna ambient lighting dapat dipilih sebagai penghias latar. Setir masa lalu turut ditransformasi dengan bagian tengah lebih tebal berikut ekstra penekanan aksen merah di bawah.


Walau serbadigital, ciri khas masa lalu tetap diadopsi. Kain bermotif plaid kotak dijahitkan ke sisi tengah bangku. Kemudian bahan berwarna abu membungkus support terluar dan diselesaikan oleh benang merah. Konsol tengah didesain ulang, bertengger shifter mungil di opsi gear box DSG tujuh percepatan.


Nama GTI tak luput dari permainan pemacu daya bertenaga. Ia menggendong unit EA888, seperti model sebelum, evolusi ke-empat. Dari komposisi tampak menyenangkan, berkapasitas 2-liter berikut sokongan turbocharger. Begitu pula dengan torehan data di atas kertas, sanggup mencatatkan angka tenaga 245 PS disertai puntiran sekuat 370 Nm. Standarnya ia dibekali transmisi manual enam percepatan agar membahagiakan para purist.


Ada fitur opsional untuk meningkatkan kapabilitas handling. Disebut DCC Adaptive Chassis Control, sistem akan membaca berbagai parameter kondisi jalan sampai cara berkendara termasuk kemudi, akselerasi, dan pengereman. Tiap sudut roda akan bereaksi dengan sangat cepat untuk mengurangi pergerakan bodi. (Krm/Ano)


Sumber: Netcarshow, Motor1


Baca juga: Sistem Autopilot Tidak Menjamin Keselamatan, Tetap Perlu Antisipasi Pengemudi