Tahukah Anda? Salah Pilih Kaca Film Bisa Ganggu Sinyal Smartphone
Harapan membeli kaca film mobil, tak lain untuk menolak terik matahari. Cuaca panas di Tanah Air, sering kali mengganggu kenyamanan kabin saat pelesiran. Namun perlu Anda ketahui, beberapa jenis kaca film justru bisa mengganggu sinyal perangkat komunikasi. Rasanya cukup mengusik, mengingat perilaku manusia yang tak bisa lepas dari smartphone dewasa ini. Lantas jenis seperti apa yang harus dihindari?

“Cara paling mudah untuk menolak panas, dengan menggunakan bahan metal di kaca film. Sinar yang masuk otomatis terpantul dengan baik. Lantas suhu kabin pun lebih nyaman. Tapi, perlu diketahui, bahan metal itu ikut menolak gelombang elektronik yang ada di dalam kabin. Jelas hal ini mengganggu operasi perangkat elektronik yang ada di dalam,” ucap Razi Raziansyah, Division Head Commercial Solutions PT 3M Indonesia.
Iapun menceritakan beberapa kasus semacam itu. Salah satunya, sistem navigasi built-in di sebuah mobil baru. Konsumen yang baru saja membawa unitnya, serta mendapatkan paket kaca film dengan bahan metal. Perangkat GPS pun bekerja tidak sebagaimana mestinya.
“Saat dibawa ke bengkel, mekanik mengecek dengan keadaan kaca tertutup. Benar saja, navigasinya kacau. Namun saat kaca dibuka, semua sistem berjalan normal. Sejak saat itu pabrikan mobil memilih untuk mengganti seluruh paket kaca film mobilnya dengan teknologi non-metal. Jadi kalau ada kejadian seperti ini, jangan buru-buru menyalahkan fitur yang rusak, bisa jadi justru dari kaca film,” tambahnya.
Selain itu, remote alarm juga sering terkena dampak. Kadang Anda harus benar-benar dekat dengan mobil, baru berfungsi. Intinya, apapun yang mengandalkan gelombang sinyal, dapat terusik fungsi kerjanya.

Padahal, teknologi tanpa metal dinilai sama bagusnya mereduksi panas. Seperti klaim mereka pada produk kaca film 3M. “Kami punya teknologi yang dinamakan nano layer. Jadi terdiri dari dua ratus lapisan, tanpa menggunakan bahan metal sedikitpun. Tapi cara kerjanya agak berbeda. Bukannya memantulkan, tapi lapisan-lapisan ini bakal menyerap panas yang masuk. Daya tahannya juga sampai 97 persen bisa menolak UV dan infrared,” pungkas Razi.
Audist Subekti, Director Infrastructure, Construction, Energy and Government Market PT 3M Indonesia, ikut menambahkan. Ada parameter berpikir masyarakat yang perlu diubah. Selama ini persepsi umumnya, semakin gelap kaca film, maka semakin bagus. Padahal belum tentu. Mereka membuktikan dengan produk 3M Crystalline, yang dinilai sanggup menolak UV dan infra merah dengan baik. Meski tingkat kegelapannya sangat minim, bahkan cenderung bening. Iapun menjelaskan, produk mereka sangat rekat dengan kaca dan sulit disobek. Alhasil jika pecah, minim risiko serpihannya terurai. (Hlm/Van)
Baca Juga: Solargard Luncurkan Kaca Film Baru
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
GIIAS 2025
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Pilihan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Mobil Terbaru di Oto
Artikel Mobil dari Carvaganza
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature