Toyota Sienta: Usaha Maksimal Manjakan Keluarga

Diterbitkan Pada Oleh Indra Alfarisy untuk Toyota Sienta di Oto

Toyota Sienta adalah kendaraan keluarga yang mengusung bentuk ‘boxy’ dengan sepasang sliding door besar di sisi kiri-kanan untuk membuat akses yang mudah, bahkan bagi anak-anak sekalipun. Sebetulnya Sienta bukan pemain baru. Untuk kelas MPV ‘tanggung’ dengan pintu geser seperti ini, Honda Freed adalah pelopornya.


Nah, berhubung Freed mulai ‘melempem’ penjualannya karena terlalu lama tidak berganti model, Toyota Sienta yang hadir langsung mendapatkan respon yang cukup baik.



Toyota Astra Motor (TAM) mentargetkan sebanyak 3.500 unit Sienta bisa laku di pasaran. Target mereka tercapai di bulan September 2016 lalu, dimana 4.093 unit laris. Dan hingga bulan September itu juga, secara wholesales Sienta terjual 12.061 unit.


Nah, kini hadir di hadapan kami Toyota Sienta V dengan transmisi manual 6-speed. Sebagai varian tengah, harga mobil ini adalah Rp 257 juta (OTR Jakarta), sedangkan untuk varian bertransmisi otomatis, TAM mengganjarnya dengan harga Rp 275 juta .


Desain


Tampak samping Sienta


Toyota Sienta merupakan produk Toyota asli Jepang yang dirakit lokal di Karawang, Jawa Barat. Mobil ini didesain sebagai mobil keluarga yang praktis. Pintu geser yang besar, pintu depan yang bisa membuka lebar, hingga lantai yang rata serta tiga baris bangku adalah buktinya.


Di sisi eksterior, desain Sienta terbilang modern dengan mengusung bahasa desain Toyota di bagian wajah. Grile yang melebar ke bawah melancarkan udara yang diperlukan untuk mendinginkan mesin 1,5 liter yang ada di balik kap mesin. Sedangkan lampu yang juga melebar hingga ke samping, memberikan efek estetika yang menarik.


Lampu Sienta


Lampu tersebut sudah dilengkapi dengan proyektor (di semua varian) untuk memastikan pendaran lampu yang lebih fokus dan merata. Pada varian Q, Anda juga bisa mendapatkan DRL dengan teknologi LED, yang mengeliling tepian lampu.


Dari samping, body Sienta terbilang mulus dan minim guratan. Lekukan-lekukannya menunjukan kedinamisan, termasuk lekukan pintu geser di bagian belakang. Bahkan rel pintu juga dibuat seolah menjadi bagian dari garis body, dan menyambung dengan garis desain bumper.


Tampak belakang SIenta


Lampu belakang jujur saja tampak biasa. Namun itu adalah soal selera. Yang jelas lekukan tubuh Sienta yang tidak bersudut diteruskan oleh lampu ini. Penggunaan mika clear dan frame hitam di sekeliling lampu dipadukan dengan warna putih menjadikan mobil ini terlihat bersih dari bagian belakang.


Performa


Mesin 2NR-FE


Mesin 1.5 liter yang digunakan adalah mesin baru yang juga dibuat di Karawang. Jantung mekanis berkode 2NR ini memiliki sistem pengapian Dual VVT-I baru yang terpasang di hampir semua lini produk Toyota di dunia. Dengan sistem ini konsumsi bahan bakar bisa ditekan semaksimal mungkin, dan performa mobil bisa tetap terjaga.


Tenaga mesin ini adalah sebesar 107 PS. Bagi para pecinta mobil yang maniak, mungkin ini akan menjadi bahan senyuman sinis, tapi untuk sebuah mobil keluarga, besaran tenaga ini sudah cukup.


Pengujian SIenta


Pengujian sejauh lebih dari 200 km yang kami lakukan menghasilkan konsumsi BBM 14,9 km/liter untuk penggunaan luar kota yang rutenya 90 persen jalan tol. Sedangkan di dalam kota, pengujian di Jakarta pada jam lalu lintas tidak terlalu padat menghasilkan konsumsi 11 km/liter.


Kalau Anda ingin tahu seberapa besar konsumsinya saat lalu lintas Jakarta saat sedang padat, dari hasil pengujian  selama dua hari kami mendapatkan konsumsi BBM rata-rata sebesar 9,3 kpl. Tidak buruk, bukan?


Interior & Fitur


Dashboard SIenta


Interior Sienta tidak berbeda jauh dengan mobil keluarga lainnya. Dashboard dual layer cukup memberikn efek lega di bagian depan, dengan layar multimedia dan pengendali AC digital menimbulkan kesan modern. Sementara itu, di sisi pengemudi, kesan mahal dan 'hi-tech' hadir dari tombol start-stop button, untuk menyalakan dan mematikan mesin.


Yang menjadi sorotan di sini adalah absennya kursi model captain seat di baris tengah, sehingga jika dibandingkan dengan kompetitornya, Honda Freed, kesan lega agak berkurang.


Kursi tengah Sienta


Namun di sisi lain, interior model ini menampung lebih banyak penumpang karena baris kedua mampu menampung tiga orang dewasa.


Selain itu, posisi rem tangan (rem parkir) terasa agak jauh untuk dijangkau. Sepertinya ini adalah efek dari pemindahan rem parkir yang seharusnya ada di kaki seperti Sienta yang dijual di Jepang, ke posisi tengah untuk pasar Indonesia.


Konsol tengah dashboard Sienta


Model V dengan transmisi manual yang kami uji dibekali AC double blower dengan pengendali digital di dashboard. Pengaturan AC digital ini bisa Anda dapatkan pada Sienta tipe V dan Q saja, sedangkan di varian dibawanya (G dan E) mendapatkan pengaturan AC manual.


Layar multimedia di dashboard juga sudah terbilang canggih karena selain mampu memutarkan beragam format audio/video, juga bisa melakukan mirroring serta mampu terkoneksi dengan jaringan internet, asalkan ada koneksi wifi di sekitarnya.


Dari sisi tempat duduk, di bagian depan Sienta memang terasa cukup lega. Bahkan kursi pengemudi bisa diatur naik-turun untuk mendapatkan bidang pandang yang optimal. Di baris kedua juga demikian. Sandaran kursi bisa diatur, dan jok bisa maju mundur sedikit.


Jok depan Sienta


Baris paling belakang, yah, sesuai ekpektasi dari sebuah mobil MPV tiga baris dengan wheelbase sebesar 2.750 mm. Jarak lutut dengan sandaran kursi depan terbilang minim dan akan membuat gelisah penumpang dewasa saat menempuh perjalanan jauh. Untuk menghibur mereka yang duduk di tempat ini, Sienta menyediakan cup holder di sisi kiri dan kanan.


Yang patut diapresiasi adalah kemudahan melipat kursi baris ketiga, untuk menciptakan ruang bagasi. Cukup tarik satu tuas, maka jok akan terlipat ke dalam lantai, bukan diatasnya.


Bagasi SIenta dengan kursi terlipat


Bukan hal baru memang, karena Chevrolet Zafira tahun 2001 pun sudah menerapkan hal ini, tapi tetap kehadiran bangku seperti itu membuat status Sienta sebagai mobil keluarga semakin mutlak.


Fitur Keselamatan


Dashboard SIenta


Sienta dibekali dengan seatbelt di setiap tempat duduk, termasuk bangku baris ketiga yang minimalis tadi. Selain itu, Toyota sudah membekali juga dengan dudukan kursi ISOFIX untuk bangku anak-anak.


Airbag tersedia untuk penumpang depan, plus satu kantung udara untuk melindungi lutut pengemudi saat terjadi benturan, yang diletakan di kolom stir.


Sistem pengeremannya sudah dilengkapi dengan ABS plus EBD untuk semua tipe. Khusus untuk Q, tersedia juga Vehicle Stability Control (VSC) untuk menjaga kestabilan saat bermanuver, plus, Hill start assist yang akan menjaga mobil agar tidak mundur saat mulai berjalan di tanjakan.


Spek SIenta V

Iklan

Similar Cars

Road Test Paling Populer