Menguji Performa Pengereman Michelin XM2+ dengan Kompetitor

  • 2019/06/ResizeMichelin-Ban-Baru-Hujan-Tips-Driving-Safety-Pengereman-Braking14.jpg
  • 2019/06/ResizeMichelin-Ban-Baru-Hujan-Tips-Driving-Safety-Pengereman-Braking11.jpg
  • 2019/06/ResizeMichelin-Ban-Baru-Hujan-Tips-Driving-Safety-Pengereman-Braking9.jpg

Michelin meluncurkan ban terbarunya, Energy XM2+. Karet roda termurah di jajaran produk Michelin ini, adalah penyempurnaan dari produk sebelumnya, Energy XM2. Versi sebelumnya, diklaim memiliki jarak tempuh 20% lebih jauh dan mampu mengurangi konsumsi bahan bakar sebanyak 8%. Ia pun diklaim memiliki tingkat keselamatan yang lebih baik dibanding kompetitor, karena punya jarak pengeraman yang lebih pendek, sekitar 1,2 meter.

Versi baru yang diluncurkan kemarin, mendapat imbuhan tanda ‘+’. Maksudnya, Michelin XM2+ mendapat penyempurnaan senyawa full-silica rubber compound. Katanya, ban ini mampu perpendek jarak pengereman di atas permukaan jalan basah. Menurut klaim, jarak pengereman untuk kondisi ban baru lebih pendek 1,5 meter dan 2,6 meter untuk kondisi ban aus. Untuk membuktikannya, Michelin mengajak kami mencobanya langsung di seputar area sirkuit Sepang, Malaysia (20/6).

Karena bukan ban khusus mobil berperforma tinggi, kami mengujinya bukan di lintasan balap. Tapi Michelin menyiapkan dua arena dengan tantangan berbeda. Pertama area Gymkhana dan area pengereman. Kedua lintasan dalam kondisi basah dengan genangan air setinggi sekitar 5-15 mm atau kondisi jalanan yang habis diguyur hujan dengan intensitas sedang. Lintasan pertama untuk menguji kualitas grip ke permukaan jalan dan lintasan kedua untuk menguji performa pengereman.

Honda City generasi terbaru dengan bantuan fitur keselamatan rem ABS (Anti-lock Braking System) menjadi kendaraan yang kami gunakan. Untuk membandingkan performanya, Michelin memasang ban Bridgestone Ecopia EP300 dan Continental ComfortContact CC6 di kendaraan yang sama.

Pengujian Pengereman di Lintasan Basah

Pertama menguji performa pengereman. Saya diminta melakukan akselerasi maksimal dari posisi diam sampai 80 kpj. Putaran pertama saya berada di dalam Honda City yang memakai ban Bridgestone Ecopia EP300 dalam kondisi baru. Tiba di titik pengereman, saya diminta melakukan pengereman maksimal sampai mobil berhenti sempurna. Jarak pengereman diukur secara akurat melalui koordinat GPS (Global Positioning System) menggunakan alat Racelogic Performance Box VBOX Motorsport.

Selanjutnya saya duduk di dalam Honda City yang memakai ban Continental ComfortContact CC6, juga masih baru. Saya diminta melakukan hal yang sama dengan sebelumnya. Begitupun saat duduk di depan kemudi Honda City yang menggunakan ban Michelin Energy XM2+. Hasil yang dicatat oleh semua peserta dikumpulkan dan hasil rata-ratanya sebagai berikut:

Performa Pengereman Lintasan Basah 80-0 Kpj (Kondisi Ban Baru)

  • Michelin Energy XM2+ : 29,3 meter
  • Bridgestone Ecopia EP300 : 31,8 meter
  • Continental ComfortContact CC6 : 34,1 meter

Ternyata hasil pengujian menunjukkan ban Michelin Energy XM2+ memiliki jarak pengereman lebih pendek 2,5 meter dari Bridgestone Ecopia EP300 dan 4,8 meter dari Continental ComfortContact CC6. Selisih jaraknya, bahkan lebih jauh dari hasil klaim atau pengujian yang dilakukan oleh TUV Rheinland Thailand. Bahkan hasil pengujian saya, mencatat 27,1 meter atau 2,2 meter lebih pendek dari catatan rata-rata seluruh peserta.

Pegujian selanjutnya masih sama. Bedanya kami menggunakan ban yang sudah dipakai dengan kondisi sisa pemakaian tinggal 15%. Ketiga jenis ban memiliki kondisi serupa dan kami diminta melakukan metode pengujian yang sama seperti sebelumnya. Hasilnya sebagai berikut:

Performa Pengereman Lintasan Basah 80-0 Kpj (Kondisi Ban 15%)

  • Michelin Energy XM2+ : 30,2 meter
  • Bridgestone Ecopia EP300 : 34,3 meter
  • Continental ComfortContact CC6 : 38,0 meter

Siapa yang sangka ternyata meski dalam kondisi terpakai, performa pengereman Michelin Energy XM2+ terpaut tak sampai 1 meter jauhnya dibanding kondisi baru. Kondisi ini jauh berbeda dengan kedua kompetitornya yang masing-masing memiliki jarak pengereman lebih panjang 2,5 meter (Bridgestone Ecopia EP300) dan 3,9 meter (Continental ComfortContact CC6) dibanding kondisi barunya. Bayangkan, dalam kondisi terpakai, Michelin Energy Xm2+ punya jarak pengereman lebih pendek hampir 8 meter dari Continental ComfortContact CC6.

Pengujian Pengendalian di Lintasan Basah

Selanjutnya kami menguji grip ke permukaan pada lintasan basah ketiganya. Bridgestone Ecopia EP300 dan Continental ComfortContact CC6 yang kami uji dalam kondisi baru. Di rintangan dalam kondisi basah, kami gagal mencatat waktu tercepat satu putaran di bawah 29 detik. Sedangkan saat mengemudikan Honda City yang memakai ban Michelin Energy XM2+ saya sanggup mencatatkan waktu 27,75. Bahkan saat menguji ban yang sudah bekasnya pun, Michelin Energy XM2+ masih sanggup membawa saya menyelesaikan satu putaran rintangan di bawah 29 detik.

Grip ke permukaan basah yang melimpah meminimalkan gejala understeer di tikungan, sehingga Honda City bisa saya ajak menikung dengan kecepatan yang lebih tinggi tanpa takut keluar lintasan. Tak sampai harus menginjak pedal rem, cukup kurangi pijakan pada pedal gas sedikit lalu injak lagi dalam bagian moncong sudah dapat mengoreksi arah mobil secara sempurna. Seluruh data yang tercatat berhasil membuktikan konsistensi dan performa pengereman Michelin Energy XM2+ lebih baik secara signifikan dibanding kedua kompetitornya.

Lantas kapan ban ini mulai dipasarkan di Indonesia? Roslina Komalasari, Head of Marketing Consumer Products Michelin Indonesia, mengaku tidak lama lagi. Harganya pun menyusul saat peluncuran resmi di Indonesia. Ban dengan tingkat keselamatan terbaik di kelasnya ini, tersedia untuk ukuran 13 sampai 16 inci dan dapat digunakan pada Honda City, Honda Brio, Honda Jazz, Honda Mobilio, Toyota Vios, Toyota Yaris, Toyota Avanza, Toyota Agya, Toyota Calya, Nissan Livina, Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga, hingga Nissan Teana dan lainnya. (RS)

Baca Juga: Perlahan Tapi Pasti, Bentley Mulai Elektrifikasi

Rizki Satria

Rizki Satria

Rizki Satria adalah salah satu jurnalis otomotif senior yang kenyang berpetualang di dunia otomotif. Kecintaannya kepada bidang otomotif tidak perlu diragukan, karena dia pernah pindah ke dunia advertising, dan hanya bertahan 2 bulan, untuk kemudian kembali kepada passion-nya.

Baca Bio Penuh

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS 2026

Tren & Pembaruan Terbaru

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature

Mobil Pilihan

  • Yang Akan Datang
  • BYD Atto 4 ev
    BYD Atto 4
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza B5
    BYD Denza B5
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Geely Star Wish ev
    Geely Star Wish
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Yangwang U8 phev
    BYD Yangwang U8
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza Z9 GT ev
    BYD Denza Z9 GT
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
  • TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
    TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
    22 Apr, 2026 .
  • WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
    WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
    22 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
    ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
    10 Apr, 2026 .
  • PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
    PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
    01 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
    ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
    01 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
    ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
    24 Mar, 2026 .
  • LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
    LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
    24 Mar, 2026 .
  • ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
    ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
    06 Mar, 2026 .
  • INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    11 Feb, 2026 .
  • GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
    GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
    04 Feb, 2026 .
Tonton Video Mobil

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Terpajang Saudara Kandung Aion V dalam Wujud Toyota bZ3X di GAC Center Cina
    Terpajang Saudara Kandung Aion V dalam Wujud Toyota bZ3X di GAC Center Cina
    Anjar Leksana, Hari ini
  • GAC Aion Siap Genjot Kandungan Lokal, Targetkan TKDN 60 Persen
    GAC Aion Siap Genjot Kandungan Lokal, Targetkan TKDN 60 Persen
    Anjar Leksana, 29 Apr, 2026
  • Harga Honda Prelude Diumumkan, di Bawah Rp1 Miliar
    Harga Honda Prelude Diumumkan, di Bawah Rp1 Miliar
    Anjar Leksana, 29 Apr, 2026
  • Changan Vast Ocean Plan 2.0, Ambisi Global dari Beijing Auto Show 2026
    Changan Vast Ocean Plan 2.0, Ambisi Global dari Beijing Auto Show 2026
    Eka Zulkarnain H, 29 Apr, 2026
  • Sinergi Hyundai dan TVS Rancang Kendaraan Roda Tiga Listrik untuk Mobilitas India
    Sinergi Hyundai dan TVS Rancang Kendaraan Roda Tiga Listrik untuk Mobilitas India
    Anjar Leksana, 29 Apr, 2026

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature
  • Hyundai dan TVS Berbagi Keahlian dalam Membuat Motor Roda Tiga Listrik
    Hyundai dan TVS Berbagi Keahlian dalam Membuat Motor Roda Tiga Listrik
    Anjar Leksana, 29 Apr, 2026
  • Guangzhou Automobile Group Rilis 5 Model Terbaru di Beijing Auto Show 2026
    Guangzhou Automobile Group Rilis 5 Model Terbaru di Beijing Auto Show 2026
    Anjar Leksana, 28 Apr, 2026
  • Chery QQ3 EV Jadi Mobil Listrik Terjangkau, Harga Setara LCGC
    Chery QQ3 EV Jadi Mobil Listrik Terjangkau, Harga Setara LCGC
    Anjar Leksana, 15 Apr, 2026
  • Hyundai Boulder Concept: Gebrakan SUV Ladder-Frame Penantang Pick-up Amerika
    Hyundai Boulder Concept: Gebrakan SUV Ladder-Frame Penantang Pick-up Amerika
    Anindiyo Pradhono, 14 Apr, 2026
  • Mengenal Lebih Dekat Isuzu D-Max Rodeo 2026 yang Baru Mengaspal di Indonesia
    Mengenal Lebih Dekat Isuzu D-Max Rodeo 2026 yang Baru Mengaspal di Indonesia
    Anjar Leksana, 13 Apr, 2026
  • Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Anjar Leksana, 10 Mar, 2026
  • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Anjar Leksana, 29 Des, 2025
  • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Setyo Adi, 12 Agu, 2025
  • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Setyo Adi, 04 Des, 2024
  • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Setyo Adi, 20 Sep, 2024
  • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Setyo Adi, 01 Sep, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    Setyo Adi, 24 Jun, 2025
  • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Alvando Noya, 13 Jun, 2025
  • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
  • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
  • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Setyo Adi, 08 Sep, 2025
  • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
  • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    Setyo Adi, 04 Agu, 2025

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*