Masalah Pada Produk DFSK, Bisa Diatasi oleh Garansi 7 Tahun

Masalah Pada Produk DFSK, Bisa Diatasi oleh Garansi 7 Tahun

Lumrah kalau terjadi kesalahan pada sebuah produk. Apalagi ketika statusnya sudah jadi produksi massal. Kesalahan sangat mungkin terjadi. Berlaku juga pada produk otomotif mobil. Makanya pabrikan selalu menyertai pembelian dengan garansi produk. Seperti DFSK, yang terbilang baik mau kasih garansi sampai 7 tahun atau hingga odometer menampilkan angka 150.000 km. Dengan garansi itu, menurut pabrikan, bisa memberi ketenangan konsumen dari kesalahan produksi pada unit yang dimiliki.

"DFSK sengaja menghadirkan garansi ini untuk membuktikan sekaligus menjamin kendaraan-kendaraan yang diproduksi memang benar-benar berkualitas dan mendapatkan jaminan kualitas selama 7 tahun atau 150.000 kilometer. Garansi ini diharapkan bisa memberikan ketenangan dan rasa nyaman selama berkendara tanpa harus was-was memikirkan kerusakan yang akan ditimbulkan karena kesalahan produksi," ungkap PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi dalam keterangan resmi (12/12).

Garansi yang sangat ramah itu, berlaku untuk semua produk kendaraan penumpang DFSK. Termasuk Glory 580, 560 dan i-Auto. Sangat ramah, lantaran kebanyakan manufaktur di sini tidak ada yang memberikan jaminan sepanjang itu. DFSK jadi yang pertama memberi ketenangan pada konsumen selama 7 tahun/150.000 km. Jaminan kerusakan untuk komponen mesin, transmisi, kelistrikan dan bagian bodi. Bahkan turbocharger juga termasuk dalam cakupan garansi. Disebabkan oleh cacat komponen atau kesalahan pemasangan dari pabrik. Bukan rusak akibat pemakaian.

Glory 580

Nantinya, garansi dari DFSK tentu bakal memperbaiki atau mengganti komponen yang bermasalah. Tanpa ada biaya tambahan yang harus dirogoh dari kocek konsumen. Menariknya lagi, garansi masih tetap berlaku, kendati kepemilikan mobil telah berpindah tangan. Selama masih dalam cakupan 7 tahun/150.000 km.

Baca juga: Respons Tuntutan, DFSK Unjuk Kemampuan Menanjak Glory 580

Untuk memanfaatkan garansi, apabila ditemui ada masalah pada produk, cukup mudah. Klaim bisa langsung dilakukan oleh pemilik dengan membawa kendaraan ke bengkel resmi. Disertai juga dengan kartu identitas diri, STNK dan buku perawatan yang di dalamnya ada surat garansi. Sekitar 2 jam selang pelaporan, bisa diketahui prosesnya. Sedang durasi untuk pengerjaan bervariasi. Tergantung masalah atau kerusakan yang dialami mobil.

Lamanya garansi yang ditawarkan, bentuk komitmen manufaktur di Indonesia. Malah DFSK punya pabrik canggih yang mendukung industri 4.0. Tepatnya berada di kawasan Cikande, Serang, Banten. "Garansi ini merupakan salah satu bentuk layanan kami terhadap konsumen di Indonesia dengan memberikan yang terbaik dan sesuai dengan motto ‘All for Customers’ yang kami usung. Jadi kami berharap konsumen tidak perlu segan untuk datang memeriksakan kendaraannya di bengkel resmi, dan apabila diketahui ada kesalahan produksi maka garansi ini siap untuk melindungi," ujar Achmad Rofiqi.

Servis DFSK

Servis Berkala dan Suku Cadang

Ketenangan dalam memiliki produk DFSK juga didukung oleh layanan servis berkala dan suku cadang yang diklaim hemat serta kompetitif. Berlaku untuk semua lini kendaraan penumpang dan komersial DFSK.

Ambil contoh, biaya perawatan Glory 560 Rp 5,9 jutaan untuk transmisi manual dan Rp 6 jutaan pada girboks CVT. Nominal itu, total selama 3 tahun atau 50.000 km dengan 6 kali servis perawatan berkala. Total biaya itu juga sudah termasuk penggantian komponen yang sudah dijadwalkan dan jasa untuk servis.

Biaya servis berkala kompetitif bisa dinikmati di seluruh jaringan diler DFSK. Mayoritas suku cadang yang bersifat fast moving juga siap sedia pada seluruh bengkel diler. Seperti kampas rem, busi, oli. Begitu pula untuk suku cadang yang sifatnya slow moving, seperti komponen internal mesin dan transmisi, body panel dan kaca. Disiapkan pada gudang diler.

Bengkel DFSK

DFSK punya gudang khusus suku cadang di area pabrik. Tujuannya, agar arus distribusi suku cadang bisa lebih lancar. Berujung pada masa penantian konsumen yang tak perlu menunggu lama apabila perlu memesan suku cadang yang tidak tersedia stoknya. (Tom)

Baca juga: Road Test DFSK Glory 560: Sanggup Melahap Medan Offroad? (Part-2)