Selamat Datang Era Rasio Kompresi Variabel

Selamat Datang Era Rasio Kompresi Variabel

Evolusi teknologi pada kendaraan tak mungkin terelakkan. Hampir seluruh pabrikan berbondong-bondong menciptakan inovasi baru baik masih berupa konsep maupun sudah diproduksi massal. Perang teknologi terus terjadi dan semakin seru. Antar pabrikan saling memberi jawaban atas apa yang menjadi kelemahan pabrikan lain. Layaknya pertempuran di pasar smartphone canggih, para pabrikan pun saling berlomba menjadi pionir dalam teknologi baru tersebut.

Teknologi mutakhir pada umumnya merambah ke bagian tenaga penggerak dalam sebuah kendaraan. Apakah itu mesin, transmisi, turbo, dan bagian pendukung lainnya. Kata variabel menjadi kunci, dengan arti lain sesuatu yang bergerak statis sudah ketinggalan jaman dan tidak menguntungkan dari sisi efisiensi dan performa. Segala sesuatu yang bersifat varibel atau bisa dikatakan fleksibel juga memang diciptakan untuk menyatukan dua unsur yang sulit menyatu tersebut.

Tentu kita sudah mengenal teknologi Variable Valve Timing seperti tersemat di kebanyakan mesin-mesin modern saat ini. Teknologi ini mengatur bukaan katup yang menyesuaikan kapan harus meningkatkan performa dan kapan harus menekan penggunaan bahan bakar. Kemudian ada model transmisi bernama Continuously Variable Transmission (CVT). CVT merupakan transmisi single-speed yang mengandalkan sabuk baja dengan mekanisme rasio gigi dapat berubah-ubah sesuai kondisi yang dibutuhkan. Transmisi model ini memberikan kehalusan perpindahan gigi dan efektif dalam menyalurkan tenaga mesin.

Mesin dengan rasio kompreis variabel

Lalu ada lagi pengembangan setingan variabel pada turbocharger seperti kita kenal sebagai Variable Geometry Turbocharger (VGT) di Mitsubishi Pajero Sport Dakar dan Variable Nozzle Turbocharger (VNT) di Toyota All New Kijang Innova dan All New Fortuner. Sistem ini didesain untuk menciptakan aspect ratio yang efektif sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan. Karena aspect ratio turbo pada kecepatan rendah berbeda dengan saat kecepatan tinggi.

Kini perkembangan sistem variabel semakin maju. Divisi kendaraan mewah Nissan, Infiniti Motor Company, akan memperkenalkan teknologi baru bernama VC-T (Variable Compression-Turbocharged) di Paris Motor Show, 29 September mendatang. Bagi telinga yang awam, teknologi ini merupakan yang pertama di dunia dan diterapkan di mobil produksi. Variable Compression berarti mesin dapat mengubah rasio kompresinya sesuai kebutuhan efisiensi ataupun performa.

Pengembangan 20 tahun Nantinya sistem VC-T ini akan diaplikasi di mesin yang tentu akan menjadi mesin internal combustion tercanggih yang pernah diciptakan. Mesin tersebut dikembangakan oleh Infiniti selama 20 tahun dan berjenis mesin bensin 4-silinder turbocharged khusus didesain untuk mengaplikasi teknologi VC-T tersebut.

Ada dua pilihan rasio kompresi

Seperti dikemukakan oleh Roland Krueger, Presiden Infiniti Motor Company, “Teknologi VC-T merupakan langkah perubahan bagi Infiniti. Ini merupakan langkah revolusioner dalam mengoptimalkan efisiensi mesin pembakaran dalam. Gebrakan teknologi ini menghantarkan tenaga besar dari mesin bensin 2,0-liter turbo dan efisiensi level tinggi secara bersamaan.”

Sebuah babak baru bagi mesin internal combustion karena tidak dibatasi oleh rasio kompresi yang tetap. Kejeniusan teknologi VC-T adalah kemampuannya mengubah ketinggian jangkauan piston. Hasilnya kapasitas mesin dapat berubah dan rasio kompresi bervariasi antara 8:1 dan 14:1. Terdapat lengan aktuator yang berfungsi mengubah sudut multi-link yang terhubung dengan crankshaft, untuk memanjangkan dan memendekkan connecting rod. Ketika butuh performa yang tinggi, lengan aktuator tersebut akan membuat langkah piston menjadi panjang dengan rasio 8:1. Sebaliknya, lengan aktuator mengubah posisi crankshaft sehingga multi-link naik ke atas dan pergerakkan piston menjadi pendek. Rasio kompresi pun berubah menjadi 14:1 untuk mencapai efisiensi tinggi layaknya mesin Skyactiv milik Mazda.

Komputer secara konstan mengubah rasio saat dibutuhkan tenaga besar atau bila sedang ingin berkendara efisien. Saat butuh performa tinggi, kompresi rendah dapat membuat kinerja turbocharger lebih efektif. Sedangkan rasio kompresi tinggi terbukti secara signifikan menekan konsumsi bahan bakar. Otak pengaturan terletak pada Engine Control Logic yang sangat rumit. Sistem ini mengoptimalkan rasio terbaik yang dibutuhkan oleh mesin dan semua itu dilakukan secara otomatis.

Mesin VC-T di QX50

Infiniti belum akan merilis lebih terperinci mengenai spesifikasi mesin VC-T ini sampai dimulainya Paris Motor Show bulan September mendatang. Tapi dapat dipastikan mesin ini akan eksklusif hadir untuk mengisi bonnet Infiniti QX50 yang mulai diproduksi tahun depan. Diyakini tenaga dan torsi yang dihasilkan bakal lebih besar dari mesin V6 3,5-liter bertenaga 265 hp dan torsi 336 Nm yang bersemayam di QX60. Bahkan lebih besar dibanding mesin 4-silinder milik rivalnya dari Eropa, Mercedes-Benz, BMW dan Audi. Ditambah efisiensi bahan bakar yang mampu mencapai 27 persen lebih baik. Pihak pabrikan juga mengklaim bahwa mesin ini memang lebih berat 10 kg dari pada mesin inline dengan kapasitas yang sama. Namun tidak akan berdampak sama sekali terhadap efisiensi dan performa.

Sebenarnya mesin dengan rasio kompresi variabel ini sudah ada sebelumnya namun bukan untuk diproduksi. Salah satunya Peugeot yang merancang teknologi sama dan untuk mencapai efisiensi sama. Porsche juga baru saja mempatenkan desain berupa bearing kecil di control shaft untuk menghasilkan proses yang sama dengan mesin VC-T. Keduanya dilangkahi oleh Infiniti yang menghantarkan era mesin internal combustion menuju kompleksitas semakin tinggi dengan segala perangkat elektronik dan parts semakin bertambah.

Baca Juga: Ketika Pabrikan Membuat Sepeda

Sumber: Infiniti, Newatlas, Newspress UK

Anindiyo Pradhono

Anindiyo Pradhono

Pria yang akrab disapa Odi ini memiliki pengetahuan luas soal dunia otomotif. Belasan tahun sudah berkecimpung di dunia yang sesuai passion-nya ini. Berbagai mobil telah dicicipi. Mulai dari mobil-mobil keluaran terbaru, mobil listrik, hybrid, sportscar, supercar hingga mobil balap formula. 

Baca Bio Penuh

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS 2026

Tren & Pembaruan Terbaru

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature

Mobil Pilihan

  • Yang Akan Datang
  • BYD Atto 4 ev
    BYD Atto 4
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza B5
    BYD Denza B5
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Yangwang U8 phev
    BYD Yangwang U8
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Geely Star Wish ev
    Geely Star Wish
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza Z9 GT ev
    BYD Denza Z9 GT
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
  • FIRST DRIVE BYD M6 DM PHEV: INI MUSUH SPBU DAN SPKLU!
    FIRST DRIVE BYD M6 DM PHEV: INI MUSUH SPBU DAN SPKLU!
    21 May, 2026 .
  • TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
    TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
    22 Apr, 2026 .
  • WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
    WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
    22 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
    ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
    10 Apr, 2026 .
  • PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
    PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
    01 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
    ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
    01 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
    ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
    24 Mar, 2026 .
  • LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
    LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
    24 Mar, 2026 .
  • ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
    ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
    06 Mar, 2026 .
  • INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    11 Feb, 2026 .
Tonton Video Mobil

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Festival Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 Bakal Sambangi Lima Kota Besar
    Festival Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 Bakal Sambangi Lima Kota Besar
    Zenuar Yoga, 29 Mei, 2026
  • Kebangkitan Sang Legenda, All-New Mitsubishi Pajero Debut Akhir Tahun 2026
    Kebangkitan Sang Legenda, All-New Mitsubishi Pajero Debut Akhir Tahun 2026
    Anindiyo Pradhono, 29 Mei, 2026
  • Penetrasi ke Eropa, BYD Siapkan Dolphin G DM-i
    Penetrasi ke Eropa, BYD Siapkan Dolphin G DM-i
    Anjar Leksana, 29 Mei, 2026
  • Monumental, Untuk Anniversary 140 Tahun Mercedes-Benz Jelajah Enam Benua
    Monumental, Untuk Anniversary 140 Tahun Mercedes-Benz Jelajah Enam Benua
    Anindiyo Pradhono, 29 Mei, 2026
  • Dunlop Dukung Motorsport Indonesia Lewat Talenta Muda
    Dunlop Dukung Motorsport Indonesia Lewat Talenta Muda
    Bangkit Jaya, 29 Mei, 2026

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature
  • BYD Seal 6 DM-i Sudah Ada di Indonesia, Kapan Meluncur?
    BYD Seal 6 DM-i Sudah Ada di Indonesia, Kapan Meluncur?
    Anjar Leksana, 28 Mei, 2026
  • REEV Jadi Solusi Transisi Kendaraan Listrik di Indonesia, Ini Bedanya dengan Hybrid dan BEV
    REEV Jadi Solusi Transisi Kendaraan Listrik di Indonesia, Ini Bedanya dengan Hybrid dan BEV
    Zenuar Istanto, 25 Mei, 2026
  • iCAR Indonesia Mau Bawa Model Baru di GIIAS 2026 Diprediksi V27 Golden REEV 
    iCAR Indonesia Mau Bawa Model Baru di GIIAS 2026 Diprediksi V27 Golden REEV 
    Anjar Leksana, 22 Mei, 2026
  • VinFast VF MPV 7 Resmi Mengaspal, Mobil Keluarga Listrik Kelahiran Subang
    VinFast VF MPV 7 Resmi Mengaspal, Mobil Keluarga Listrik Kelahiran Subang
    Anjar Leksana, 21 Mei, 2026
  • Pasar City Car Listrik Memanas: Chery Q EV Resmi Diperkenalkan dengan Estimasi Harga Rp200 Jutaan
    Pasar City Car Listrik Memanas: Chery Q EV Resmi Diperkenalkan dengan Estimasi Harga Rp200 Jutaan
    Anjar Leksana, 19 Mei, 2026
  • Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Anjar Leksana, 10 Mar, 2026
  • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Anjar Leksana, 29 Des, 2025
  • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Setyo Adi, 12 Agu, 2025
  • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Setyo Adi, 04 Des, 2024
  • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Setyo Adi, 20 Sep, 2024
  • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Setyo Adi, 01 Sep, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    Setyo Adi, 24 Jun, 2025
  • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Alvando Noya, 13 Jun, 2025
  • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
  • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
  • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Setyo Adi, 08 Sep, 2025
  • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
  • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    Setyo Adi, 04 Agu, 2025

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*