• Wishlist

Gantikan SGO, Ecstar Resmi Jadi Oli Mobil Suzuki Indonesia

Gantikan SGO, Ecstar Resmi Jadi Oli Mobil Suzuki Indonesia

Pekan lalu, Suzuki meluncurkan merek baru untuk produk pelumas mereka. Disebut oli Ecstar. Ya, nama yang biasa dikenal lewat tim balap MotoGP Suzuki itu kini resmi jadi produk oli Suzuki Indonesia. Eksistensinya bakal menggeser penuh Suzuki Genuine Oil (SGO). Diklaim Ecstar bertaraf internasional dan sudah sangat sesuai untuk produk Suzuki di sini.


Meski begitu, oli Ecstar untuk pasar Indonesia, sejatinya tetaplah SGO yang berganti label. Namun tak sesederhana itu. Dijelaskan oleh Ignatius Ratrianto, Spare Part Dept. Head PT Suzuki Indomobil Motor (SIM), SGO sudah punya kualitas untuk masuk taraf global dan layak berlabel Ecstar. "SGO saat ini sudah dites dan disetujui oleh Suzuki Motor Corporation untuk memakai brand Ecstar. Secara bertahap SGO akan berubah menjadi Ecstar. Sehingga nantinya semua oli Suzuki akan menjadi Ecstar, yang menandakan bahwa oli ini memenuhi standar internasional yang digunakan Suzuki di dunia," papar Ignatius dalam keterangan resmi.


Oli Suzuki Ecstar full sintetis


Artinya oli Suzuki Ecstar tetap buah karya produsen pelumas di Indonesia, dengan standar kualitas yang sudah diakui oleh Suzuki. Karena dikembangkan khusus dan diuji oleh tim R&D Suzuki, pengguna mobil berlogo huruf S dianjurkan untuk menggunakan Ecstar. "Karena oli yang direkomendasikan oleh Suzuki yang paling cocok untuk mesin Suzuki, karena telah lulus uji juga dari R&D Suzuki," ucap Ignatius lagi.


Untuk model mobilnya dikatakan Suzuki tipe baru, mulai dari Ertiga lansiran 2012. Sedang untuk produk lebih lawas, masih menggunakan SGO. Kendati akhir tahun ini merek SGO bakal hilang sepenuhnya. Kaitannya dengan jenis dan spesifikasi yang ditawarkan Ecstar. Karena salah satunya merupakan jenis oli full sintetis.


Baca Juga: Catat, Suzuki XL7 Berbasis Ertiga Meluncur 15 Februari 2020


Suzuki menyiapkan dua pilihan oli mesin Ecstar: 0W-20 SN (F 9000 full sintetis) dan 5W-30 SN/GF-5. Untuk harga dinilai kompetitif dan ekonomis. Banderol oli Ecstar 0W-20 SN ditawarkan Rp 95 ribu per liter. Klaim dari Suzuki, Ecstar sudah diakui oleh API (American Petroleum Standard) dengan tingkat tertinggi SN (API-SN). Oli Ecstar 0W-20 SN optimal untuk model All New Ertiga, Ertiga type 2, S-Cross, Jimny, Ignis, Karimun Wagon R, Swift Sport dan All New Swift. Sedangkan 5W-30 SN/GF-5 optimalkan untuk Ertiga dan Carry.


Oli Mobil Suzuki Ecstar


Jadi, untuk 0W-20 SN diklaim menggunakan base oil high grade dengan tampilan lebih jernih dan residu karbon sedikit.  Hasilnya? Layaknya klaim kebanyakan produsen oli, Ecstar juga diklaim punya sederet keunggulan. Termasuk membantu penghematan bahan bakar, perlindungan maupun penjaga kebersihan mesin dan mengeluarkan performa sejati mesin.


Tak berhenti sampai di situ, Ecstar juga memiliki kandungan Molybdenum. Penjelasannya, Molybdenum adalah kandungan yang berfungsi sebagai friction modifier yang membentuk lapisan di atas permukaan metal dalam mesin. Dengan itu bisa mengurangi gesekan sehingga kinerja mesin lebih optimal dan membantu hemat bahan bakar.


Produk pendukung selain oli mesin juga sudah disiapkan. Termasuk pelumas transmisi Ecstar ATF AW-1, ATF 3317 dan gear oil MT 75W-80 GL-4. Tersedia juga minyak rem DOT3 dan Long Life Coolant 50/50 Pre Mixed yang juga dilabeli Ecstar.


Catatan sedikit, nama Ecstar dikembangkan sejak lama di Jepang, tepatnya mulai 1980. Visinya kala itu, mencipta pelumas dengan performa terbaik di pasar domestik Jepang. Definisi nama Ecstar, gabungan dari "Star" (bintang) yang menuntun menuju performa yang "Ecstatic" (menyenangkan).


Suzuki Ertiga minor update 2020


"Ecstar berkembang di sirkuit balap MotoGP bersama tim Suzuki dan telah dikenal secara global. Saat ini kami meluncurkan Ecstar untuk para pengguna mobil Suzuki di Indonesia. Kehadiran Ecstar diharapkan dapat memberikan The Ultimate Performance bagi seluruh konsumen otomotif dan menjadi bukti nyata komitmen Suzuki untuk terus memberikan produk dan layanan terbaik di Indonesia," tutur Seiji Itayama, President Director PT SIM/SIS saat peluncuran pekan lalu. (Tom)


Baca Juga: Mengamati Suasana Ring Tinju Suzuki XL7, Siapa Saja Rivalnya?