Mengenal Teknologi Katup Variabel Di Mesin Modern

Mengenal Teknologi Katup Variabel Di Mesin Modern

Mungkin sekitar satu dekade lalu, perdebatan-perdebatan muncul di komunitas otomotif. Adalah pembahasan mengenai teknologi pengatur katup variabel. Kala itu, Toyota merilis Yaris dengan Variable Valve Timing Intelegence (VVT-i) sementara Honda merilis Jazz dengan teknologi Variable Valve Timing and Lift Electronic Control with intelligence, atau i-VTEC.

Dengan pengetahuan sekadarnya, masing-masing kubu komunitas mengklaim bahwa teknologi di mobil mereka lah yang terbaik hingga mendeskriditkan satu sama lain. Well, bagi kami perdebatan itu tak masalah, selama tak menimbulkan kerugian di pihak manapun.

Meski teknologi lain di sektor mesin terus berkembang, namun teknologi pengatur klep variabel ini turut juga berkembang. Nah, untuk membantu Anda memahaminya, kami akan jelaskan secara deskriptif.

Apa itu katup variabel?

Sebelum beranjak ke katup variabel, ada baiknya kita mengetahui dulu fungsi katup atau klep itu sendiri. Katup berada di bagian atas dari ruang silinder. Sesuai namanya, bentuknya seperti katup, di mana ujung satunya bertugas sebagai katup buka-tutup silinder. Katup ini berguna mengatur kapan, dan seberapa banyak, udara masuk maupun keluar dari atau ke ruang silinder dengan perintah dari camshaft alias noken alias kem.

Semua ini harus disesuaikan agar mesin bisa terbakar pada inisiasi yang tepat, dengan jumlah asupan 'mixture' bahan bakar dan udaranya. Pengaturan ini berefek pada efisiensi, tenaga hingga emisi yang dihasilkan. Sebelum ada era katup variabel, langkah mendapatkan tenaga yang berbeda kerap dilakukan dengan mengganti camshaft dengan derajat berbeda ataupun mengganti per katup dengan spesifikasi berbeda.

Nah, katup variabel sesuai namanya berfungsi untuk memberikan variasi pada waktu, besaran bukaan klep, hingga lama bukaan klep. Jika diibaratkan, mobil Anda jadi memiliki kem ataupun per klep dengan spesifikasi berbeda lewat sistem ini.

Dengan adanya variasi, mesin dimungkinkan untuk memiliki efisiensi, tenaga dan emisi yang berbeda sesuai dengan perintah komputer (ECU) dan kondisi medan yang dihadapi mobil. Dengan adanya pengaturan yang bervariasi, mobil  seolah memiliki karakter yang berbeda, bisa efisien dan kalem, juga ketika dibutuhkan untuk lebih agresif, sanggup memuntahkan performa berbeda. Itu semua tanpa perlu membongkar mesin, dan mengganti komponennya. Melainkan lewat perangkat pengatur klep variabel.

Nah, pabrikan-pabrikan tentu memiliki inovasinya masing-masing untuk memperkenalkan teknologi ini di mobil mereka. Berbagai metode dan carapun mereka gunakan. Anda tentu kenal dengan nama VVT-i, CVVT, i-VTEC, MIVEC, VANOS, Multiair, nah, itu adalah nama-nama yang mereka gunakan. Tentu jika kami bahas berdasarkan namanya, akan sangat banyak. Nah, kali ini kami membahasnya berdasarkan perangkat apa yang diatur untuk mengatur variasi klepnya.

Pengaturan Waktu (Valve Timing)

Camshaft sebagai penyalur waktu perintah kerja pada klep, tentunya bisa diatur untuk mendapatkan performa yang berbeda. Caranya adalah dengan menggeser posisi sproket kem intake untuk lebih maju ataupun lebih mundur dari waktu pengapian seharusnya. Ada perangkat dengan sistem hidrolis di sproket kem, yang diatur oleh aktuator. Cara ini memungkinkan mesin memiliki dua karakter berbeda hanya dengan mengatur waktu bukaan katup.

Teknologi ini dinamakan VVT-i (Variable Valve Timing Intelegence) yang diperkenalkan oleh Toyota, juga serupa dengan yang digunakan oleh BMW lewat VANOS (variable Nockenwellensteuerung). Perkembangan teknologi inipun memungkinkan tak hanya kem intake saja yang diatur bervariasi waktunya, melainkan kem exhaust pun memiliki kemampuan untuk bergeser sesuai perintah.

Anda tentu kenal dengan Dual-VVT-i yang baru saja diadopsi oleh Toyota Grand New Avanza ataupun BMW 2i8i Active Tourer. Teknologi milik Mitsubishi bernama MIVEC juga menggunakan skema kerja seperti ini. Bahkan Mitsubishi berhasil menjadi pabrikan pertama yang mengadopsi pengaturan katup variabel untuk mobil berbahan bakar diesel.

Pengaturan Bukaan Klep (Valve Lift, Valve Duration)

Besaran udara yang masuk, tentunya bisa diatur juga oleh tinggi klep yang membuat celah. Misalnya, ketika dalam kondisi normal, komputer akan mengizinkan klep terbuka hanya dengan tinggi 1 mm, lalu ketika dalam rpm tinggi, komputer mengizinkan klep terbuka hingga 10 mm.

Teknologi ini diperkenalkan Toyota lewat NAV1 atau Noah dengan nama Valvematic. Mesin dimungkinkan memiliki celah bukaan katup berbeda selain timing yang juga diatur. Tujuannya tentu mengoptimalkan lagi kondisi mesin saat berada dalam keadaan idle dan mendapat tenaga yang jauh berbeda ketika pedal gas diinjak dalam.

Jika Anda membaca namanya, Valve Lift, maka pasti mudah ditebak, mobil mana lagi yang menggunakan teknologi ini. Ya betu, Honda dengan i-VTEC (Variable Valve Timing and Lift Electronic Control with intelligence). Lift electronic control, perhatikan bagian ini di namanya. Ya, sebab Honda menyematkan perangkat pengatur ketinggian (lift) bukaan katup untuk memungkinkan variasi asupan udara. Tak hanya itu, lama bukaan (valve duration) juga diatur oleh sistem ini.

Baik itu Honda maupun Toyota dimungkinkan memiliki bukaan celah katup yang berbeda menggunakan manipulasi pergerakan tonjolan di camshaft, sehingga seolah camshaft memiliki derajat tonjolan yang berbeda. Di era 90an, teknik mengubah derajat atau mengganti derajat kem, kerap digunakan untuk mendapatkan bukaan klep yang lebih besar. Sedangkan per klep, dibutuhkan untuk mendapakan valve duration yang berbeda. Nah, kali ini, pengaturan bukaan klep diatur secara elektronik.

Baca Juga: Begini Cara Deteksi Kecurangan Saat Membeli Mobil Bekas

FOTO : newspress.co.uk (BMW, FCA, Honda Europe, Toyota UK)

Ivan Hermawan

Ivan Hermawan

Pria yang gemar wisata kuliner ini memulai profesinya sebagai jurnalis otomotif di Auto Bild Indonesia. Ratusan kendaraan sudah ia jajal, dari roda dua, roda empat, roda enam, kendaraan tempur bahkan truk trailer dengan belasan roda pernah ia uji.

Baca Bio Penuh

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS 2026

Tren & Pembaruan Terbaru

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature

Mobil Pilihan

  • Yang Akan Datang
  • BYD Atto 4 ev
    BYD Atto 4
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza B5
    BYD Denza B5
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Geely Star Wish ev
    Geely Star Wish
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Yangwang U8 phev
    BYD Yangwang U8
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza Z9 GT ev
    BYD Denza Z9 GT
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
  •  SUZUKI XL7 FACELIFT 2026: BEDAH DETAIL EKSTERIOR DAN INTERIOR SEMUA VARIAN
    SUZUKI XL7 FACELIFT 2026: BEDAH DETAIL EKSTERIOR DAN INTERIOR SEMUA VARIAN
    20 Jul, 2026 .
  •  HONDA SUPER ONE, INIKAH BRIO VERSI LISTRIK?
    HONDA SUPER ONE, INIKAH BRIO VERSI LISTRIK?
    20 Jul, 2026 .
  •  BAIC T1: EV HATCHBACK 300 JUTAAN BERFITUR LENGKAP
    BAIC T1: EV HATCHBACK 300 JUTAAN BERFITUR LENGKAP
    20 Jul, 2026 .
  •  CHANGAN DEEPAL S05 REEV & BEV: TES RUTE JAKARTA-CILETUH, INI PLUS MINUSNYA!
    CHANGAN DEEPAL S05 REEV & BEV: TES RUTE JAKARTA-CILETUH, INI PLUS MINUSNYA!
    20 Jul, 2026 .
  •  WULING EKSION PHEV: 600 KM PERTAMA YOGYAKARTA-JAKARTA, INI PLUS MINUSNYA
    WULING EKSION PHEV: 600 KM PERTAMA YOGYAKARTA-JAKARTA, INI PLUS MINUSNYA
    20 Jul, 2026 .
  •  DAIHATSU KUMPUL SAHABAT DEPOK 2026: DEFINISI PESTA RAKYAT, SEMUA SENANG!
    DAIHATSU KUMPUL SAHABAT DEPOK 2026: DEFINISI PESTA RAKYAT, SEMUA SENANG!
    30 Jun, 2026 .
  •  LEPAS E4 EV, SEGERA DIPASARKAN DENGAN SPESIFIKASI MENARIK
    LEPAS E4 EV, SEGERA DIPASARKAN DENGAN SPESIFIKASI MENARIK
    30 Jun, 2026 .
  • MGS5 EV: SUV LISTRIK NYAMAN TANPA KOMPROMI
    MGS5 EV: SUV LISTRIK NYAMAN TANPA KOMPROMI
    18 Jun, 2026 .
  • TEST DRIVE NEW KIA CARENS 2026: MPV FAMILY YANG PROPER
    TEST DRIVE NEW KIA CARENS 2026: MPV FAMILY YANG PROPER
    03 Jun, 2026 .
  •  NYETIR DI JALANAN GUANGZHOU CHINA SAMBIL COBAIN AUTONOMOUS DRIVING XPENG VLA 2.0 . FULL DISETIRIN AI
    NYETIR DI JALANAN GUANGZHOU CHINA SAMBIL COBAIN AUTONOMOUS DRIVING XPENG VLA 2.0 . FULL DISETIRIN AI
    03 Jun, 2026 .
Tonton Video Mobil

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Raih Pangsa Pasar 17,1 Persen, Astra Daihatsu Motor Tutup Semester Pertama 2026 dengan Catatan Positif
    Raih Pangsa Pasar 17,1 Persen, Astra Daihatsu Motor Tutup Semester Pertama 2026 dengan Catatan Positif
    Anjar Leksana, Hari ini
  • ACC dan TAF Tawarkan Bunga Spesial 2,99% Hingga Cashback Trade-In Rp15 Juta di GIIAS 2026
    ACC dan TAF Tawarkan Bunga Spesial 2,99% Hingga Cashback Trade-In Rp15 Juta di GIIAS 2026
    Anindiyo Pradhono, Hari ini
  • Changan Deepal S05 Meluncur, Harga Promo Mulai dari Rp509 Juta
    Changan Deepal S05 Meluncur, Harga Promo Mulai dari Rp509 Juta
    Anindiyo Pradhono, 22 Jul, 2026
  • BYD Perkuat Kehadiran Di Eropa, Jadi Sponsor Manchester City dan PSG
    BYD Perkuat Kehadiran Di Eropa, Jadi Sponsor Manchester City dan PSG
    Anjar Leksana, 22 Jul, 2026
  • All New Kia Seltos 2026 Menanggalkan Mesin Turbo dan DCT, Ini Alasannya
    All New Kia Seltos 2026 Menanggalkan Mesin Turbo dan DCT, Ini Alasannya
    Anjar Leksana, 21 Jul, 2026

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature
  • Desain Baru Sangat Atraktif, All-New Kia Seltos Siap Meluncur di GIIAS 2026
    Desain Baru Sangat Atraktif, All-New Kia Seltos Siap Meluncur di GIIAS 2026
    Anjar Leksana, Hari ini
  • Penantang Baru di Kelas SUV Kompak: Geely Coolray Meluncur Bawa Mesin Turbo 174 PS
    Penantang Baru di Kelas SUV Kompak: Geely Coolray Meluncur Bawa Mesin Turbo 174 PS
    Anindiyo Pradhono, 22 Jul, 2026
  • Mitsubishi Xforce HEV Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp445 Juta dan Garansi Baterai 10 Tahun
    Mitsubishi Xforce HEV Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp445 Juta dan Garansi Baterai 10 Tahun
    Anjar Leksana, 21 Jul, 2026
  • Wuling BingoS Siap Jadi Penantang Baru SUV Listrik Kompak, Jarak Tempuh 525 Km
    Wuling BingoS Siap Jadi Penantang Baru SUV Listrik Kompak, Jarak Tempuh 525 Km
    Anjar Leksana, 08 Jul, 2026
  • TOP dan Pesonna Optima Jasa Tambah 250 Armada Ride-Hailing, Perkuat Ekosistem EV
    TOP dan Pesonna Optima Jasa Tambah 250 Armada Ride-Hailing, Perkuat Ekosistem EV
    Anjar Leksana, 03 Jul, 2026
  • Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Anjar Leksana, 10 Mar, 2026
  • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Anjar Leksana, 29 Des, 2025
  • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Setyo Adi, 12 Agu, 2025
  • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Setyo Adi, 04 Des, 2024
  • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Setyo Adi, 20 Sep, 2024
  • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Setyo Adi, 01 Sep, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    Setyo Adi, 24 Jun, 2025
  • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Alvando Noya, 13 Jun, 2025
  • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
  • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
  • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Setyo Adi, 08 Sep, 2025
  • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
  • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    Setyo Adi, 04 Agu, 2025

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*