jakarta-selatan

Nissan Fairlady Terbaru, Kerjasama Mercedes-Benz Jilid 2

  • 19 Mar, 2018
  • 1454 Kali Dilihat

Toyota dan BMW saling berbagi untuk membuat BMW Z4 dan Toyota Supra. Mazda dengan Fiat menghasilkan Fiat 124 Spider berbasis MX-5. Terakhir Mercedes-Benz dan Nissan, menghasilkan X-Class, pikap double cabin pertama Mercedes-Benz. Kini, ada berita Mercedes-Nissan jilid dua, membuat Nissan Fairlady Z generasi terbaru, menggantikan 370Z yang sudah mulai tua.



Mengutip situs berita Jepang, Response, kedua pabrikan ini gerah melihat begitu berhasilnya penerimaan Toyota Supra di Jenewa beberapa waktu lalu. Wajar. BMW adalah saingan Mercedes-Benz, dan Nissan kompetitor terdekat Toyota.


Jika sebelumnya Nissan menyediakan platform Navara, kini berbalik, Mercedes menyediakan ‘sesuatu’ untuk dimanfaatkan. Apa saja sesuatu itu, masih spekulasi. Yang pasti, sangat mahal bagi Nissan untuk membuat sendiri platform baru bagi sang Fairlady. Rancang bangun Mercedes, yang pada akhirnya memanfaatkan juga platform itu.


Hal lain yang dibutuhkan Nissan, mesin untuk varian bawah (kalau mereka mau membuat beberapa varian). Lagi, rekanan Jerman mereka punya mesin bensin empat silinder turbo yang mumpuni. Contohnya seperti yang digunakan A45 AMG. Sedangkan untuk varian tinggi, Nissan tidak perlu khawatir. Mereka punya deretan mesin besar yang legendaris, seperti mesin V6 twin turbo yang digunakan Infiniti Q60.


Dari sisi desain, Nissan tidak meninggalkan filosofi desain sebuah Z. Moncong panjang untuk mengakomodir mesin yang posisinya di belakang as roda depan, kabin ditarik ke belakang dan menghasilkan overhang minim, membuat mobil ini punya titik bobot di tengah dan lincah melahap tikungan.


Bukan tidak mungkin, karena desainnya sudah ada. Kita bisa melihat Nissan Fairlady Z di Tokyo Motor Show 2019, kalau semuanya lancar dan benar. Beberapa situs berita di Eropa dan Amerika menuliskan sesuatu yang bertentangan. Mengutip Motor Trend, yang mengatakan hal itu tidak mungkin terjadi. Publikasi otomotif Amerika Serikat itu, mengatakan memang ada pembicaraan soal nasib Nissan Z, tapi belum berujung keputusan.


Masalahnya hanya satu, pasar mobil coupe/convertible yang semakin menyusut di seluruh dunia, seperti diamini oleh Phillipe Klein, pimpinan product planning Nissan. “Pasar (Nissan) Z itu susah. Di seluruh dunia menyusut drastis. Tapi kami yakin masih ada tempat untuk Nissan Z, sedang kami usahakan,” katanya.


 (Ddn/Van)


Sumber: response JP, Mototrend


Baca Juga: Membandingkan Nissan March dengan Daihatsu Sirion

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Mobil Terbaru di Oto
  • Mitsubishi Triton 2019 | Diuji Di Sirkuit Offroad...
    • 17 Agt, 2019
    •  
  • Honda Accord 2019 | First Drive | Bagaimana...
    • 17 Agt, 2019
    •  
  • Range Rover Evoque | First Impression | Tetap...
    • 05 Agt, 2019
    •  
  • DFSK Glory i Auto | First Impression |...
    • 26 Jul, 2019
    •  
  • Mitsubishi Outlander PHEV | First Drive | SUV...
    • 25 Jul, 2019
    •  
  • Toyota GR Supra | First Impression | Apa...
    • 24 Jul, 2019
    •  

Mobil Populer

  • Populer
  • Terbaru
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi