Turbocharger, Dari Pesawat Terbang Ke Mobil Mungil

Turbocharger, Dari Pesawat Terbang Ke Mobil Mungil

Di era 1980 hingga akhir 1990-an, yang namanya turbocharger terdengar seperti barang mewah yang mahal, dan mampu mendongkrak kemampuan sebuah mesin secara signifikan. Bersamaan dengan itu, turbocharger juga dikenal membuat mesin boros, kadang membuat pengendaraan tidak nyaman, dan susah diurus. Karena itu, penggunaannya pun terbatas pada mobil-mobil keluaran pabrikan yang memang didesain untuk memiliki performa tinggi, atau mobil yang dihasilkan dari modifikasi sendiri.

Seiring berjalannya waktu, turbocharger menjelma dari barang mewah tapi tidak terlalu penting untuk digunakan, menjadi sebuah kebutuhan kalau mau membuat mobil yang irit bahan bakar. Karakter tekanan turbo yang baru muncul pada putaran mesin tertentu berhasil ‘diakali’ oleh para insinyur permobilan, sehingga tidak mengganggu kenyamanan.

Beberapa waktu yang lalu kami pernah menuliskan mobil apa saja di Indonesia yang dibekali turbo sejak pertama keluar dari pabrik. Kini, kami ingin mengulas seperti apa perkembangan peranti induksi ini, sehingga pabrikan yang tadinya tidak mau ada urusan dengan turbocharger, kini beralih menggunakannya.

Turbocharger adalah alat bantu yang akan memaksa udara masuk ke ruang bakar lebih banyak. Gampangnya, cara kerja turbo adalah, sebuah turbin digerakan oleh gas buang, menghisap udara untuk masuk, dimampatkan, dan kemudian dialirkan ke saluran intake dan masuk ke ruang bakar. Udara yang lebih banyak, serta jumlah bahan abkar yang seusai, otomatis membuat pembakaran lebih optimal, dan berujung pada bertambahnya performa mesin.

Kelemahan sistem ini adalah adanya jeda antara turbin menghisap udara, dan permintaan akan tenaga. Jangan lupa, turbon ini digerakan oleh tekanan gas buang. Saat mesin idle, tentunya tekanannya tidak setinggi saat sedang berputar tinggi. Atau bahasa sederhananya, saat pedal gas diinjak, udara tidak langsung terkumpul sesuai kebutuhan karena sedang dikumpulkan oleh turbin. Inilah yang disebut sebagai turbo lag, masalah yang kemudian dipecahkan oleh para engineer, dan membuat turbocharger modern bekerja sangat efisien.

Inilah yang ingin kami sampaikan. Turbocharger berevolusi dari yang awalnya hanya digunakan untuk mesin pesawat terbang, hingga kini digunakan untuk mesin mobil berukuran mungil. Selamat menyimak.

Munculnya Turbocharger

Rudolf Diesel disebut-sebut sebagai orang yang pertama kali mengutak-atik peranti induksi untuk meningkatkan performa mesinnya. Namun setelah ditelusuri, dia ternyata tidak sendirian karena Gotlieb Daimler juga memiliki niatan yang sama. Tapi keduanya masih ragu untuk memproduksi alat ini, dan paten pertama akhirnya jatuh kepada engineer asal Swiss Alfred Buchi pada tahun 1896.

General Electric, perusahaan engineering asal Amerika Serikat kemudian mencoba mengaplikasikannya untuk mesin pesawat terbang buatan mereka. Kesuksesan General Electric dibuktikan dengan pesawat terbang yang menggunakan mesin mereka mampu terbang tinggi tanpa kehilangan tekanan turbo.

Salah satu produsen turbo ternama, Garret kemudian berdiri di tahun 1936. Perusahaan ini adalah salah satu pembuat peranti turbocharger ternama hingga saat ini, yang awalnya membuat turbocharger untuk mesin pesawat pengebom B17. Perusahaan ini jugalah yang pertama kali menyediakan alat bantu induksi tersebut untuk mobil-mobil yang dipasarkan secara masal.

Mobil pertama yang meggunakannya adalah Chevrolet Corvair Monza dan Oldsmobile Jetfire yang diperkenalkan pada tahun 1962. Sayang umurnya pendek karena bermasalah dengan daya tahan mesin, dan ketidak praktisan saat perawatan. Meski demikian, potensi mesin turbo mulai mendapatkan perhatian.

Turbocharger Untuk Mesin Mobil

Era 1970-an menandai naiknya pamor mesin turbo. Krisis bahan bakar dan semakin ketatnya peraturan emisi di beberapa negara memaksa produsen mobil untuk mengakali peranti ini, dan digunakan terutama untuk mobil diesel di awal 1980. Di masa ini juga, dunia balap mulai melirik turbocharger, terutama balapan F1. Inilah ajang yang membuat kata ‘turbo’ mendunia dan familiar di telinga awam.

Pada tahun 1978, Mercedes-Benz 300SD adalah mobil penumpang pertama yang menggunakan mesin turbodiesel dengan emisi gas buang yang jauh lebih rendah dibanding diesel biasa, dan juga memiliki performa layaknya mobil bermesin bensin. 300SD bisa dibilang salah satu produk yang mempopulerkan penggunaan turbocharger untuk kendaraan penumpang.

Dari sisi mesin bensin, penggunaan turbo juga digalakkan. Pesaing terdekat Mercedes-Benz, BMW, malah lebih dulu hadir dengan sedan compact BMW 2002 turbo pada tahun 1973, dan hingga hari ini namanya malah lebih legendaris dari 300 SD tadi. Namun di pasaran umum, mesin bensin turbo kalah pamor dengan turbodiesel yang selain irit, juga memiliki performa yang tidak kalah.

Lain halnya dengan dunia balap, yang saat itu regulasinya belum seketat sekarang, dan mampu serta diperbolehkan membuat mesin bertenaga hingga 1.000 hp dengan bahan bakar bensin. Era 2000-an, sepertinya hampir setiap tipe mobil memiliki peranti ini sebagai fitur standar. Baik yang bermesin bensin maupun diesel.

Variable Turbocharging

Di masa modern ini, mobil-mobil seperti Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Fortuner, deretan BMW diesel, Hyundai Santa Fe, serta mobil-mobil lainnya telah menggunakan sistem induksi turbo yang jauh lebih baik. Salah satunya adalah teknologi yang jamak digunakan belakangan ini adalah turbocharger dengan variable geometry, yang muncul dengan berbagai nama (VGT, VNT, dan sebagainya).

Variable Geometry Turbocharger adalah sistem induksi dimana bilah turbin bisa bergerak untuk mengatur besaran udara yang diinduksi ke ruang bakar, sesuai dengan kebutuhan dan putaran mesin. Dengan demikian, tekanan turbo bisa optimal di setiap tingkat putaran mesin, dan ‘penyakit’ turbo lag tadi bisa dieliminir.

Kini, dengan semakin majunya teknologi elektromekanis, turbo dengan variabel geometri juga bisa dikendalikan oleh komputer sehingga aliran udara yang masuk bisa lebih presisi, sehingga mesin tetap bekerja optimal tanpa ada turbolag yang kadang membuat mual penumpang.

Baca Juga: Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Beli Mobil Bekas

Foto: Dari Berbagai Sumber

Indra Alfarisy

Indra Alfarisy

Indra adalah seorang 'petrol head' yang mengidamkan sebuah mobil super saloon 5-pintu di halaman rumahnya, bersanding bersama sebuah VW Combi klasik. Dalam kesehariannya, Indra menyukai bermain mobil RC (remote control). Ia paling benci menonton tayangan infotainment, meski doyan mencari gosip-gosip otomotif .

Baca Bio Penuh

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS 2026

Tren & Pembaruan Terbaru

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature

Mobil Pilihan

  • Yang Akan Datang
  • BYD Atto 4 ev
    BYD Atto 4
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza B5
    BYD Denza B5
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Geely Star Wish ev
    Geely Star Wish
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Yangwang U8 phev
    BYD Yangwang U8
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza Z9 GT ev
    BYD Denza Z9 GT
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
  •  ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
    ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
    10 Apr, 2026 .
  • PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
    PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
    01 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
    ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
    01 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
    ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
    24 Mar, 2026 .
  • LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
    LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
    24 Mar, 2026 .
  • ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
    ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
    06 Mar, 2026 .
  • INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    11 Feb, 2026 .
  • GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
    GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
    04 Feb, 2026 .
  • HONDA PRELUDE 2026: 5 HAL MENARIK MENGAPA MOBIL INI PANTAS DIBELI
    HONDA PRELUDE 2026: 5 HAL MENARIK MENGAPA MOBIL INI PANTAS DIBELI
    04 Feb, 2026 .
  • KUPAS TUNTAS MAZDA6e FASTBACK DI SINGAPURA, KAPAN BAKAL MASUK PASAR INDONESIA?
    KUPAS TUNTAS MAZDA6e FASTBACK DI SINGAPURA, KAPAN BAKAL MASUK PASAR INDONESIA?
    19 Jan, 2026 .
Tonton Video Mobil

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Toyota Gazoo Racing Sabet Podium Juara di Kejurnas Reli
    Toyota Gazoo Racing Sabet Podium Juara di Kejurnas Reli
    Eka Zulkarnain H, 14 Apr, 2026
  • Teknologi BlueCore HEV Changan, Definisi Baru Efisiensi Hybrid Era 2L
    Teknologi BlueCore HEV Changan, Definisi Baru Efisiensi Hybrid Era 2L
    Anjar Leksana, 14 Apr, 2026
  • Bisa Dipesan Mulai 16 April 2026, Begini Spesifikasi Honda Super-One
    Bisa Dipesan Mulai 16 April 2026, Begini Spesifikasi Honda Super-One
    Anindiyo Pradhono, 14 Apr, 2026
  • Aktris Cantik Priyanka Chopra Dipilih Menjadi Brand Ambassador Bentley
    Aktris Cantik Priyanka Chopra Dipilih Menjadi Brand Ambassador Bentley
    Anjar Leksana, 14 Apr, 2026
  • Fitur Kenyamanan dan Keselamatan City Car Listrik Lawas, Wuling Air EV dan Seres E1
    Fitur Kenyamanan dan Keselamatan City Car Listrik Lawas, Wuling Air EV dan Seres E1
    Zenuar Yoga, 14 Apr, 2026

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature
  • Hyundai Boulder Concept: Gebrakan SUV Ladder-Frame Penantang Pick-up Amerika
    Hyundai Boulder Concept: Gebrakan SUV Ladder-Frame Penantang Pick-up Amerika
    Anindiyo Pradhono, 14 Apr, 2026
  • Mengenal Lebih Dekat Isuzu D-Max Rodeo 2026 yang Baru Mengaspal di Indonesia
    Mengenal Lebih Dekat Isuzu D-Max Rodeo 2026 yang Baru Mengaspal di Indonesia
    Anjar Leksana, 13 Apr, 2026
  • Ini Alasan Baterai Toyota Veloz Hybrid EV Tidak Dapat Dicas Sampai Penuh
    Ini Alasan Baterai Toyota Veloz Hybrid EV Tidak Dapat Dicas Sampai Penuh
    Anjar Leksana, 10 Apr, 2026
  • GAC Aion N60, Kompak EV SUV Keren yang Segera Meluncur di Tiongkok
    GAC Aion N60, Kompak EV SUV Keren yang Segera Meluncur di Tiongkok
    Anjar Leksana, 07 Apr, 2026
  • Daftar Model Baru yang Siap Dikenalkan GAC Indonesia Sebelum GIIAS 2026
    Daftar Model Baru yang Siap Dikenalkan GAC Indonesia Sebelum GIIAS 2026
    Anjar Leksana, 02 Apr, 2026
  • Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Anjar Leksana, 10 Mar, 2026
  • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Anjar Leksana, 29 Des, 2025
  • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Setyo Adi, 12 Agu, 2025
  • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Setyo Adi, 04 Des, 2024
  • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Setyo Adi, 20 Sep, 2024
  • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Setyo Adi, 01 Sep, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    Setyo Adi, 24 Jun, 2025
  • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Alvando Noya, 13 Jun, 2025
  • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
  • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
  • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Setyo Adi, 08 Sep, 2025
  • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
  • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    Setyo Adi, 04 Agu, 2025

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*