Perjalanan Panjang Slogan Ikonik yang Mendeskripsikan Esensi BMW

Perjalanan Panjang Slogan Ikonik yang Mendeskripsikan Esensi BMW

BMW dikenal memiliki slogan yang cukup emosional. Melibatkan rasa nikmat, senang, atau kepuasan dalam berkendara. Sebagaimana kata freude dalam “Freude am Fahren”, atau pleasure dalam “Sheer Driving Pleasure”. Tagline “The Ultimate Driving Machine” mungkin juga identik, namun itu satu bentuk pengecualian. Yang jelas klaim rasa itu sudah eksis sejak 1930-an, berikut sejarahnya.

Awal Pembentukan Identitas BMW

Identitas bermula dari pembuatan nama dan logo BMW untuk kali pertama. Jauh sebelum mereka melahirkan jajaran kendaraan beroda di atas aspal - masih berkutat dengan enjin pesawat. Persis di 1917 saat Bayerische Motoren Werke GmbH muncul untuk menggantikan Rapp Motorenwerke. Identitas berubah, begitu pula logonya, sehingga melahirkan roundel pertama BMW. Tidak ada penegasan atas merek bahkan tidak ada perwakilan simbol dalam iklan mereka lantaran belum memiliki konsumen akhir – masih sebagai pembuat mesin pesawat terbang. Apalagi pamer slogan.

Baru pada akhir 1920-an, BMW punya mobil pertama – adalah model 3/15 berbasis Austin Seven yang lebih dikenal sebagai Dixi. Singkat cerita, kata “Freude” (diartikan sebagai pleasure atau kenikmatan) sendiri baru mulai bermunculan dalam bagian iklan di pertengahan 1930-an. Contoh teks billboard mobil dan motor di 1936 yang berucap,”Kraftfahren muss Freude bereiten!” (Berkendara harus menyenangkan!).

Baca juga: Cerita di Balik Sejarah Logo BMW, Bukan Berasal dari Baling-Baling

Contoh lainnya diketahui tampil pada bagian promosi diler. Menekankan “Freude und Nutzen” (kenikmatan dan kemudahan) kendaraan BMW sekaligus “Freude einer unverbindlichen Probefahrt” (Kenikmatan bebasnya melakukan uji coba yang tidak mengikat). Selain itu, sedan model 326 menjanjikan penggandaan kenikmatan berkendara bagi calon pembeli dengan tagline ”doppelte Freude am Fahren”. Segalanya dikaitkan dengan “freude” alias pleasure atau kenikmatan yang menjadi intisari dari merek BMW.

Emosi Hilang Setelah Perang

Selepas Perang Dunia II, pendekatannya cenderung kurang emosional. Para ahli di dunia periklanan malah membentuk kampanye individual untuk menekankan karakteristik masing-masing model. Misal sedan gambot seperti 501/502 atau sang kupe 503, derajatnya ditetapkan dengan kalimat “Auto fahren viele. BMW fahren Anspruchsvolle” (Banyak orang mengendarai mobil, yang elegan mengendarai BMW).

Kendati begitu, setidaknya “Freude” kembali ditemukan pada slogan microcar nan imut Isetta. Terdengar riang dan berima seperti “Freude haben – Kosten sparen – BMW Isetta fahren” (nikmat dikemudikan – menghemat biaya – kemudikan BMW Isetta). Tetap saja tidak mendefinisikan BMW secara menyeluruh. Tidak eksis juga di slogan yang banyak ditemui seperti “Mehr denn je … BMW” (Lebih dari segalanya… BMW) atau “BMW ... eine Klasse für sich” (BMW… kelas tersendiri). Terjemahan yang terakhir mungkin cukup familiar, coba cari lagi brosur atau iklan lokal BMW di era 80 sampai 90 an.

Gema “Freude am Fahren” lantas kembali terdengar begitu BMW mengenalkan jajaran produk generasi terbaru di awal 1960-an. Dikenal sebagai generasi produk Neue Klasse, melengserkan image kuno dengan desain modern dan sporty seperti line up 1800, 1600, sampai sang ikon 2002. Di titik inilah istilah “Freude am Fahren” banyak dimanfaatkan sebagai bagian promosi. Baik itu itu di dalam teks, header, sampai di samping logo. Akhirnya pada 1965 “Aus Freude am Fahren” (Untuk kenikmatan berkendara) resmi melengkapi brand image.

Menjadi Esensi Merek BMW Hingga Saat ini

Identitas korporasi semakin matang di 1970 an. Tepatnya pada 1972, sekaligus menjadi tahun yang boleh dibilang cukup bersejarah bagi BMW. Saat itu BMW Motorsport GmbH dibentuk, tower markas besar “empat silinder” selesai dibangun, dan kata “Aus” dipangkas sehingga membentuk slogan resmi BMW masa kini.

Bukan hanya di Jerman, “Freude am Fahren” segera dilantangkan sebagai bagian komunikasi. Telah ditetapkan pula standar terjemahannya. Misal “Le plaisir de conduire” untuk bahasa Prancis; “El placer de conducir” dalam bahasa Spanyol; dan “Sheer Driving Pleasure” kalau berbahasa Inggris. Namun, ada pengecualian di AS – dan Britania Raya belakangan ini. Pabrikan asal Munich itu mengiklankan mobilnya dengan tagline “The Ultimate Driving Machine”.

Sudah 55 tahun berlalu sejak pertama “Aus Freude am Fahren” diresmikan sebagai slogan. Dibikin sedikit lebih simpel dan tiga kata tadi terus melekat sebagai esensi dari BMW. Tak terkecuali terjemahan yang mejeng di iklan, kampanye, dan media sosial. Disebutkan untuk saat ini pemakaian slogan bukanlah sebuah keharusan. Meski begitu, bukan berarti tidak lagi menjadi nilai utama produknya. Tetap diusung meski perkembangan teknologi semakin pesat.

“’Sheer Driving Pleasure’ mendeskripsikan esensi dari merek, yang mana sangat kuat, tangguh, dan berorientasi ke masa depan. Kenikmatan yang didapat setiap orang dari mobilnya tidak berhubungan dengan teknologi – atau bahkan dikendarai secara otonom atau tidak. Kebahagiaan itu universal. Ini adalah emosi manusia yang mengikat kita semua. Jadi saya pikir akan tetap relevan di masa depan sebagaimana di saat ini,” komentar Head of Corporate and Brand Identity at the BMW Group, Joachim Blickhäuser di situs resmi BMW. (Krm/Tom)

Sumber: BMW

Baca juga: Cerita Si Mungil BMW Isetta, Misi Penyelamatan Melintasi Tembok Berlin

Contents

Ahmad Karim

Ahmad Karim

Ahmad Karim bergabung bersama OTO.com pada bulan September 2019. Sebelumnya ia pernah magang di Majalah Autocar Indonesia, kemudian banting setir bekerja di bank. Tapi dasarnya memang doyan otomotif, bank ia tinggalkan dan bergabung bersama OTO. Penampilannya yang unik dengan rambut kribo dan dandanan era Flower Generation, bikin Karim mudah dikenali. Sehari-hari ia mengandalkan transportasi umum untuk wara-wiri. Tapi di garasinya tersimpan sebuah BMW E30 rakitan 1989.

Baca Bio Penuh

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS 2026

Tren & Pembaruan Terbaru

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature

Mobil Pilihan

  • Yang Akan Datang
  • BYD Atto 4 ev
    BYD Atto 4
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza B5
    BYD Denza B5
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Geely Star Wish ev
    Geely Star Wish
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Yangwang U8 phev
    BYD Yangwang U8
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza Z9 GT ev
    BYD Denza Z9 GT
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
  • TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
    TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
    22 Apr, 2026 .
  • WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
    WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
    22 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
    ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
    10 Apr, 2026 .
  • PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
    PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
    01 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
    ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
    01 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
    ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
    24 Mar, 2026 .
  • LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
    LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
    24 Mar, 2026 .
  • ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
    ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
    06 Mar, 2026 .
  • INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    11 Feb, 2026 .
  • GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
    GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
    04 Feb, 2026 .
Tonton Video Mobil

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Aion V Makin Eksis Sebagai Compact SUV Listrik Andalan di Indonesia
    Aion V Makin Eksis Sebagai Compact SUV Listrik Andalan di Indonesia
    Anjar Leksana, Hari ini
  •  Segini Konsumsi BBM Daihatsu Rocky Hybrid Ketika Diajak Keliling Jabodetabek
    Segini Konsumsi BBM Daihatsu Rocky Hybrid Ketika Diajak Keliling Jabodetabek
    Anjar Leksana, Hari ini
  • GAC Punya Aion i60, SUV Kompak EV Penuh Gaya
    GAC Punya Aion i60, SUV Kompak EV Penuh Gaya
    Anjar Leksana, 21 Apr, 2026
  • Mercedes-Benz All-New C-Class Electric Tandai Era Baru Sedan Premium Listrik
    Mercedes-Benz All-New C-Class Electric Tandai Era Baru Sedan Premium Listrik
    Anindiyo Pradhono, 21 Apr, 2026
  •  Jualan Melesat di Maret, Ini Yang Perlu Diketahui dari Aion UT
    Jualan Melesat di Maret, Ini Yang Perlu Diketahui dari Aion UT
    Anjar Leksana, 21 Apr, 2026

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature
  • Chery QQ3 EV Jadi Mobil Listrik Terjangkau, Harga Setara LCGC
    Chery QQ3 EV Jadi Mobil Listrik Terjangkau, Harga Setara LCGC
    Anjar Leksana, 15 Apr, 2026
  • Hyundai Boulder Concept: Gebrakan SUV Ladder-Frame Penantang Pick-up Amerika
    Hyundai Boulder Concept: Gebrakan SUV Ladder-Frame Penantang Pick-up Amerika
    Anindiyo Pradhono, 14 Apr, 2026
  • Mengenal Lebih Dekat Isuzu D-Max Rodeo 2026 yang Baru Mengaspal di Indonesia
    Mengenal Lebih Dekat Isuzu D-Max Rodeo 2026 yang Baru Mengaspal di Indonesia
    Anjar Leksana, 13 Apr, 2026
  • Ini Alasan Baterai Toyota Veloz Hybrid EV Tidak Dapat Dicas Sampai Penuh
    Ini Alasan Baterai Toyota Veloz Hybrid EV Tidak Dapat Dicas Sampai Penuh
    Anjar Leksana, 10 Apr, 2026
  • GAC Aion N60, Kompak EV SUV Keren yang Segera Meluncur di Tiongkok
    GAC Aion N60, Kompak EV SUV Keren yang Segera Meluncur di Tiongkok
    Anjar Leksana, 07 Apr, 2026
  • Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Anjar Leksana, 10 Mar, 2026
  • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Anjar Leksana, 29 Des, 2025
  • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Setyo Adi, 12 Agu, 2025
  • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Setyo Adi, 04 Des, 2024
  • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Setyo Adi, 20 Sep, 2024
  • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Setyo Adi, 01 Sep, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    Setyo Adi, 24 Jun, 2025
  • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Alvando Noya, 13 Jun, 2025
  • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
  • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
  • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Setyo Adi, 08 Sep, 2025
  • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
  • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    Setyo Adi, 04 Agu, 2025

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*