Toyota All New Sienta VS NAV1 V Bekas : Berjumpa Karena Harga

Toyota All New Sienta VS  NAV1 V Bekas : Berjumpa Karena Harga

Ketika kami berburu 5 MPV bekas berkualitas di kisaran Rp 250 Juta, munculah ide untuk mempertandingkan produk terbaru Toyota yang sudah diperkenalkan perdana di IIMS 2016 yakni All New Sienta dengan NAV1 tipe V yang berstatus mobil bekas tahun 2013. Mungkin Anda berpendapat jika komparasi ini kurang adil karena keduanya bersaing di segmen berbeda, dimana Sienta adalah MPV dan NAV1 ialah High MPV, alias lebih mewah.

Namun saat penelusuran beberapa waktu lalu di salah satu cabang sentra penjualan mobil bekas di Jakarta, kami berhasil menemukan banderol Toyota NAV1 tipe V produksi tahun 2013 yang di jual seharga Rp 258 Jutaan. Nah, bila diperhatikan, angka tersebut berada di rentang harga All New Sienta yang diniagakan sekitar Rp 230 Juta sampai Rp 295 Juta.

Kami pun setuju bila nilai jual mobil bekas bisa berubah sesuai dengan kondisi fisiknya. Tapi tetap, masih saja di kisaran harga Sienta. Dan apabila Anda memilki dana sebesar itu dan sedang bimbang untuk membeli MPV, kira-kira model manakah yang dipilih. Apakah NAV1 'second hand' dengan tampilan yang mapan dan ukuran lebih besar namun kilometer yang sudah berjalan dan perlu perhatian ekstra dalam hal perawatan, atau setia menanti delivery unit dari All New Sienta yang terlihat sporty dan modern plus garansi penuh?

Untuk membandingkannya kami pun membaginya ke dalam 3 aspek perhitungannya yaitu desain bodi, interior dan kompetensi mesin. Seperti apakah keseruannya dan apa yang akhirnya Anda pilih?

Gaya Desain Eksterior

Desain sienta lebih dinamis ketimbang NAV1

Menurut pandangan kami, All New Sienta lebih cocok digunakan oleh konsumen atau keluarga muda yang aktif karena desainnya yang mengedepankan aura modern. Ini jelas tampak dari pemakaian guratan garis bodi yang mengalir dan dinamis. lalu wajah yang didominasi oleh grill radiator berukuran besar, Lampu utama yang mengelaborasi bentuk elips dan didalamnya tertanam lampu Bi-Beam LED khusus tipe Q serta kap mesin yang compact.

Ketika beralih ke sampingnya, yang paling mencuri perhatian adalah pintu geser otomatis pada kedua sisinya (kecuali pada varian paling standar), dan tampilannya sedikit membulat di area belakang pintu. Selain itu terdapat side moulding body warna hitam dan menanamkan velg ukuran R15 pada tipe E dan G dan R16 khusus V dan Q. Bagaimana penampilan dengan belakangnya? Anda akan menemukan lampu rem bermika transparan dengan wujud serupa lampu depan dan komponen bodi berkelir gelap yang membingkai di pinggiran bodi.

Di sisi lain, NAV1 condong untuk konsumen mapan. Pasalnya, penampilannya terasa lebih mewah dan elegan. Lihat saja dari tampak depan yang sudah menginstalasi grill berlapis krom, desain rumah lampu utama besar yang memadukan multireflektor dan projector, bumper dengan tambahan komponen bodi dan rumah spion yang dilengkapi lampu sein.

Berpindah ke sisi samping, tampak kaca berukuran besar, mulai dari baris pertama yang membentang hingga baris ketiga, kemudian power sliding door yang berlaku untuk dua buah pintu baris kedua dan velg alloy berdiameter 15 inci. Sedangkan di sektor buritan, ditemukan kaca pintu bagasi yang besar dengan aksen list krom di atas plat nomor bertuliskan NAV1.

Secara kasat mata, dimensi bodi Sienta kalah besar apabila disandingkan dengan NAV1. Merujuk data dimensi yang ada, Sienta tercatat memiliki bodi sepanjang 4.235 mm, lebar 1.695 mm dan tinggi atap 1.695 mm dengan sumbu roda 2.750 mm atau lebih pendek 435 mm, atap lebih rendah 155 mm dan jarak antar rodanya lebih dekat 75 mm dibanding NAV1.

Konsep Fleksibilitas Kabin

Interior NAV1 lebih lega dibanding Sienta

Bahasa modern rupanya tidak cuma dikenakan di eksterior Sienta, ketika kami menelisik bagian interiornya, Toyota telah mengusung dashboard dual layer dengan panel 3 dimensi yang tak kalah modern. Konsep dari instrumen clusternya pun unik dan segar dengan optitron. Masih berkutat di sektor tersebut, peranti hiburan yang dipersiapkan berupa layar sentuh 7 inci yang bisa mengelola DVD, MP3, USB, AUX,iPod, mirroring, internet dan voice command.

Meskipun panjang bodinya lebih ringkas, tetapi Sienta tetap nyaman dalam mengakomodasi 7 orang penumpang. Selain untuk penumpang, apabila sedang membutuhkan ruang bagasi yang luas, maka Anda tinggal menerapkan 3rd Row Dive-In Seat yakni melipat kursi baris ketiga kebawah baris kedua. Metode ini unik dan efektif dalam memecahkan kondisi tersebut.

Dengan menyandang takdir sebagai MPV mewah, area dashboard NAV1 ikutan dihiasi oleh panel kayu pada lingkar kemudi dan tuas transmisi. Lalu pengaturan suhu udara nya sudah berkonsep digital dengan dual zone, dan juga head unitnya layar sentuh 5,8 inci yang terintegrasi dengan fitur navigasi. Selain itu, cluster speedometernya menempati tengah dashboard (center facia) dengan model optitron tiga lingkaran dan Multi Information Display.

Bergeser ke baris keduanya, hadir bangku captain seat, sehingga baris keduanya hanya bisa ditempati oleh dua orang saja. Efek samping dari tinggi atap yang jauh lebih tinggi maka tersaji 'headroom' yang lapang. Oh iya, Toyota juga melengkapi nuansa ekslusifitas di baris kedua ini dengan menempelkan layar Rear Seat Entertainment pada langit-langit NAV1.

Kelebihan lain yang dimilikinya adalah pengaturan kursi baris kedua yang bisa diputar kebelakang sehingga bisa berhadap-hadapan dengan bangku baris ketiga dan juga ketika membutuhkan ruang bagasi tambahan untuk memuat koper atau sepeda maka kursi baris kedua bisa digeser kedepan dan bangku baris ketiga dilipat ke sisi samping atas.

Performa Mesin

mesin NAV1 lebih besar

Untuk urusan jantung mekanis, Sienta dibekali oleh mesin 2NR-FE berteknologi dual VVT-i yang berukuran 1.5L. Kompetensinya menyajikan daya maksimum 107 PS di 6.000 rpm dan menghadirkan momen puntir sebanyak 140 Nm pada 4.200 rpm. Perlu ditambahkan, bahwa mesin yang dikenakan merupakan buatan pabrik Toyota di Karawang. Kemudian pendistribusi dari prestasi tersebut, tersedia dua pilihan sistem transmisi yakni otomatis yang menganut CVT (Continously Variable Transmission) plus sport sequential shiftmatic 7-percepatan, atau manual 6-percepatan.

Sedangkan mesin yang diusung oleh NAV1 lebih besar lagi yaitu depot tenaga peminum bensin 3ZR-FAE berkapasitas 2.0L. Kemampuannya memproduksi tenaga 158 PS pada 6.200 rpm dan melontarkan torsi 196 Nm di 4.400 rpm. Agar kenyamanan berkendara dan performa yang dihasilkan berbanding lurus terhadap MPV berbobot 2,2 Ton ini, Toyota menyematkan ValveMatic. Bertugas untuk memindahkan dayanya, NAV1 mengandalkan sistem transmisi otomatis CVT.

Produsen tenaga memang merupakan salah satu indikator pembanding yang penting untuk dipertimbangkan. Merujuk dari data di atas, torehan performa dari Sienta tertinggal dayanya 51 PS dan torsinya 89 Nm jika dibandingkan dengan NAV1. Hal ini wajar mengingat, kapasitas mesinnya yang terpaut 0,5 L. Penilaian kami, produk terbaru Toyota ini sudah memadai dengan depot tenaga 1.5 L melihat dari dimensinya yang kompak, sedangkan NAV1 membutuhkan dorongan lebih, sebagai efek dari perawakannya yang besar.

Namun perlu diingat apabila angka pencapaian dari NAV1 tersebut bisa saja di bawah dari data spesifikasi. Pasalnya, model NAV1 yang kami pertemukan ini merupakan mobil bekas yang telah menempuh jarak ribuan kilometer lebih jauh dibandingkan Sienta yang 'fresh from the oven'.

Pendapat Kami Keduanya memang berada di segmen dan usia pemakaian berbeda meskipun harganya berada di rentang yang sama yakni Rp 250 Jutaan. Sehingga tidak mudah untuk memutuskan siapa yang dipilih, karena kebutuhan dari konsumen berbeda-beda. Menurut kami bila Anda tidak mau repot dalam perawatan dan mengincar gratis biaya jasa service berkala sampai dengan 50.000 kilometer / 4 tahun plus peduli garansi pabrikan 3 tahun / 100.000 kilometer, ada baiknya meminang All New Toyota Sienta yang sudah bisa dipesan saat ini.

Akan tetapi, bagi Anda yang sedang mencari MPV mewah dengan harga di kisaran All New Sienta dan mau tampil beda. Silahkan berburu NAV1 tipe V bekas keluaran tahun 2013 di showroom atau sentra mobil bekas. Dan jangan lupa untuk menjalankan lima langkah penting agar tidak 'kecolongan' saat berburu mobil bekas dan tidak melakukan 'dealing' dengan mobil bekas yang terkena salah satu dari lima kondisi yang perlu dihindari untuk dibeli.

Polling ‘iseng’ di redaksi Carbay Indonesia menghasilkan skor 5 untuk NAV1 dan hanya satu yang memilih Sienta. Itu karena NAV1 terasa memberikan value lebih meski jarak tempuhnya sudah berjalan. Kenapa? Jawabannya sederhana. Pertama harga. Budget untuk membeli Sienta varian tertinggi, bisa ditukarkan dengan sebuah NAV1 buatan 2013 (tipe tertinggi pula), dan sisa budget bisa dialihkan untuk perawatan. Kedua, soal perawatan ini rasanya juga bukan sesuatu yang sulit karena Anda tahu sendiri bengkel resmi Toyota ada dimana-mana.

Baca Juga: Pilihan MPV Bekas Di Kisaran Rp 250 Juta

Jelajahi Toyota Sienta

GIIAS 2021

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil

Bandingkan & Rekomendasi