Galeri Foto MINI Clubman 2016 Yang Kini Lebih Moderat

Gambar
Review Pengguna

Jakarta: MINI Clubman generasi terbaru meluncur hari jumat lalu (18/03) di sebuah cafe di Jakarta. Mobil ini hadir dalam dua varian untuk sementara ini, yaitu Cooper Clubman (Rp 669 juta OFR) dan Cooper Clubman S (Rp 869 juta OFR). Senang rasanya melihat sebuah mobil hebat, kembali lahir sebagai generasi baru dengan desain yang lebih dewasa. Dalam arti kepraktisannya meningkat, kapasitasnya pun terdongkrak, dan performa bisa dipastikan juga lebih baik.

Namun perbaikan tersebut harus dibayar dengan sebuah identitas yang rasanya semakin pudar. Ok lah, kita bisa berargumern bahwa ciri khas sebuah MINI Clubman ada pada pintu bagasi dengan bukaan model split, yang sudah ada sejak Clubman masih berukuran ‘mini’. Tapi seharusnya ada keunikan yang terasa lain yang biasanya selalu hadir pada produk MINI, terutama Clubman.

Pintu bagasi Clubman unik

Karena sedang membahas Clubman, mari kita lihat keunikan apa yang biasanya hadir. Generasi pertama yang hadir di era 60-an bisa dibilang mobil yang ‘aneh’ tapi bisa diandalkan, dan karenanya menjadi unik. Mobil itu hadir dalam ukuran sub-compact berukuran lebih panjang dari varian hatchback, dan memiliki pintu bagasi model split. Uniknya, mobil ini didesain untuk menjadi sebuah station wagon, namun tanpa pintu samping.

Generasi kedua yang hadir saat MINI sudah menjadi modern. Mobil tersebut hadir dengan desain yang kental dengan nuansa desain Clubman sebelumnya, dengan dimensi yang jauh lebih besar. Dan karena MINI selalu hadir dengan keunikan, desainernya memberikan pintu samping, dengan model suicide door (pintu samping yang membuka kebelakang). Dan hanya di satu sisi pula. Kedua generasi itu diberikan keunikan berupa hadir/tidaknya pintu samping, tapi tetap bisa diandalkan.

Clubman dengan pintu konvensional

Kini, atas nama meraih pangsa pasar yang lebih besar, Clubman menjadi lebih sederhana dan dibekali pintu belakang konvensional, serta menjadikannya mirip dengan MINI 5-Door. Dan 5-Door adalah MINI untuk keluarga yang lebih moderat dan modern, bukan untuk mereka yang ingin tampil dinamis di setiap kesempatan. Beberapa jurnalis yang pernah mencobanya berargumen bahwa mobil ini tetap memiliki pengendaraan ‘gokart’ yang selalu dimiliki MINI, meski kini menggunakan platform milik BMW Active Tourer (platform 2-Series yang dipanjangkan, MINI Hatchback dan 5-Door menggunakan platform asli 2-Series).

MEsin Clubman S berkapasitas 2.0L. Sedangkan Clubman 1,5 liter

Kami tidak akan meragukan kalau ‘gokart feeling’ pasti akan selalu hadir. Namun dari segi desain, kami merasa MINI sedang krisis jati diri, dengan dalih mendewasakan sebuah Clubman. Apakah hal ini bijaksana? Hanya waktu yang menjawab. Karena biar bagaimanapun, desainnya tetap patut diacungi jempol karena masih terlihat ‘keren’ dari sudut manapun. Selain itu, dengan tambahan dimensi, tentunya penumpangnya akan merasa lebih nyaman berada di dalam kabin Clubman.

Nah, sekarang terserah bagaimana pendapat Anda. Apakah Clubman 2016 kini menjadi mobil yang mainstream? Atau tetap memiliki keunikannya sendiri dengan desain baru ini? Simak galeri dibawah, dan tambahkan komentar Anda di kolom yang disediakan.

Baca Juga: MINI Clubman Generasi Terbaru Meluncur Di Indonesia