• Wishlist

Mercedes-Benz G-Class 2019 Diperkenalkan, Serupa Tapi Beda Total

Mercedes-Benz G-Class 2019 Diperkenalkan, Serupa Tapi Beda Total

Sejak dikenalkan 40 tahun silam, Mercedes-Benz G-Class mengalami berkali-kali ubahan. Tapi hanya satu bagian yang mati-matian dipertahankan oleh Mercedes-Benz, desain eksterior. Sudah menjadi karakteristik yang ikonik bagi Gelandewagen dan sepatutnya jangan banyak berubah karena memang banyak yang suka. Desain jip konservatif yang serba mengotak, selalu mengisyaratkan kapabilitas off-road superior tak terbantahkan.


Tak kecuali G-Class 2019, yang akhirnya meluncur di Detroit Auto Show 2018. Pada dasarnya merupakan generasi kedua dengan kode W464, penerus W460 original 1979 dan edisi revisi W463 yang ada sejak 1990. Gembar-gembor regenerasi sejak tahun lalu, membuat penasaran seperti apa perubahan desain yang terjadi. Tapi beberapa spy shot beredar langsung menjawab, Mercedes-Benz tetap mempertahankan desain abadinya.



Boxy G-Wagen memang harus dibiarkan apa adanya. Tetap ada perubahan di eksterior, tapi tergolong minim dan butuh perhatian lebih seksama. Paling jelas dari area fascia yang sedikit dihaluskan. Daytime Running Light (DRL) yang melingkari headlamp, bemper honeycomb lebih pipih dan desain spion luar membulat. Lampu berada juga masih dengan letak yang sama. Namun kini ukurannya lebih tipis dan sudah mengadopsi LED. Selebihnya tak banyak berubah, terutama sisi samping yang mempertahankan keorisinalan desain G-Class. Dimensinya lebih panjang 53 mm dan lebar 121 mm dari model terdahulu.



Aura berbeda terlihat ketika melihat interior G-Class 2019. Unsur modernitas Mercedes-Benz terkini dimasukkan, sehingga terlihat banyak kemiripan dengan interior Mercedes-Benz E-Class maupun S-Class. Khususnya, sistem Comand Online berupa dua monitor 12,3-inci high-definition yang seolah menyatu dalam satu frame di dasbor. Karakter off-road masih terlihat dari bentuk dasbor keseluruhan. Tapi diisi oleh desain dan sentuhan sama dengan sedan-sedan Mercedes-Benz.


Dimensi eksterior yang bertambah besar mempengaruhi luas kabin. Dari data yang dirilis Mercedes-Benz, luas ruang kaki di depan bertambah 38 mm dan belakang 150 mm. Bodi yang melebar berdampak ruang bahu penumpang bertambah. Shoulder room di depan bertambah 38 mm dan di belakang 27 mm. Dapat disimpulkan, kabin G-Class 2019 semakin nyaman untuk seluruh penumpang.



Pada periode peluncuran, G-Class baru ditawarkan dalam satu varian dulu. Yakni G550 dengan mesin V8 4,0-liter twin-turbocharged bertenaga 416 hp dan torsi 610 Nm. Tidak ada perbedaan dengan G550 model sebelumnya, namun diyakini memiliki akselerasi lebih kencang. Faktor pertama yang dapat mempengaruhi berasal dari transmisi. Griboks otomatis 7-speed lama digantikan unit baru 9-speed. Sementara faktor kedua, pemangkasan bobot yang mencapai 170 kg. Rasio power-to-weight yang lebih besar dan rasio gear baru, mampu menunjang akselerasi 0-100 km/jam jauh lebih cepat. Belum ada data resmi, spekulasi berada di angka 5 detik.



Kaki-kaki ditopang suspensi baru hasil kolaborasi Mercedes-Benz G GmbH dan Mercedes-AMG GmbH. Suspensi independen double wish-bone di depan, dikombinasi suspensi rigid di belakang. Sasis tetap ladder frame dengan 3 differential lock, rasio gigi low-range dan ground clearance setinggi 270 mm. Pembuktian ketangguhan off-road, telah dilakukan melalui uji off-road di pegunungan Schöckl di Austria.


Harga belum diumumkan sampai mendekati jadwal dipasarkan akhir 2018 ini. Selain G550, pasti menyusul varian lainnya termasuk versi kencang AMG. (Odi/RS)


Baca juga: Mercedes-Benz Recall 16.000 Mobil

Jelajahi Mercedes Benz G-Class

Mercedes Benz G-Class Rp 5,66 Milyar Cicilan : Rp 129,03 Juta

Bandingkan & Rekomendasi