Pertimbangkan Dulu Deretan Alternatif ini Sebelum Beli Honda City Hatchback RS

Pertimbangkan Dulu Deretan Alternatif ini Sebelum Beli Honda City Hatchback RS

Untuk saat ini Honda City berbokong tepos jadi opsi hatchback paling gres di pasaran. Bisa dibawa pulang dengan tebusan mulai dari Rp 289 juta untuk model manual 6-speed sedangkan CVT dilepas Rp 299 juta. Nominal segitu sudah termasuk diskon PPnBM periode pertama dan berstatus OTR Jakarta.

Sila dipinang kalau memang menginginkan unit paling segar di antara kompetitor. Sebagai model teranyar, ia pun gendong perbekalan kekinian berikut disertai fitur keselamatan komprehensif. Namun jangan sampai terpaku pada model ini saja. Ada baiknya mempertimbangkan dulu seleksi lain sebab banyak opsi di pasaran yang tak kalah menarik.

SELEKSI HATCHBACK DENGAN FITUR UNGGUL

Toyota Yaris

Toyota Yaris

Toyota Yaris bisa dipilih sebagai solusi terjangkau dalam segmen ini. Apalagi, ia juga memenuhi syarat relaksasi PPnBM. Dengan demikian, tebusan serendah Rp 248,3 juta bisa bawa pulang hatchback kompak. Tipe termahalnya juga masih lebih rendah ketimbang City termurah, hanya Rp 284 juta.

Dalam pemilihan varian, Anda bisa memilah mana yang sesuai bujet dan kebutuhan. Tersedia dua tingkatan trim (G dan TRD) dan masing-masing hadir dalam paket transmisi manual atau otomatis. Seleksinya ditambah lagi dengan pemenuh kebutuhan airbag tiga titik atau tujuh di tiap versi transmisi per trim. Kalau ditotal, delapan kombinasi bisa Anda sesuaikan sendiri.

Yaris sendiri menjalani proses penyegaran tahun lalu. Meski masih merupakan model lama, setidaknya bertampang baru. Juga terdapat penyempurnaan radius putar. Tidak lagi mabal ketika diajak U-turn lantaran kini ia memiliki catatan turning radius 5,1 meter dari 5,7 meter.

Berbagai kelengkapan modern lantas tersaji. Membuatnya tetap up-to-date. Sebut saja permainan lampu LED, DRL, sampai ke Smart Entry. Dengan catatan, kelengkapan tadi baru bisa dinikmati jika meminang model TRD. Sama halnya panel AC digital komplet fitur otomatis. Namun, semua kini kebagian head unit anyar berisi integrase smartphone Android Auto atau Apple CarPlay. Soal keselamatan, ia menyediakan airbag tiga titik atau tujuh tergantung varian yang diminati. Sementara itu, standarnya sudah dibekali Vehicle Stability Control (VSC) sebagai perlindungan berkendara.

Nilai minus, kontestan Toyota tidak memiliki kekuatan macu sehebat Honda. Ekstraksi unit empat silinder 1.500 cc hanya sanggup gelontorkan tenaga 107 PS di 6.000 rpm dan torsi puncak 140 Nm pada 4.200 rpm. Semua tersalur ke roda depan via transmisi manual lima percepatan atau CVT.

Mazda2

Mazda2 GT

Anggota keluaran Toyota bisa dilewat kalau memprioritaskan sensasi kecanggihan dan rasa mewah. Coba lirik Mazda2 bila mendambakan nuansa sofistikasi tinggi. Tampil elegan dengan jiwa sporty. Memang semua itu tidak murah, dibanderol mulai dari Rp 289,9 untuk Mazda2 R dan GT seharga Rp 308,8 juta. Salah satu petarung termahal namun tentu ada ganjarannya terutama pada trim tertinggi.

Deret fitur canggih jadi nilai jual di balik gaya Kodo Mazda yang khas nan cantik. Terlepas dari lenggokan, dipastikan fiturnya memikat. Misal set penerangan LED dari headlamp, DRL, sampai ke lampu kombinasi belakang. Belum lagi ketambahan komponen akses pintar berikut ditemani start/stop engine. Jelas modern dan mengikuti tren masa kini.

Namun kemampuan Mazda bukan hanya itu, pengoperasiannya akan terasa menggugah ala mobil Eropa. Misal sakelar lampu plus pengatur ketinggian otomatis. Lirik ke dasbor, sorotan utamanya adalah sistem infotainment MZD Connect. Selain sarana hiburan, ia dapat menampilkan beberapa informasi terkait kendaraan. Kontrolnya pun bisa terlaksana via layar, setir, atau kenop dan tombol pengaturan di konsol tengah. Selain itu, terpasang head up display sebagai penampil informasi berkendara tambahan di depan pengemudi.

Kekuatan memacu Mazda jelas tidak segahar City. Unit empat silinder 1.500 cc hanya siapkan ekstraksi sebesar 111 PS/144 Nm. Bukan berarti tidak semenyenangkan Honda, minimal ia disokong teknologi G-Vectoring Control (GVC). Dapat mengatur gelontoran torsi sedemikian rupa agar pergeseran bobot saat menikung mencipta pengendalian stabil dan menyenangkan.

Cukup disayangkan sektor keselamatan pasif Mazda2 tidak sekomprehensif Honda City Hatchback atau Yaris. Hanya berbekal dual SRS Airbag. Minimal perlindungan berkendara sudah disokong alat kontrol stabilitas berikut bantuan menanjak di samping peranti pengereman tambahan. Kendati tidak selengkap lawan, ia sebetulnya punya bantuan ekstra. Adalah Blind-Spot Monitoring (BSM) dan Rear Cross Traffic Alert (RCTA). Well, tidak benar-benar polosan bukan?

Kia Rio

Kia Rio

Tak kalah hebat dalam permainan kelengkapan, Kia Rio bisa jadi solusi terjangkau. PT Kreta Indo Artha saat ini meniagakan sang hatchback di angka Rp 277,45 juta untuk varian bertransmisi manual. Sementara itu, versi otomatis didagangkan Rp 292,7 juta. Berkat penetapan harga ini, Kia Rio seakan menekankan bahwa lebih murah belum tentu payah lewat perbekalan memikat.

Ambil contoh sunroof, ia merupakan satu-satunya kontestan dengan lubang bergengsi di atap. Tak hanya itu, permainan lampu LED juga sudah diikuti. Mejeng di balik proyektor Bi-Beam, DRL, lampu kombinasi belakang, hingga ke fog lamp. Bahkan fungsi sakelar lampu otomatis telah ia miliki. Di samping itu, kemudahan akses smart entry lengkap start/stop button tak dilupakan.

Urusan desain memang sesuai selera, namun dari perbekalan eksterior tadi sah-sah saja bila menilai Rio tampil kekinian. Sama halnya dalam kabin. Anda bisa menikmati perlengkapan ala kontestan teranyar. Termasuk di dalamnya AC otomatis sampai ke sarana hiburan touchscreen bergaya OEM lengkap konektivitas Android Auto dan Apple CarPlay. Seperti disebut sebelumnya, ada komplementer rasa berupa sunroof.

Semua pendukung kenyamanan mungkin terlihat menarik untuk harganya. Tapi perlu diingat, sisi keselamatan belum sekomprehensif lawan. Sangat moderat, perlindungan celaka sebatas airbag dua titik. Juga di sektor penjaga stabilitas baru diisi oleh ABS tanpa eksistensi alat penjaga traksi.

Bukan itu saja, mesin yang diusung Rio tidak seglamor pemain lain. Merupakan enjin empat silinder 1.400 cc Dual CVVT dengan gelontoran tenaga 100 PS saja di 6.000 rpm. Torsi puncak dicatat sebesar 133,3 Nm di 4.000 rpm, tersalur menuju roda depan via opsi transmisi manual atau otomatis.

DIMENSI BESAR TAK MELULU MAHAL

Suzuki New Baleno

Suzuki Baleno

Terdapat opsi lain bila berminat pada hatchback berdimensi sedang seperti City namun anggaran belum sesuai. Coba lirik pengisi ruang di atas city car 1.200 cc, salah satunya Suzuki Baleno. Harganya relatif lebih rendah, melekat banderol mulai dari Rp 235 juta atau 247,5 juta tergantung transmisi. Mungkin bisa dipilih sebagai jalan keluar.

Bicara soal dimensi, Baleno memiliki panjang 3.995 mm, lebar 1.745 mm, dan tinggi 1.510 mm. Faktanya memang tidak sepanjang Yaris apalagi City Hatchback. Namun ia memiliki jarak antarsumbu kompetitif sepanjang 2.520 mm yang mengisyaratkan kelapangan kabin. Tak bisa diremehkan pula ruang bagasinya.

Ya, lewat penyegaran terakhir, Baleno turut berubah tampilan jadi semakin modern. Ada kesan sporty pula dari pemakaian bumper anyar. Perlengkapan eksteriornya lumayan menarik, meliputi lampu LED proyektor, DRL, hingga ke peranti smart entry. Dari perbekalan eksterior, ia sebetulnya tidak kalah menawan ketimbang berbagai pemain hatchback modis masa kini.

Disayangkan semua itu hanya terpancar di luar. Kala masuk kabin, perbekalannya tentu tidak semenarik kontestan berbanderol tinggi. Sarana hiburan touchscreen moderat tanpa konektivitas sepintar Android Auto atau Apple CarPlay. Jangan harap cruise control. Meski begitu, minimal terdapat upaya menggugah lewat leather wrapped steering wheel dan fitur penetap suhu otomatis.

Urusan safety, Baleno sebatas mencukupi nilai standar tanpa tuangan perbekalan ekstra. Tak ditemukan batang hidung penjaga stabilitas elektronik atau hill start assist. Tak sampai pula airbag samping dan jendela mampir ke tubuh Baleno. Semua cenderung standaran. Termasuk di dalamnya Dual SRS Airbag dan peranti pengereman ABS+EBD.

Hatchback bikinan Suzuki ini pun tidak bisa bicara banyak soal kemampuan memacu. Empat ruang bakar berkapasitas 1400 cc hanya sanggup muntahkan tenaga 92,4 PS di 6.000 rpm. Torsi tidak seberapa, kekuatannya sebesar 130 Nm saja di 4.200 rpm. Di sini memang harga berbicara, Anda bisa menikmati ruang lapang hanya saja tidak dibarengi tenaga besar atau fitur superkeren. Sebatas cukup memenuhi kebutuhan dengan sedikit bumbu pemikat.

Dimensi sirion

Daihatsu Sirion

Andai mencari pilihan lebih murah lagi namun enggan bawa pulang city car 1.200 cc, Daihatsu punya solusi. Adalah Sirion, dipasarkan serendah Rp 201,75 juta atau Rp 216,5 juta tergantung transmisi. Sebetulnya bukan sebatas transmisi, tipe otomatis mendapatkan pemanis lenggokan sporty.

Model ini bisa dipilih bila mobil sekelas City jauh di luar bujet tapi tidak cocok dengan dimensi sekelas Brio. Sama seperti Baleno, Sirion seolah duduk mengisi ruang antara dua sisi berbeda. Secara dimensi mungkin tergolong kecil, mencatatkan angka 3.895 x 1.735 x 1.525 mm (PxLxT). Tapi ia punya wheelbase sepanjang 2.500 mm yang tawarkan ekstra ruang kaki ketimbang city car kelas teri.

Cukup menarik dari luar tapi tidak di dalam – jika sudut pandang utama adalah segmen hatchback kompak. Oke, unit pendar LED sampai ke smart entry diboyongnya. Namun dalam kabin, permainannya justru terdengar seperti gimik. Ibarat berkata,”harga segini berharap apa?”. AC digital tapi belum dilengkapi pengatur suhu otomatis. Head unit touchscreen juga standar. Menawarkan konektivitas eksternal seperti USB dan Bluetooth.

Tak terkecuali ketika bicara soal pemacu. Jangan berharap banyak. Ia mengusung enjin empat silinder 1.300 cc dengan keluaran sekuat 95 PS/120 Nm. Sangat basic bukan? Semua itu lantas tersalur ke roda depan via seleksi transmisi manual atau otomatis.

Kendati tidak semenarik para pemain di kelas atasnya, jangan langsung remehkan Sirion. Di harga segitu ia tawarkan perbekalan keselamatan komprehensif. Ia membawa empat airbag berupa unit frontal dan samping luar untuk pengemudi depan. Bahkan penjaga handling bukan sekadar ABS+EBD. Turut mejeng pendukung seperti Vehicle Stability Control dan Traction Control System.

OPSI SEGMEN LAIN YANG TAK KALAH MEMIKAT

Oke, harga Honda City mungkin tidak menjadi masalah. Namun kalau menganggap kelengkapannya masih kurang berkelas, coba lirik ke segmen crossover mungil lima penumpang. Di lanskap itu ada Kia Sonet yang tampil menawan lewat perbekalan modern ala mobil premium. Langsung cek tipe tertinggi Premiere, dilego di angka Rp 289 juta.

Kia Sonet

Berbagai fitur kelas kakap ia bawa. Sorotannya ada head unit komplet integrasi smartphone, wireless charger, sunroof, hingga ke bangku berventilasi. Tak perlu lagi ditanya soal lampu LED atau smart entry. Fungsi kunci bahkan sudah dibarengi Remote Start Engine. Belum lagi urusan safety. Airbag enam titik hadir berikut penjaga kendali seperti kontrol stabilitas elektronik. Perbekalan ini membuatnya sangat cocok dijadikan alternatif bukan?

Namun jangan sampai dibutakan pula oleh fitur yang terbilang edan untuk harga jualnya. Pertimbangkan kembali soal dimensi dan kepraktisan. Pasalnya, ukuran tubuh Sonet tidak sebesar City. Di samping itu, keunggulan fleksibilitas bangku ULTRA Seat City tak sanggup diimbangi olehnya. Justru boleh jadi Sonet terasa merepotkan kalau harus mengangkut barang melebihi kapasitas bagasi sekaligus penumpang ketiga. Semua itu dikarenakan bangku belakang Sonet tidak dapat dilipat terpisah. Nilai buruk dalam hal kepraktisan.

Juga soal pemacu, faktanya tidak sehebat City. Sebetulnya tidak payah juga, mengusung enjin empat silinder 1.500 cc dengan ekstraksi di atas rata-rata. Sanggup hadirkan tenaga 115 PS dan momen puntir 144 Nm. Penyalur daya sendiri mengadopsi transmisi otomatis variabel nan cekatan iVT. (Krm/Tom)

Baca juga: Melirik Rival Honda City Hatchback RS: Mazda2 GT Lebih Menarik?

Ahmad Karim

Ahmad Karim

Ahmad Karim bergabung bersama OTO.com pada bulan September 2019. Sebelumnya ia pernah magang di Majalah Autocar Indonesia, kemudian banting setir bekerja di bank. Tapi dasarnya memang doyan otomotif, bank ia tinggalkan dan bergabung bersama OTO. Penampilannya yang unik dengan rambut kribo dan dandanan era Flower Generation, bikin Karim mudah dikenali. Sehari-hari ia mengandalkan transportasi umum untuk wara-wiri. Tapi di garasinya tersimpan sebuah BMW E30 rakitan 1989.

Baca Bio Penuh

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS 2026

Tren & Pembaruan Terbaru

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature

Mobil Pilihan

  • Yang Akan Datang
  • BYD Atto 4 ev
    BYD Atto 4
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza B5
    BYD Denza B5
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Yangwang U8 phev
    BYD Yangwang U8
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Geely Star Wish ev
    Geely Star Wish
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza Z9 GT ev
    BYD Denza Z9 GT
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
  • FIRST DRIVE BYD M6 DM PHEV: INI MUSUH SPBU DAN SPKLU!
    FIRST DRIVE BYD M6 DM PHEV: INI MUSUH SPBU DAN SPKLU!
    21 May, 2026 .
  • TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
    TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
    22 Apr, 2026 .
  • WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
    WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
    22 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
    ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
    10 Apr, 2026 .
  • PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
    PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
    01 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
    ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
    01 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
    ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
    24 Mar, 2026 .
  • LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
    LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
    24 Mar, 2026 .
  • ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
    ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
    06 Mar, 2026 .
  • INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    11 Feb, 2026 .
Tonton Video Mobil

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Audi Indonesia Rilis S3 Verve Edition dengen Warna Spesial District Green
    Audi Indonesia Rilis S3 Verve Edition dengen Warna Spesial District Green
    Anindiyo Pradhono, Hari ini
  • Bridgestone Jadi Official Tire Partner IIMS Surabaya 2026, Tebar Promo
    Bridgestone Jadi Official Tire Partner IIMS Surabaya 2026, Tebar Promo
    Zenuar Yoga, Hari ini
  • GIIAS 2026 Bakal Menjadi Pameran Otomotif Terbesar di Asia Tenggara
    GIIAS 2026 Bakal Menjadi Pameran Otomotif Terbesar di Asia Tenggara
    Anjar Leksana, Hari ini
  • Lebih dari 40 brand otomotif ramaikan IIMS Surabaya 2026
    Lebih dari 40 brand otomotif ramaikan IIMS Surabaya 2026
    Zenuar Yoga, Hari ini
  • Sentuhan Gahar Full Black, GWM Tank 500 Diesel Black Warrior Dijual Terbatas
    Sentuhan Gahar Full Black, GWM Tank 500 Diesel Black Warrior Dijual Terbatas
    Zenuar Yoga, 26 Mei, 2026

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature
  • BYD Seal 6 DM-i Sudah Ada di Indonesia, Kapan Meluncur?
    BYD Seal 6 DM-i Sudah Ada di Indonesia, Kapan Meluncur?
    Anjar Leksana, Hari ini
  • REEV Jadi Solusi Transisi Kendaraan Listrik di Indonesia, Ini Bedanya dengan Hybrid dan BEV
    REEV Jadi Solusi Transisi Kendaraan Listrik di Indonesia, Ini Bedanya dengan Hybrid dan BEV
    Zenuar Istanto, 25 Mei, 2026
  • iCAR Indonesia Mau Bawa Model Baru di GIIAS 2026 Diprediksi V27 Golden REEV 
    iCAR Indonesia Mau Bawa Model Baru di GIIAS 2026 Diprediksi V27 Golden REEV 
    Anjar Leksana, 22 Mei, 2026
  • VinFast VF MPV 7 Resmi Mengaspal, Mobil Keluarga Listrik Kelahiran Subang
    VinFast VF MPV 7 Resmi Mengaspal, Mobil Keluarga Listrik Kelahiran Subang
    Anjar Leksana, 21 Mei, 2026
  • Pasar City Car Listrik Memanas: Chery Q EV Resmi Diperkenalkan dengan Estimasi Harga Rp200 Jutaan
    Pasar City Car Listrik Memanas: Chery Q EV Resmi Diperkenalkan dengan Estimasi Harga Rp200 Jutaan
    Anjar Leksana, 19 Mei, 2026
  • Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Anjar Leksana, 10 Mar, 2026
  • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Anjar Leksana, 29 Des, 2025
  • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Setyo Adi, 12 Agu, 2025
  • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Setyo Adi, 04 Des, 2024
  • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Setyo Adi, 20 Sep, 2024
  • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Setyo Adi, 01 Sep, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    Setyo Adi, 24 Jun, 2025
  • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Alvando Noya, 13 Jun, 2025
  • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
  • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
  • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Setyo Adi, 08 Sep, 2025
  • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
  • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    Setyo Adi, 04 Agu, 2025

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*